
Nata memilih berjalan menuju kosan nya, sedangkan Angela memilih mengambil mobil sportnya yang terparkir di kampus.
Nata merasa heran dengan pandangan orang orang.
Sampai di kosan, Nata memilih duduk di taman bersama anak kos yang lainya.
"Hai boleh kenalan" tiba tiba datang laki laki masuk ke asrama, Nata teringat petuah buk Tati.
"Nama saya Nata, sana sana pergi.. ini kosan perempuan" Nata mengusir halus laki laki yang duduk di sampingnya.
Para anak kosan perempuan kaget melihat Nata duduk dengan laki laki.
"Pergi.. tadi aku udah kasih tau nama ku" ujar Nata mendorong lelaki tersebut.
"Siapa nih, gadis kampong dapet em em man cakep nih gaes" ujar salah satu perempuan penghuni kosan bernama Tara.
"Sembarang! aku juga ga tau siapa dia" Nata memilih pergi dari taman kosan.
"Mari ikut saya" ucapnya tegas
"Ga mau, sanah sanah pergi" ujar Nata melepaskan cengkraman tangan kasar lelaki itu.
"Lepas.. lepas.."
Nata jengah lalu menendang laki laki tersebut
BuG
"Kurang ajar" Nata terus di ikuti oleh laki laki itu.
Sementara Angela datang melihat Nata di ikuti laki laki.
"Apaan sih, pergi" Nata jengah melihat laki laki itu mengikuti nya.
"Hei kau" Angel memegang lengan laki.laki itu dari belakang dengan kasar. "Jangan ganggu Nata"
Buk..
"Sekertaris Jimy! ada urusan apa anda kemari" Angela langsung membantu Jimy bangun.
"Maaf nona, saya tidak bisa menjawab" Jimy kekeh pada pendirian nya.
Jangan bilang kak Yuda ngincer Nata. Angela melirik Nata was was.
"Pergi dari sini, bilang pada tuan mu jangan berani berani mengganggu Nata" Angela menarik Nata masuk ke dalam kos.
Buk Tati yang melihat kegaduhan dari lantai atas terlihat langsung menelpon seseorang.
Sambungan terhubung.
"Gadis yang anda kirim di ganggu oleh utusan tuan Yuda" Buk Tati memberi informasi.
"Terus pantau saja, jika sudah keterlaluan telpon polisi setempat"
"Baik"
Sambungan terputus.
Sementara Angela dan Nata terus berjalan di lorong lorong kosan.
"Angela.. kita mau kemana" tanya Nata
__ADS_1
"Ke kamar kosan kamu lah Nat, masa ke toilet sih" Angela mendengus kesal.
"Tapi Angel.."
"Apa lagi Nat"
"Kamar kosan ku sudah terlewati Angela"
"Hahaha ampun deh aku" Angela menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ayok kita ke kamar aku" Nata menarik Angela menuju kamarnya.
Ceklek.
Nata dan Angela masuk ke kamar Nata.
"Bagus banget Nat.. ku kira kosan mu jelek" Angela tertawa.
"Gak lah, meski gedung nya terlihat seperti gedung kuna, tapi dalem nya modern Angel"
"Makan yuk aku bikinin mie rebus terenak buatan Nata" ajak Nata.
"Gak ah.. aku diet" Angela merasa bandanys tambah berat karna naik 1kg.
"Udah.. ikut aku aja ke dapur yuk"
"Ya udah ayok" Angela mengikuti Nata menuju ke dapur.
"Duduk disini saja, atau mau liat cara aku buat masak mie rebus" Nata sudah mempersiapkan sayuran tambahan untuk mie rebus nya.
"Aku mau liat, aman kan Nat, soalnya Mamih gak ngebolehin aku masak, takut kulit ku terciprat minyak panas"
Nata berdecak sebal, orang kaya memang begitu. mereka lupa, kalau istri yang tidak bisa masak itu merepotkan, masak mie saja tidak bisa, mau di kasi makan apa suami mereka. pikir Nata
"Nat.. buat aku yah.. aku laper" Tatapan maut memelas Angela mulai beraksi.
"Katanya diet"
"Tapi laper Nat.."
"Ya udah ini, aku bikin lagi.." Nata menyerah kan mangkuk mie rebus nya pada Angela.
Angela langsung makan mie buatan Nata
"Enak banget Nat sumpah.. kaya di warkop warkop itu loh" Angela terus mencicipi Mie rebus buatan Nata.
"Makan yang banyak, nanti mangkok nya taruh di tempat cucian piring, aku ambil mie dulu di kamar yah"
"Oke bu bos" Angela memakan mie nya sampai tandas.
Nata hanya geleng geleng kepala melihat mie buatan nya tandas.
"Ampun deh Nat.. aku mau cobain masakan kamu yang lainya" Angela antusias memakan masakan Nata.
"Nanti yah kalo kamu main lagi ke sini" Nata terpaksa harus menghemat pengeluaran dirinya demi perawatan sang ibu yang masih harus di tanggung nya.
"Oke"
_______________________
__ADS_1
Istana Soedarjo
"Tuan.. Sekretaris Jimy ingin menghadap anda" ucap Felix.
"Biarkan dia masuk!"
"Baik tuan"
Felix keluar dari ruang kerja Tuan Yuda, menghadap Sekertaris Jimy
"Tuan anda boleh masuk" Felix mempersilahkan Jimy untuk masuk ke ruang kerja Tuan Yuda.
tok
tok
tok
"Masuk"
"Jangan kembali sampai tugas mu beres!" Tuan Yuda tau kali ini Jimy gagal tugas.
Jimy diam, dia tau konsekuensi yang di hadapi jika tugasnya gagal.
"Saya tidak akan gagal lagi tuan muda"
"Ku maafkan! tidak lain kali" Tuan Yuda masih fokus dengan laptopnya.
"Apa alasan mu gagal" Tuan Yuda tau, jika Jimy gagal dalam tugas, pasti ada orang kuat atau anggota keluarga yang memergokinya, karna Tuan Yuda berpesan tidak ada yang boleh menyakiti keluarga nya.
"Gadis kampong bernama Nata itu berteman dengan Adik anda tuan"
"Hah" Tuan Yuda mengehela nafasnya. "Bawa dia apapun caranya, urus gadis nakal itu di mansion Ayah, Angela takut dengan ancaman Ayah"
"Baik tuan.. saya akan laksanakan"
"Kau boleh pergi"
"Saya permisi tuan"
"Hmmm"
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G
LIKE & VOTE yahh🌸🌸❤❤