
Ketiga bocil itu sudah selesai berenang. Kenzi langsung berlari mengambil handuk pinky nya, lalu berlari masuk kedalam rumah.
Aduhhhh.. kabulll... aunttyyyy ajeell manaa?? tadiii kenjiii cummmaa di suluuhhhh sama unccleee coolll. Kenzi mengendap endap masuk ke dalam istana mencari keberadaan aunty Angela. anak kecil perempuan gembul itu pergi mencari sang aunty
"Hayooolohhh" Kenzo menangkap tangan sang kakak.
"Kennjoooo!!" teriak Kenza keras, menepis tangan Kenzo dari tangan Kenzi
Kenzo hanya dia menatap tajam sang kakak, Kenzo dengan cepat menarik tangan sang kakak ke kamar aunty Angela. "Kennjjiii mauu di bawaa kemanaa" teriak Kenza mengikuti langkah kaki Kenzi dan Kenzo
"Kenjooo cakittt" rengek Kenzi. matanya sudah berkaca kaca melihat sang adik, Kenzo.
"Kenjjooo nggak boleehhh kasaalll" Kenza mencoba melepaskan tangan Kenzi dari Kenzo.
"Huwaaa cakitttt" jerit Kenzi di sertai tangisan kencang, tangannya memar merah karna ulah Kenzo. Kenzo merenggangkan cengkraman tangan nya. menggiring masuk Kenzi ke dalam kamar aunty cerewet nya
"Ssstttt" Kenzo memberi isyarat agar kakak kakaknya tidak berisik. "Kennjooo ada appa?" tanya Kenza heran, melihat sang adik mengendap endap menuju ke kamar aunty nya.
"Stttt" lagi lagi Kenzo hanya mendesis menyuruh sang kakak diam dan tak banyak bicara.
Pintu kamar Angela terbuka sedikit. para tiga bocil langsung beraksi dengan menguping tumpuk tiga, tumpukan pertama Kenza, kedua Kenzi dan Ketiga Kenzo. "Dengallkan" ucap Kenzo pelan pada kudua kakaknya
Di dalam kamar Angela
"Aryan! mau apa lo ke sini!!" teriak Angela tak terima. bagaimana bisa manusia cap kelinci ini masuk ke dalam kamarnya.
(kelinci playboy)
Aryan dengan muka datarnya mendekati Angela perlahan lahan. "Eh.. eh.. mau apa lo" teriak Angela tak terima. Angela semakin berjalan mundur sampai akhirnya mentok di ranjang
__ADS_1
"Pergi!" Angela meraba raba ranjangnya.
"Pergi gua Bilang" Angela mengambil tongkat bassball, lalu mengayunkan tongkat bassball ke kepala Aryan
Para tiga bocil melotot melihat aksi aunty cantik dan baik hatinya menjadi bidadari bar bar. "Aunnnttyyyyy" teriak tiga bocil secara bersamaan.
Bug
Angela langsung menjatuhkan tongkat bassball ke lantai. "Hampir aja" ucap Angela pelan mendekati tiga ponakannya.
"Aunttyyy janggann gaalaakk caamaaa unccle" ucap Kenzi memeluk kaki Aryan dengan erat. "Kaloo unccleee cakittt hattiii kenjjiii jugggaa cakittt" Kenzi menggelayut manja senyam senyum melihat Aryan
Sejak kapan, tiga bocil kenal Aryan. pikir Angela
Kenzo hanya diam dengan muka datarnya. sedangkan Kenza sudah menarik sang adik agar tidak menempel dengan Uncle Aryan.
"Kenjiii jangannn Genit nantii Kenjaa bilanggg camaaa Aayyaahhh" Kenzi langsung melepaskan pelukan nya pada kaki Aryan.
Kenzo mendekat pada Aunty Angela.
"Auntyy omeessss" ledek Kenzo pada Angela. Kenzo langsung pergi dengan gaya cool sang ayah, memang benar benar cetakan ayah yang paling sempurna
Sementara Angela cekikikan mendengar apa yang Kenzo ucapkan tadi padanya. "Ada ada aja si bocil"
Angela teringat manusia datar yang sedang berdiri tepat di belangkanya. "Pergi lo! pusing gua kalo liat lo! aduh bar bar gua kumat" Angela mendorong tubuh Aryan keluar dari kamarnya, tetapi Aryan tak beranjak sekalipun dari tempat ia berdiri
"Astagfirullah Aryan! bager deh! aku mau ganti baju! situ mau liat!" teriak Angela tepat di telinga Aryan. Mungkin telinga Aryan berdengung karna mendengar suara Angela tepat di telinga nya.
Aryan membalik tubuhnya. "kamu akan selalu menjadi milik saya" bisik Aryan di telinga Angela
__ADS_1
Angela berkacak pinggang mendengar ucapan Aryan. "dream of me" ucap Angela mendorong Aryan dengan sekuat tenaga keluar dari kamarnya
Braakkkk
Aryan tersenyum melihat wajah cantik Angela yang kesal.
"Uncleee" Kenzo memanggil Aryan agar menggendong dirinya. Aryan dengan senang hati menggendong Kenzo
"Unclee, Aunty.. halusss di bapelinn" usul Kenzo pada Uncle Aryan
"Bagaimana caranya?" tanya Aryan penasaran.
Kenzo langsung membisikan jurusnya.
"Jangannn kacihhh kendolll"
Hahahahah
Aryan langsung tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Kenzo, entah dari mana bocah sekecil dia tau kata kata itu. dasar bocil
"Kenzo.." Nata sibuk mencari Kenzo yang sejak tadi menghilang entah kemana.
"Ibuu" panggil Kenzo
"Aryan.. maaf yah.. Kenzo merepotkan mu" ucap Nata mengambil alih Kenzo dari gendongngan Aryan. "Hahah dia tidak merepotkan sama sekali, anakmu sangat pandai" Aryan berjalan berlalu dari lantai atas menuju ke lantai bawah.
"Apa yang kamu lakukan bocah kecill" Nata menggelitik perut gembul Kenzo dengan semangat.
"Ampunn bhahah.. ampuunnn bubbbu" teriak Kenzo cekikikan mencoba menghindar dari gekitikan sang ibu
__ADS_1
Jangan lupa Like dan Vote😉
mangatss selalu yah, jangan lupa pakai masker dan jaga jarak🤗