
Lexa merenung di dalam ruang tempat geng mereka kumpul. "Lexa! ngapain sih! mondar mandir kaya setrikaan" Pipit menggeleng kesal melihat tingkah Lexa
"Apaan sih Pit! diem lo! gua lagi mikirin cara gimana si cupu gak sok kaya tadi" Lexa mulai jengkel mendengar ucapan Kenzi yang menceramahinya di depan para siswa
"Pipit selalu punya cara" ucap Pipit dengan bangga, entah apa yang di banggakan dari sipipit otak lemot dan si Lani yang super duper tomboy
"Gua gak percaya sama ide lo Pit!" ucap Lexa.
Pipit semakin kesal ketika Lexa mulai meremehkannya. "Liat aja apa yang gua lakukan" ucap Pipit berdiri dari duduknya. lalu pergi meninggalkan Lexa dan Lani
"Lex.. gua cabut" ucap Lani berlari mengikuti si Pipit. Pipit tersenyum penuh arti
"Lan.. ikut gua" ucap Pipit pada Lani. "Lo mau apa sih Pit! udah jangan bikin kita dalam masalah karna kemauan Lexa!" Lani mencoba menghalangi jalan Pipit. pasti akan ada bencana jika Pipit sudah berbuat jail
"Liat! Kenzi ke toilet sendirian" Pipit menunjuk Kenzi yang berjalan menuju toilet. Pipit langsung masuk ke dalam toilet. saat berada di toilet, Pipit langsung memeriksa toilet satu persatu, memastikan kalau toilet sudah sepi.
"Aman"
Ceklek.. Ceklekk...
"Tolong! ada orang di dalam???" Kenzi mulai panik karna pintu toilet terkunci dari luar. secepat mungkin Kenzi mencari cara untuk membuka pintu toilet.
Saat Kenzi akan mendobrak pintu.
Byurrrr
"Sialan" umpat Kenzi kesal. "Ponsel aku basah! baterai nya lowbat lagi" Kenzi semakin kesal melihat hpnya yang basah terkena guyuran air.
Kenzi melihat semua cet hitam yang melekat di tangan dan tubuhnya nya mulai memudar karna air. "Aduuhh! aku gak bawa cet nya lagi!"
"Zi.. Kenzi.. kamu di mana" Queen merasa curiga karna Kenzi telat datang ke kantin. padahal Kenzi yang selalu antusias ketika ingin ke kantin sekolah
"Queen.. aku di dalam toilet nomer 4! tolong bukain.. aku ke kunci di sini" ucap Kenzi berteriak kencang. Queen mencoba membuka pintu toilet nomer 4. "Tunggu Zi! aku mau minta kunci toilet dulu" Queen langsung bergegas mencari kunci toilet pada pak kebun.
__ADS_1
"Pak.. ada yang terkunci di dalam toilet perempuan. saya pinjem kuncinya sebentar Pak." ucap Queen khawatir
"Bapak ikut! sepertinya ada yang sengaja ngunci temen kamu di toilet" ucap Pak kebun curiga
Toilet.
Kenzi semakin kedinginan karna baju sekolahnya yang basah. "Zi.. " Queen langsung masuk ke dalam toilet.
"Astaga Zi!" Queen kaget melihat perubahan tampilan Kenzi.
Kenzi menggigil kedinginan. "Queen dingin.." ucap Kenzi menggigil.
Queen membuka sweater nya. lalu memakaikan sweaternya pada Kenzi. "Ayok kita ke UKS.. tenang saja Zi.. ini jam pelajaran" Queen mengerti ke khawatiran Kenzi
Kenzi mengangguk mengerti.
UKS
"Aku gak tau, apa yang kamu tutup tutupi dari ku Kenzi" ucap Queen melihat Kenzi tertidur pulas karna kedinginan.
Hari sudah semakin sore Bel pulang sekolah berbunyi.
Kenzi terbangun. "Queen ayok kita pulang! udah sore nih! entar aku di cariin lagi sama Ayah" Kenzi mencoba membangunkan Queen yang sedang tertidur.
"Apaan sih Kenzi.. aku masih ngantuk!!" Queen menepis tangan Kenzi
Kenzi memberengut kesal melihat Queen. "Aku tinggal yah.. biar Kenza aja yang jagain kamu di sini" ucap Kenzi beranjak dari ranjang UKS
"Iya..iya.. nih aku udah bangun" Queen langsung duduk, melihat sekelilingnya.
"Ayok.. aku anter pulang" Kenzi menarik tangan Queen keluar dari UKS. sepanjang jalan para siswa memperhatikan Kenzi dengan tatapan memuja
"Queen.. ada apa sih? aneh deh" ucap Kenzi berjalan menggandeng Queen menuju ke parkiran mobil
__ADS_1
"Zi.. kamu__
Kenzi tidak memikirkan ucapan Queen. yang terpikir di benak Kenzi hanya ingin pulang tepat waktu, karna Kenzi tidak ingin melihat sang ibu menangis lagi
Parkiran.
Queen semakin gugup melihat Trion yang mulai mendekat pada mereka. "Zi.."
"Udah sana masuk! entar makin lama kalau kamu terus ngeliatin mereka Queen" Kenzi semakin kesal melihat Queen yang semakin gugup
"Lo Kenzi??" tanya Trion memandang penampilan Kenzi dari atas sampai ke bawah
"Trion! kamu aneh banget sih! aku Kenzi lah! emang siapa lagi"
"Tapi..
Kenzi berkaca pada spion mobilnya karna merasa ada sesuatu yang janggal dalam penampilannya. "Mati aku! gilakkk" gunam Kenzi. Rambut palsu Kenzi sudah tidak ada di tempatnya, wajah Kenzi pun sudah putih tanpa cat hitam, kaca mata yang bersemayam di mata Kenzi pun sudah tidak ada.
"Queen yok pulang!" Kenzi langsung terburu buru masuk ke dalam mobil di ikuti oleh Queen.
"Woy! mau kemana lo! Kenzi!!!!!!!" teriak Trion mencoba mengejar mobil Kenzi
Trion langsung meminjam motor temannya. "Yo.. gua pinjam motor lu yah" Trion langsung menyalakan mesin motornya. tanpa menunggu persetujuan dari pemilik motor
Trion mengejar mobil Kenzi dengan kecepatan tinggi. Kenzi yang melihat motor mengejar mobilnyapun langsung menuju jalan tol agar Trion tidak bisa mengejar mobil Kenzi. "Sialan!" umpat Trion kesal memandang mobil Kenzi yang sudah menjauh dari pandangan nya.
❤❤❤💚💚💚
Kawan kawan.. jangan lupa kasih Like🤣 biar keliatan ada yang baca😘🤗 Vote juga yupz kalo suka dengan Novel ini😉
Terimakasih banyak kawan kawan sudah mau mampir baca Novel Yana❤
Babay🎵
__ADS_1