Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)
Aneh


__ADS_3

Nata sudah kembali tidur di ranjangnya. sementara Tuan Yuda menggerutu kesal entah pada calon buah hatinya atau pada Nata


"Nek.. tidak bisakah Yuda memeluknya" ucap Tuan Yuda mondar mandir di depan kamar


"Jangan keras kepala Yuda! ingat! apa yang Nata makan bisa keluar kembali jika kamu memaksa terus!!"


"Tapi.. Nek..."


"Tapi apa????"


"Tidak..."


"Aneh"gunam Nenek Asih


Tuan Yuda memandang Nata dari pintu kamar. Angela mengeryit heran melihat tingkah sang kakak


"Kak??"


"Hmm"


"Masuk aja... kenapa kakak segen gitu sih.."


"Gak dibolehin sama Nenek" Mata Tuan Yuda berkaca kaca melihat Nata yang sedang tertidur nyenyak di ranjang


"Sejak kapan kakak membutuhkan izin seseorang untuk bertindak sesuai keinginan nya" ejek Angela


"Diam kau! apa kamu tidak kasihan dengan kakak ipar mu!"


"Hah.. gak salah denger? kakak ipar? sejak kapan kakak menganggap Kak Nata istrimu!" Angela mencibir Tuan Yuda


"Adik sialan! sini kau! akan ku nikahan dengan Aryan agar kau tidak bisa menginjakan kaki ke Istana lagi!' Tuan Yuda menggeram kesal


"Masuk saja jika berani!!"


Tuan Yuda mulai melangkah masuk kedalam Kamarnya. Tiba tiba Nata


"Jangan masuk!!!"


Hoeeekkkkkkk

__ADS_1


Angela tertawa lepas melihat ekspresi Sang kakak yang wajahnya masam


Jhahahhaah


"Sudah kak, hus hus... sana keluar kak" Angela mengusir Tuan Yuda dengan mengibas tangan nya


"Awas saja! dasar adik laknat!!" teriak Tuan Yuda kesal


Nenek Asih yang sedari tadi melihat kelakuan kakak beradik itu tersenyum, entah mengapa beban yang selama ini Nenek Asih tanggung sendiri menjadi lebih ringan karna melihat ke akraban Tuan Yuda dan Angela


"Yuda... sudahlah.. kita makan dulu sekarang.... Angela.. ayo kita makan" ucap Nenek Asih


"Ayo Nek" Angela girang melihat makanan yang tersedia di meja makan


"Untung yah Nek.. di ruang kamar Kak Yuda ada Ruang Meja makan nya.. kalo kita mesti ke bawah, siapa yang jaga Kak Nata.. gak mungkin juga Kak Yuda" ucap Angela terkekeh


"Adik Laknat!" teriak Tuan Yuda


"Sudah sudah! makanlah yang benar! jangan berteriak kencang seperti itu Yuda! kasihan anak dan Istrimu sedang beristirahat!" ucap Nenek Asih


"Ya Nek.." Angela mulai menyendokkan makanan kesukaan nya


Setelah makan mereka duduk di Sofa bersama sama, menjaga Nata secara bersamaan.


"Bersama babysitter mereka Nek.. memang ada apa??"


"Bawa mereka kesini! firasat Nenek tidak enak" Nenek Asih merasakan ada yang janggal, karna sedari tadi tidak mendengarkan suara ocehan atau tangisan Kenza dan Kenzi


"Angela! cepat kamu cari Kenza dan Kenzi di monitor CCTV Istana! Yuda.. kamu mencari ke seluruh Istana bersama para bodyguard dan pelayan! Nenek akan menjaga Nata bersama Kajol!" Nenek Asih mulai mengecek keadaan Nata.


"Baik Nek.. cepat kakak!" ucap Angela berjalan keluar kamar menuju ke ruang monitor rahasia


Tuan Yuda langsung keluar mencari si kembar di temani Felix dan Jimy


"Jim.. sepertinya.. ada yang aneh di kamar tamu?" ucap Tuan Yuda


"Ayok kita bersiap" bisik Tuan Yuda pelan memegang pistol masing masing


"1... 2... 3..." Braaakkkk

__ADS_1


"Astaga!! Yuda! ada apa?????" tanya Mamih Anjani kaget


"Yuda!!! apa apaan kamu!!" teriak Papih Anjas dengan keras


"Yang apa apaan itu Papih dan Mamih!!! kenapa kalian berada dalam istana?? dan sejak kapan kalian disini!!" tanya Tuan Yuda kesal. pasalnya sejak Nata pergi, Tuan Yuda menyuruh kedua orangtua nya untuk kembali keluar Negri


"Maaf Yuda.. kami.." ucap Mamih Anjani


"Kami hanya ingin melihat cucu kami! apa tidak boleh!!" ucap Papih Anjas


Mendengar keributan di bawah. Nenek Asih segera turun ke lantai bawah. Betapa kagetnya Nenek Asih melihat Anjas dan Anjani berada dalam Istana


"Ibu.." ucap Anjani mendekati Nenek Asih


Ada apa ini. Nenek Asih bingung dengan situasi sekarang ini. apa Anjas dan Anjani membohongi ku bahwa mereka boleh tinggal sementara di Istana oleh Yuda.


"Anjas.." Nenek Asih merasa geram melihat putranya


Tuan Yuda pun kaget melihat ekspresi wajah Nenek Asih. "Kalian harus segera pergi dari Istana!"


"Loh.. loh.. loh.. kenapa Bu?? bukannya ibu menyuruh kami tinggal di Istana" ucap Anjani tersenyum paksa


"Apa benar Nek??" tanya Tuan Yuda penasaran


"Nenek akan jelaskan nanti Yuda. sekarang kalian pergi dari Istana!" ucap Nenek Asih semakin geram melihat Anjani tajam


Ada apa ini. batin Felix


Tampaknya ada yang tidak beres di sini. batin Jimy


Tanpa aba aba Jimy langsung menuju ke atas menaiki lift


ting


Jimy langsung pergi masuk kedalam kamar Tuan Yuda. benar saja.. Jimy kaget melihat kamar Tuan Yuda


Bersambung.


Apa yang terjadi di dalam kamar Tuan Yuda???

__ADS_1


Jangan lupa Like, Comen, dan Vote.


Mari saling mendukung😍


__ADS_2