
Nata sedang memasak untuk sarapan mereka hari ini. Kenza, Kenzi, dan Kenzo menginjak kelas 12 SMA. Seharusnya Kenzo menginjak kelas 11 SMA namun dengan kepintaran yang dia miliki, Kenzo kini berada satu kelas dengan ke dua kakaknya.
"Ibu... Kenzi pamit" ucap Kenzi tersenyum pada sang ibu. Nata hanya melirik kesal pada anak gadisnya
"Makan dulu! tunggu Kenza dan Kenzo! kalian harus berangkat sekolah bersama! ibu tidak mau ada kejadian buruk menimpa dirimu lagi!" ucap Nata tegas
"Baik ibuu ku tersayang" Kenzi memeluk dengan hangat.
"Maka turuti ibu! jangan membantah ibu terus! dan ibu ingin kamu melepas dandanan aneh kamu itu" Nata menunjuk dandanan Kenzi. Nata sangat pusing jika harus ceramah pagi pagi karna Kenzi berdandan seperti gadis jelek.
"Ibu.. sudah Kenzi bilang, Kenzi ingin berangkat naik bus! kalau ibu menolak apa yang Kenzi inginkan, lebih baik Kenzi keluar dari Istana" Kenzi memakan sarapan yang Nata buat dengan lahap. sebenarnya hari ini Kenzi tidak telat sekolah, itu hanya alasannya agar tidak berangkat bersama dengan Kenza dan Kenzo. bisa repot kalo mereka satu mobil
Nata menggeleng gelengkan kepalanya melihat kelakuan Kenzi. "Bu, Kenzi berangkat"
Kenzi menyalimi Nata
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam Nak"
5 menit kemudian Kenza datang menuju meja makan. "Makan Nak.." ucap Nata memberikan Nasi goreng seafood yang ia buat khusus untuk Kenza.
"Dimana kembaran ku yang nakal itu" ucap Kenza memakan Nasi goreng seafood buatan sang ibu
Nata melirik Kenza sekilas. "Dia sudah berangkat naik bus sekolah"
"Mengapa kamu izinkan dia pergi naik bus sayang" ucap Tuan Yuda memeluk Nata dari belakang.
"Ayah! ingat.. disini ada anakmu! jika ingin bermesraan sekalian saja di kamar" Kenzo duduk dengan santai di ruang makan, menatap tajam sang Ayah. Tuan Yuda menatap tajam Kenzo. menyebalkan bukan, jika di satu rumah ada yang memiliki watak yang sama. sama sama tidak mau mengalah dan ingin selalu menang
__ADS_1
"Makannya cari pacar" ledek Tuan Yuda pada Kenzo. Kenzo hanya tersenyum smrik melihat Tuan Yuda
Kenza acuh tak acuh pada sang Ayah, ia melanjutkan sarapan nya. "Yah, Bu.. Kenza berangkat" ucap Kenza menyalimi kedua orang tuanya
"Hati hati sayang" ucap Nata tersenyum pada sang anak
"Siap ibu, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Kakak.. Kenzo nebeng dong" pinta Kenzo dengan nada memohon.
Apa lagi yang dia akan perbuat, pasti dia kepo karna aku berdandan seperti Kenzi saat aku sampai ke sekolah. pikir Kenza melirik sekilas adiknya
"Sory dek, gua gak bisa! mau jemput pacar gua!" ucap Kenza berjalan mendahului adiknya yang mulai membuntutinya.
Sudah ku duga, dia tidak akan berhenti sebelum dia tau apa yang aku dan Kenzi rencanakan, dasar bocah licik.
"Kakak" teriak Kenzo kesal
Nata terkekeh pelan melihat wajah kesal Kenzo. Kenzo selalu kesal jika tidak ada yang menuruti keinginan nya.
Kenzo langsung membalik badannya karna melihat sang ibu berada di parkiran. "Bu.. bolehkah aku naik mobil ku sendiri? please!" Kenzo melihat Nata dengan muka memelas
"Tidak bisa!" ucap Tuan Yuda tegas. "Kamu berangkat saja naik bus seperti kakak mu Kenzi!" Tuan Yuda langsung membawa istrinya masuk ke dalam Istana. Kenzo mendengus kesal melihat Ayahnya membawa sang ibu.
"Sial" Kenzo terpaksa naik bus sekolah gelombang kedua. Hal yang paling di benci oleh Kenzo. bukan masalah berdesak desakan di bus yang sesak karna penumpang, tapi karna para perempuan yang menganggu nya.
Kali ini Kenzo tak mau habis dalam krumunan perempuan. Kenzo berjalan menuju tempat pos satpam. "Pak.. aku pinjem motornya" ucap Kenzo
__ADS_1
"Boleh den.. tapi.." ucap satpam terputus
Kenzo mengerti apa maksud sang satpam. "Tenang pak, seperti biasa" ucap Kenzo mengambil kunci motor King satpam
"Aku berangkat dulu pak, entar aku tranfer sekalian ke kampung" ucap Kenzo tersenyum penuh kemenangan. Satpam itu tersenyum kecut pada Tuan muda nya
Kenzo tau, uang itu akan di hambur hamburkan oleh satpam Istana demi kepuasan nafsu. lebih baik di tranfer saja pada keluarga satpam nya di kampung.
Trenggg tengg tenggg Treengg tenngg tengg
Suara motor satpam.
Di Alpa mart. Kenza berhenti di tempat langganannya itu, seperti biasa Kenza menyapa pegawai alpa mart. "Halo mbak Fia! apa kabar?"
"Baik mas ganteng! mau ganti penampilan yah" ucap Mbak Fia tersenyum genit ke arah Kenza
Kenza hanya tersenyum memandang mbak Fia. "Iya mbak"
"Cepetan! nanti mbak mu ini di marahin sama pak bos" ucap Mbak Fia celingukan kesana kemari
Kenza langsung berganti penampilan. dari yang tadinya ganteng bak oppa korea, sekarang menjadi ireng.
"Terimakasih mba, aku beli susu beruang sama roti bantal" ucap Kenza mengambil makanan dan minuman yang akan ia beli
"Totalnya jadi 15k mas Kenza" ucap Mbak Fia tersenyum lebar.
"Masih mbak" Kenza langsung pergi menuju ke sekolahan memakai angkot
šµšµšµ
__ADS_1
Author kasih tambahan yahš lagi niat nihš