Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)
Ogah!


__ADS_3

Istana Soedarjo


Suasana Istana berjalan seperti biasa. suara tawa tiga bocil menghiasi Istana, hobi sekali tiga bocil itu berlari kesana kemari melintasi satu demi persatu ruangan yang berada di Istana Soedarjo.


Angela menatap bahagia ketiga bocil keponakan nya itu. senyum manis Angela mendadak hilang ketika melihat kedatangan Aryan di Istana. Idih.. biangkerok ngapain lagi sih, dia kesini. Angela langsung pergi dari Ruang tamu, karna melihat kedatangan Aryan


"Aunttyyy" Panggil Kenzi


"Ada apa bocilll" ucap Angela menggendong Kenzi. "Aunty mau ke kamar dulu.. ngantuk" Angela menurunkan Kenzi dari gendongngan nya.


"Unccleee! Auntttyyy Juaall mahaalll sepeltii bubu" ucap Kenzo dengan muka datarnya.


"Kejallll Uncllee" teriak Kenza mendorong Aryan agar mengikuti Angela


Aryan hanya diam di tempat menggendong Kenzo menjauh dari kedua kakaknya. "Kenzo.. apa rencana mu untuk paman?" tanya Aryan penasaran


Dengan seringainya, bocah kecil itu membisikkan sesuatu pada Aryan. Aryan hanya mengangguk patuh pada rencana Kenzo, bocah gembul itu selalu punya seribu satu cara untuk rencana yang ia buat agar selalu berakhir sukses. Aryan menurunkan Kenzo dari gendongan nya.


"Semogaaaa cukcesss Uncclee" Kenzo langsung berlari menuju persembunyian kakaknya yang hendak menguping. "Akakkkk" teriak Kenzo keras. Kenza dan Kenzi terentak kaget melihat sang adik yang sudah berada di belakang mereka


"Kennjooo!" teriak dua bocil kaget, Kenzo memang cetakan Tuan Yuda kecil


"Kennjooo? di mana Uncclee?" Tanya Kenzi menyelidik. Kenza melihat adiknya dengan tatapan tajam, seperti polisi mengintrogasi tikus berdasi yang korupsi duit rakyat


Kenzo langsung pergi, meninggalkan kedua kakaknya tanpa menjawab pertanyaan Kenzi.


Kenza dan Kenzi langsung mengejar adiknya yang berlari menuju kamar utama Ayah dan ibunya. "Kenjooo jangan laliiiii" teriak Kenzi sambil berlari


"Kenjoooo! jangan laliiii awasss" ucap Kenza melihat Kenzo yang berlari tanpa melihat ke depan. "Awasss!!" teriak Kenza dan Kenzi secara bersamaan


Dug


Guci antik itu langsung goyang dan jatuh


Prangggg

__ADS_1


"Kenjooooooo!!" teriak Kenzi keras. mereka berlari menghampiri adik mereka yang sudah tergeletak di lantai. "Akkaaak.. pala Kennjooo benjolll" ucap Kenzi pada Kenza. Kenzo pingsan terbaring di lantai Istana.


Para Kakak Pelayan Istana langsung berlari ke lantai atas karna terkaget mendengar teriakan para tiga bocil. tapi saat di tangga lantai atas, Kajol langsung menyuruh mereka berbalik, karna hanya kakak pelayan khusus yang boleh menginjakan kaki di lantai atas. Felix sang kepala pelayan langsung mencari di mana suara tiga bocil itu.


"Astaga" gunam Felix pelan setelah melihat tuan muda Kenzo terbaring di lantai dengan bejolan di keningnya


"Akakkk Felikkkk Huwaaaaww Kennjoo" Kenzi menggoyang goyangkan Kenzo agar terbangun. Kenza menenangkan Kenzi yang sudah menangis kencang seperti speaker kosidahan


"Akkkaa Felikkk bawaa Kenjjo ke kamar" ucap Kenza. Felix langsung membawa Kenzo ke dalam kamarnya. lalu bergegas menelfon Dokter Tya.


☎"Dokter.. Cepat ke Istana" Felix langsung menutup telpon secara sepihak


"Tunggu disini, kakak mau bawa es sama handuk kecil" ucap Felix langsung turun mencari pertolongan pertama


"Kajol.. cepat! jaga anak anak" Felix langsung lanjut mencari bahan yang di perlukan


Tuan Yuda dan Nata langsung ke kamar Kenzo. Padahal lagi enak enak.. eh.. sibocil bikin ulah. Tuan Yuda mendengus kesal saat mendengar teriakan Kenza, Kenzi dan Kenzo


"Ya ampun! Kenzo!!" Nata sontak kaget melihat benjolan di kening Kenzo. "Apa yang terjadi?? kalian main di mana? sampai Kenzo benjol segede itu" Nata langsung memeluk Kenzo dengan kasih sayang


Sorot tajam Nata membuat Tuan Yuda diam. "Diam!!" Teriak Nata keras. Felix datang membawa kompresan es batu


Nata mengompres benjolan Kenzo dengan hati hati. " Ada ada aja sih kamu, Nak.. Nak" padahal Nata kecapean karna habis mengurus bayi besarnya, Tuan Yuda


10 menit kemudian Dokter Tya datang memeriksa keadaan Kenzo


"Ini gakpapa kok, cuma di kompres aja, nanti juga sembuh benjolnya" ucap Dokter Tya mengemasi barang barangnya


Aarrrrgghhhhhhhhh


"Astagfirullah.. suara teriakan siapa itu" ucap Nata kaget. Kenzo langsung terbangun dari pingsan nya, karna mendengar teriakan


"Alhamdulillah kamu sudah sadar Jo! cepat kita lihat siapa yang berteriak" Nata langsung menggendong Kenzo lalu berlari keluar kamar di ikuti Tuan Yuda, dua bocil, Felix, Kajol, dan Dokter Tya


Suara itu berasal dari kamar Angela. Tuan Yuda mencoba membuka kamar Angela, tetapi terkunci.

__ADS_1


Brakk


"Angela!! Aryan!!" teriak Nata dan Tuan Yuda kaget. Nata langsung memberikan tiga bocil pada babysitter mereka masing masing. "bawa para bocil keluar" ucap Nata tegas pada babysitter


Felix dan Kajol yang berada di luar kamar Angela terpekik kaget mendengar Nama kedua orang itu dalam satu kamar.


"Angela! Aryan! apa yang kalian lakukan dalam satu kamar!!! ingat kalian bukan suami istri!!!" teriak Tuan Yuda kesal memandang Angela dan Aryan


"Sayang! Nikahkan saja mereka!!! liat Angela tidak memakai baju di balik selimut" Nata menunjuk Angela dengan kesal, padahal di dalam hati Nata, ia tersenyum gembira


"Ogah!!!!" ketus Angela kesal


"Kak Nata!! apa apaan!" teriak Angela tak terima. "Aku itu lagi luluran di badan tadi! jadi aku buka baju!" Angela merasa jengkel melihat Aryan yang tidak memakai baju, hanya memakai celana boxer ketat


"Jelas jelas kalian berbuat mesum!! susah sekali, kamu mengaku!" ucap Tuan Yuda mendelik kesal pada Angela. "Besok kalian harus menikah!!!" perintah Tuan Yuda mutlak


"Kamu!" Tuan Yuda menunjuk Aryan dengan kesal. "besok akad nikah akan di adakan di Istana! aku tidak mau adik ku hamil di luar nikah"


Tuan Yuda langsung melempar baju Aryan yang berceceran di lantai tepat di wajah Aryan. sementara Angela, wajahnya memerah menahan marah dan malu secara bersamaan.


"Aku selalu bilang, kamu pasti akan menjadi milik ku cepat atau lambat" bisik Aryan menyeringai, menatap wajah cantik Angela


Aryan mengecup kening Angela dengan lembut.


" Ogah! ogah! ogah gua sama dia!" Angela bergunam.


...


Jangan lupa jaga jarak, pakai masker📣


Kuylah Like dan Vote📯📯📯


biar author tambah semangat gitu🎵


Kemarin Views Yana banyak banget😘 Alhamdulillah semua berkat yang maha kuasa👍

__ADS_1


Semangat terus kakak kakak author juga yang seperjuangan😘 Mari saling dukung


__ADS_2