Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)
Aunty cerewet & uncle cool


__ADS_3

Suasana Istana berjalan seperti biasa. sebelum kedatangan aunty kesayangan mereka yang cerewet. Aunty Angela, kesayangan ponakan ponakan nya


Angela memasuki pintu Istana yang terbuka lebar.


"Assalamualaikum.."


"Waalaikumsalam, Nona Angela" sapa para kaka pelayanan menybut. Angela tersenyum pada kakak kakak pelayan


"Tiga bocil..." Angela memanggil tiga bocil kesayangan mereka. tangannya penuh menenteng koper dan beberapa barang belanjaan milik tiga bocil


"Nona.. mari saya bawakan kopernya" ucap Felix yang bersiap mengambil alih koper Angela


"Terimakasih Felix... sosweet.." Angela tersenyum nakal pada Felix. Angela hanya bercanda dengan Felix, lelaki itu masih waras hingga ia tidak mau menikahi Angela walaupun Angela wanita satu satunya di muka bumi ini.


Felix tersenyum, lalu menganggukkan kepalanya. "Sama sama Nona Angela" Felix segera membawa koper Angela menuju ke kamar pribadi Angela


"Angela.." suara Nata mengagetkan Angela yang sedang mencari keberadaan anak anak Nata, si tiga bocil


"Kak Nat... di mana tiga bocil??" tanya Angela melihat kesana kemari


"Kamu mah, mereka punya nama kali.. namanya Kenza, Kenzi dan Kenzo" Nata memberengut kesal


"Singkat, padat, jelas lebih enak kak Nat. Btw dimana sih.. tiga bocil??" Angela heran tak melihat ketiga bocil itu keluyuran di dalam istana


"Mereka lagi belajar berenang, biasa lah.. kakak kamu, mereka harus bisa inilah.. itulah.. padahal mereka masih kecil" ucap Nata menggerutu. Tuan Yuda jika sudah mengambil keputusan pasti tidak bisa di bantah! dasar Pemaksa.


"Aduh kak Nata.. mereka lagi masa golden Age kak, mungkin itu juga jadi pertimbangan kak Yuda" ucap Angela menenangkan Nata yang menggerutu

__ADS_1


"Semua orang tua juga pengin yang terbaik buat anak anaknya kak, apalagi mereka pasti akan di tuntut mewarisi perusahaan Soedarjo" Angela mengelus bahu Nata


"Iyah" Nata langsung tersenyum kembali. "Lah.. kamu kenapa pulang? kan masih tahun depan? memang papih sudah sembuh?" tanya Nata bertubi tubi


"Haduh.. kak Nata.. tanya satu satu dong, Angela bingung.." Angela pusing mau jawab yang mana.


"Jawab aja satu satu, dasar miss lola" Nata semakin gemes dengan tingkah Angela


"Aku pulang karna kangen kalian, kalo tahun depan kelamaan kakak. Angela kangen rumah, kalo Papih Anjas sih udah membaik disana, papih titip salam untuk sekeluarga" ucap Angela duduk di sofa


"Semoga Papih cepet sembuh yah, Aamiin"


"Kak, guru renangnya si bocil laki laki apa perempuan?" tanya Angela penasaran. Siapa tau cogan. pikir Angela sambil senyum senyum sendiri


"Kalo Kenza sama Kenzo sih laki laki, mana badannya elmen, muka bebelac tau" ucap Nata seolah olah membayangkan ucapannya


Angela berlari sangat cepat menuju kamar atas, kamar biasa yang dia tempati dulu.


Terserah dah, nanti juga Angela tau sendiri. gimana yah ekspresi Angela. Nata terkekeh sendiri membayangkan ekspresi Angela nanti


"Angelaaaaa..." teriak Tuan Yuda kaget. karna Angela keluar berlari dengan cepat di depan Tuan Yuda


"Hahah ampun kak, Angela buru buru" Angela nyengir tidak jelas melihat wajah masam sang kakak yang sudah berkacak pinggang. Angela langsung pergi dari tempat kejadian perkara


Nata hanya tersenyum, sambil menggeleng gelengkan kepalanya, melihat tingkah laku Angela dengan Tuan Yuda


Angela langsung berjalan menuju ke kolam renang Istana. Angela semakin senang melihat roti sobek di perut sang pelatih renang. Sayang banget gak kelihatan mukanya. coba deh.. lihat dari dekat. Angela mulai mendekat ke kolam renang

__ADS_1


"Auntyyy Anjeelll celeeewwettt" Kenzi menarik kaki Angela yang sedang berada di samping kolam renang.


Byuuurrr


Angela gelapan di dalam air. tangan besar berotot itu menarik pinggang ramping Angela ke pinggir kolam renang.


"Kamu!!!" Angela kaget melihat siapa yang menolong nya saat tercebur akibat ulah Kenzi. orang itu adalah Aryan


Aryan berwajah datar dan dingin. "Aunty celeweettt dan paman Coolllll" teriak tiga bocil keras.


Uhukk uhukk.


"Angela... ini.. minum teh hangat dulu" Nata menyerahkan teh hangat pada Angela. "Maaf Angela.. Kenzi iseng, jadi kamu tercebur ke kolam renang"


"Nggapapa kok, tadi lantainya juga agak licin" Sudah pasti sih ini ulah Kenzi. tapi kalo Angela berbicara yang sebenarnya, bisa bisa si gembul Kenzi tidak dapat jatah makan dan mainan. Angela tau sekali sifat sang kakak


Nata langsung menutupi baju Angela dengan handuk kimono. Angela langsung di bawa Nata masuk ke dalam.


Angela mulai menggigil. Ya ampun.. heess dingin banget sih.


Dengan cepat Nata menyuruh Angela duduk di kursi. Nata segera masuk ke kamar Mandi, lalu mengisi bath up dengan air hangat. "Ayo.. Angela" Nata mengantar Angela sampai masuk ke kamar Mandi. "Kaka tinggal sebentar. kamu jangan berendam lama lama, kak Nata ke bawah dulu mau bikin sup buat kamu"


"Terimakasih Kak Nat" ucap Angela sambil tersenyum tulus


"Sama sama" Nata langsung keluar dari kamar Angela


Jangan lupa yups like dan vote👍

__ADS_1


__ADS_2