Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)
Demi tiga bocil


__ADS_3

Extra Chapter 2


"Bubuuuu" Kenzo mencari Nata yang sudah tidak ada lagi di dalam kamar Kenzo


"Belisssiiikkkk akak mauu tidulll" Kenzi menutup mulut Kenzo dengan tangan nya


"Mbbhhbhhhhh" Kenzo langsung menggigit tangan sang kakak


"Aduhhh cakitttt huwaaa" Kenzi langsung menangis keluar dari kamar Kenzo. sementara Kenza menasehati Sang adik


Kenzo tersenyum menyeringai melihat Kakanya, Kenzi menangis keluar dari kamarnya


"Anak ayah.. cup cup cup" Tuan Yuda menggendong Kenzi, menenangkan anak perempuan nya yang manja. "Ayahhh lihatttt.. Kennjjooo menggigit tangannn Kennjiiii hiks hiks" Kenzi mengadu pada sang ayah


"Lalu apa alasan Kenzo menggigit tangan princes Kenzi ayah" Tuan Yuda meniup niup bekas gigitan Kenzo


"Kenjjoo belissikkk ayahhh. Kennjjooo mencaliii ibuuu teluss" princes Kenzi mengadu pada sang ayah


"Kenziii princes kesayangan ayah. Kenzo kan adik Kenza sama Kenzi... Kenzo lebih kecil, jadi masihh terus cari ibu.." Tuan Yuda mencoba menasehati princes Kenzi


Kenzi cemberut mendengar penjelasan sang ayah. Kenzi juga masih ingin bermanja manja dengan sang ibu, tapi waktu ibunya terbagi dengan Sang Ayah, Kenzi, dan Kenzo


"Ayahhh.. Kenjjiii.. jugaaa inggiin bellsama ibuu" Mata Kenzii berkaca kaca menatap sang ayah


Tuan Yuda mengelus kepala anaknya dengan lembut. Dia merasa kasihan dengan Kenza dan Kenzi yang harus berbagi ibu. tak tanggung tanggung Nata langsung mengurus tiga bocah kecil


"Ayah tau.. Kenzi.. sama ayah.. nanti kalo ibu sudah tidak sibuk.. nanti ayah suruh ibu bermain dengan Kenzi" Tuan Yuda memeluk Kenzi yang sudah meneteskan air mata

__ADS_1


"Maaciihhh Ayahhh.." ucap Kenzi pengecup pipi Tuan Yuda


"Cama cama princess ayah" Tuan Yuda langsung menggendong Kenzi menuju kamar Kenzo


Ceklek


Ternyata Nata sudah berada di kamar Kenzo. Kenzo memeluk erat Nata, matanya melihat sang kakak yang sedang di gendong Tuan Yuda. Kenzo menatap jengah sang Ayah


"Ayahhh.." Kenza memeluk kaki Tuan Yuda


"Kenzo.. ayoh Nak.. minta maaf sama kakak Kenzi, kalo Kenzo tidak suka kakak menutup mulut Kenzo.. Kenzo bisa lepaskan tangan Kakak" ucap Nata lembut Menggendong Kenzo menuju ke Kenza dan Kenzi


"Akak.. Kennnjiii.. Kennjo mintaa maaap" Kenzo bersembunyi di dada Nata


"Kalo kakak Kenzi.." Nata memandang lembut anaknya


Nata menurunkan Kenzo. mereka bertiga berpelukan bersama sama


Tuan Yuda dan Nata memilih keluar dari kamar anak anak.


"Nata.. kamu masih pengin lanjut kuliah??" tanya Tuan Yuda serius


"Ada apa sih Yah??"


"Itu terserah kamu, tapi.. aku kasihan sama anak anak Nata.. Kenzi tadi menangis karna Kenzo selalu menempel sama kamu, jadi waktu Kenzi dengan mu itu berkurang" Tuan Yuda mengela nafasnya. menggandeng Nata menuju kamarnya


ceklek

__ADS_1


Nata menghela nafasnya. terasa berat jika dia tidak melanjutkan kuliahnya, Nata juga merasa minder, karna menjadi istri orang penting. Nata tersadar bahwa dia berasal dari keluarga yang sederhana dan berpendidikan sampai SMA.


"Aku.. aku.. tidak akan melanjutkan kuliah lagi" Nata tersenyum kaku, matanya tidak berani memandang Tuan Yuda. baginya yang terpenting sekarang ini adalah ketiga buah hatinya yang masih kecil


Tuan Yuda menghela nafas lega, mendengar ucapan Nata. Tuan Yuda menatap Nata tak tega, ia tau bagi Nata pendidikan penting


"Makasih banyak.. sudah pengertian sama aku sayang" ucap Tuan Yuda mengecup tangan Nata berulang kali


"Sama sama Ayah. tapi aku harus pasang KB lagi" Nata memandang Tuan Yuda, lebih tepatnya memohon karna, mengurus tiga bocil sungguh melelahkan


Tuan Yuda memandang Nata dengan tatapan kecewa. Padahal aku kan pengin buat kesebelasan.


"Boleh ya Ayah.. sayang.." Nata memakai jurus adalan nya. berbisik di telinga Tuan Yuda


Telinga Tuan Yuda memerah akibat bisikan halus Nata. "Kamu yah.." Tuan Yuda langsung menjatuhkan Nata di ranjang


"Lagi palang merah" ucap Nata terkekeh. tangannya membentuk tanda X


Tuan Yuda memberengut kesal melihat Nata terkekeh di atas penderitaan nya


"Ya sudah tidur saja.. sudah.. malam" Tuan Yuda mematikan lampu kamarnya. lalu membaringkan tubuhnya di ranjang bersama Nata. lalu tak lupa memeluknya dengan erat


Aku kasih pendek pendek saja yah, kalau kebanyakan nanti barangkali bosan.


Jangan lupa Author selalu ingatkan


LIKE DAN VOTE

__ADS_1


__ADS_2