Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)
Bekas


__ADS_3

Istana Soedarjo



Keesokan paginya.


Nata terbangun karna merasakan berat di bagian perutnya, ternyata tangan tuan Yuda memeluk perut Nata erat


Eh... tapi kerasa di kulit yah.


gunam Nata


"Arrrrgghhhhhhhhh......." teriak Nata kencang


"Berisik!!! ada apa??" tanya tuan Yuda tanpa merasa bersalah


Ada apa katanya.....


batin Nata


Mulut Nata komat kamit tidak karuan


Kenapa jadi begini sih...


Tuan Yuda menelan ludah nya dengan kasar. melihat tubuh Nata, dengan cepat ia langsung menarik Nata dalam pelukan nya. lalu menaikan selimut yang sempat terjatuh lalu melanjutkan tidurnya kembali


"Tuan... sesak" Nata menyikut perut tuan Yuda dengan kesal bercampur marah dan kecewa.


aku bekas... hiks hiks hiks


"Tuan... lepaskan... hiks hiks hiks" Nata menangis sampai tak sadarkan diri. melihat Nata yang pingsan. tuan Yuda langsung menelpon Dokter lalu memakaikan baju Nata


Setelah beberapa menit dokter datang bersama suster perempuan.


"Aku hanya butuh dokter perempuan. jika laki laki.. kalian boleh pergi" tuan Yuda mulai masuk kedalam kamar kembali menegok Nata


tok tok tok


"Masuk" tak lupa tuan Yuda menutupi tubuh Nata


"Tuan.. dokter Tya datang" ucap Felix. "Tuan.. apa nona terkena alergi??? jika nona alergi... maka Dokter Tya harus segera memeriksanya" Felix mulai keluar kamar tanpa menunggu jawaban tuan Yuda


Dokter Tya mulai masuk kedalam Kamar, lalu memeriksa keadaan Nata. "Tuan.. Nona muda syok karena sesuatu, apa yang anda perbuat sampai nona muda syok"

__ADS_1


Tuan Yuda menggeram kesal karena pertanyaan Dokter Tya. "Felix..... bawa dia keluar... menganggu saja" teriak tuan Yuda


Niat tuan Yuda mengerjai Nata berakibat fatal. dia sendiri kehilangan kendali saat melihat badan Nata yang polos, akhirnya terjadi hubungan suami istri antara Nata dan tuan Yuda. Nata yang sempat di cekoki tuan Yuda obat perangsang langsung kehilangan kendali menerima semua sentuhan tuan Yuda.


Tuan Yuda mengelap badan Nata dengan air hangat dan handuk kecil. di seprei putih terdapat bercak darah kesucian Nata dengan benih tuan Yuda. setelah mengganti baju Nata dengan baju tidur yang longgar. tuan Yuda segera mandi membasuh bekas percintaan mereka


"Arrgghhhh" Nata mulai berteriak keras kembali, rasa syok terus mengganggu dirinya


Felix mendengar teriakan Nata. karna Felix sedang membersihkan lantai atas, Felix benar benar takut Nona mudanya bunuh diri, walaupun Nata gadis yang mandiri, jikapun Nata belum siap berhubungan suami istri pasti berakibat fatal pada psikis nya


Tuan Yuda keluar dari kamar mandi dengan cepat memakai handuk yang melilit di pinggang nya. tuan Yuda langsung mengambil obat penenang Nata, mendekati Nata yang sedang berusaha membuka pintu kamar


Tuan Yuda memasukan obat kedalam mulutnya, memeluk Nata dengan erat, lalu ******* memasukan obat kedalam mulut Nata dengan paksa.


Setelah Nata tertidur karna obat penenang, Nata di baringkan di ranjang oleh tuan Yuda.


Malam pertama yang buruk, Nata masih syok karna ini bukan keinginan nya sendiri


Dalam tidurnya Nata mendengar samar samar menelpon Nenek Asih dan Angela


"Nek... Nenek segera ke istana. gadis nakal itu membuat ulah" ucap tuan Yuda menggaruk kepala yang tidak gatal


"Apa yang terjadi!!!" Nenek Asih panik mendengar ucapan tuan Yuda.


Angela meminta telpon Nenek Asih "Kakak.. kau apakan kak Nat!!!" teriak Angela


Tuan Yuda memijat keningnya "Intinya kalian segera ke istana!!!"


tut tut tut


Nenek Asih menenangkan Angela yang menangis sejak kemarin. "Sudah Angela.. ini semua catatan takdir... kita tinggal menjalani nya saja, semoga saja Nata tidak kenapa napa"


"Iya Nek... ini juga salahku karna lalai menjaga kak Nat" ucap Angela mengusap air matanya


"Cepat kemari barang barang mu" Nenek Asih membantu Angela mengemasi barang barangnya.


Mang Ujang membantu membawa barang barang Nenek ke bagasi mobil Angela. tak lupa Mang Ujang mengambil kandang untuk si gembul agar bisa dibawa oleh Nenek Asih dan Angela


Angela menuju mobil. Nenek Asih mulai pamit kepada Bik Lastri dan Mang Ujang


"Jang... Las.. titip Vila lagi... Nenek mau ke kota lagi, Nata sekarang bersama suaminya. mungkin ada sedikit masalah, jadi Nenek dan Angela harus langsung datang ke kota" Nenek Asih pamit pada Mang Ujang dan Bik Lastri


"Ya.. Ndoro... hati hati... semoga Non Nata tidak apa apa" ucap bik lastri

__ADS_1


"Ya Ndoro.. semoga Selamat sampai tujuan" ucap Mang Ujang


"Ya.. Nenek tinggal... ini untuk kalian membuka usaha warung kopi" Nenek Asih memberikan modal pada Mang Ujang dan Bik Lastri


"Terimakasih Ndoro.. Ndoro sangat baik pada kami, kami tidak bisa membalas jasa Ndoro yang ternyata besar" ucap Mang Ujang dan Bik Lastri.


"Sudah.. hiduplah lebih baik dan jangan lakukan kesalahan di masa lalu kembali, hal itu saja membuatku senang" ucap Nenek Asih tersenyum


"Baik Ndoro.."


Angela mulai menghidupkan mesin mobilnya. Nenek Asih mulai masuk kedalam mobil, melambaikan tangan nya pada Lastri dan Mang Ujang. sepasang suami istri yang Nenek Asih tolong karna ketahuan akan membuang anak di kebun teh Nenek Asih.


Anak Mang Ujang dan Bik Lastri sekarang sudah besar. ternyata Bik Lastri dan Mang Ujang pacaran, lalu bik Lastri hamil, sampai akhirnya kehamilan bik Lastri di ketahui warga kampung, lalu di usir oleh dari kampung nya.


Entah apa yang merasuki Mang Ujang dan Bik Lastri. mereka akan membuang anak nya ke kebun Teh milik nenek Asih tapi nyatanya terpergok oleh Nenek Asih dan beberapa pekerja kebun Teh.


Nenek Asih langsung mengintrogasi keduanya. mereka langsung menceritakan kejadian nya.


"Nasi sudah menjadi bubur.. kalian harus mebesarkan anak kalian dengan baik.. tinggal lah di rumah belakang Vila.. mulai bekerja lah jadi pemetik Teh" ucap Nenek Asih menggendong anak bayi yang masih merah


"Baik Ndoro Terimakasih"


"Sama sama"


Begitulah cerita Nenek Asih bertemu Mang Ujang dan Bik Lastri. mereka sekarang sudah menikah, anak mereka sudah besar dan bekerja di kota


Bersambung


Like nya masih naik turun Nih.. Aya kan keder mau lanjut atau mau di tamat tin aja..


di bela belain update tapi like nya semakin hari semakin turun.


Guys jangan lupa sangking ke asikan baca lupa like🤣 aduh.. author gak minta duit kok😂


Yuks yuks ajak temen temen main main kelapak author👍


(-^〇^-)


Author kasih bonus


Body gitar spanyol Nata. mangkanya tuan Yuda khilaf alias maksa Nata.


__ADS_1


__ADS_2