Cinta Di Ujung Janji

Cinta Di Ujung Janji
Membantu Untuk Memperjuangkan


__ADS_3

"Hanin...!!! "


"Abang...!! " Hanin langsung menarik tangan nya, dan langsung berdiri dari duduk nya.


"Ayah, Bang Yogi datang untuk melamar Hanin. " Ucap Hanin.


Kedua orang tua Zaenal pun berdiri, seakan meminta penjelasan dari Pak Brata.


"Apa - apaan ini? " Tanya Pak Astri dengan nada tinggi.


"Hanin, jelaskan sama Ayah..!!! " Ucap Pak Brata.


"Ayah, Bang Yogi malam ini ingin melamar Hanin. " Ucap Hanin.


"Kamu, jangan main - main Hanin. " Ucap Pak Brata.


"Brata, jelaskan!!? "


"Astro, ini kerjaan Hanin. Hanin, kamu jangan bercanda. " Ucap Pak Brata.


Winda langsung mengambil Camelia, dari gendongan Pramudya, dan membawa nya masuk ke dalam kamar Hanin.


"Pak, saya kemari dengan niat baik. Saya ingin, melamar putri Bapak. "Ucap Yogi.


" Yah, seperti nya anak kita di tolak. Dan di permalukan, seperti ini. " Ucap Ibu Selfi.


"Pak, tolong jelaskan. Anak Bapak kan, mau nikah sama saya, bukan sama pria yang berdiri di samping Hanin. Dan kamu Hanin, kamu tadi sudah menerima saya, kalau dia tidak datang kamu itu tunangan sama saya." Ucap Zaenal.


"Hanin...!!! "


Bentak Pak Brata, lalu Pramudya maju dan berada di depan Hanin dan Yogi.


"Ayah, tolong jangan halangi mereka, jangan pisahkan mereka. " Ucap Pramudya.


"Brata..!!! " Ucap Pak Astro.


"Pak, saya mencintai Hanin. Tolong Pak, dia itu merusak segala nya. " Ucap Zaenal.


"Ayah, saya hanya mencintai Bang Yogi. Tolong Yah, jangan pisahkan kami. " Ucap Hanin memeluk lengan Yogi.


"Pak, dari dulu kan Pak Brata tahu, kalau saya itu pacar nya Hanin. Hanya karena, sebuah masalah, kita di persatukan lagi karena sesuatu hal. Saya mencintai anak bapak, dan maaf buat kamu Zaenal. Mungkin Hanin, lebih memilih saya dari pada kamu. Karena kamu hanya orang baru, dan saya orang lama." Ucap Yogi.


"kamu..!! " Zaenal akan menonjok Yogi, tapi langsung di halangi oleh Hanin.


"Oh.. jadi kamu main kasar ya, untung saya tidak memilih kamu. " Ucap Hanin.


"Zaenal, kita pulang. Wanita itu tidak Hanin saja, masih ada yang lebih cantik dari dia." Ucap Ibu Selfi.


"Brata, saya tunggu kamu besok di rumah. " Ucap Pak Astro.


****


"Pak, saya sangat mencintai anak Bapak. Tolong restu kami " Ucap Yogi.


"Yah, restui mereka. " Ucap Pramudya.

__ADS_1


"Apa kalian sekongkol , untuk membatalkan acara lamaran tadi? " Ucap Pak Brata.


"Ayah, apa mau. Ayah melihat Hanin, menikah dengan Zaenal tapi tidak bahagia? kata Ayah dia terbaik, tapi bagi Hanin itu tidak. Ayah jangan, halangi kebahagiaan nya. " Ucap Pramudya.


Yogi berlutut di depan Pak Brata, Hanin dan Pramudya tidak percaya, apa yang di lakukan oleh Yogi.


"Saya rela melakukan apa saja, demi Hanin. Tapi tolong, jangan pisahkan saya dengan nya. "


"Baik, kalau itu mau kamu. Kalau kamu, memang cinta sama anak saya, kamu lanjutkan pekerjaan saya, di bengkel kamu kerjakan ada sebuah mobil tua, yang sudah tidak bisa jalan , kamu perbaiki sampai mobil itu jalan. "


"Ayah." Ucap Hanin.


"Saya akan, melakukan nya. "


"Bagus, besok pulang dinas kamu datang ke bengkel. Dalam satu minggu, mobil itu harus bisa jalan seperti baru lagi. "


*****


"Makasih ya, sudah bantu adik saya. " Ucap Pramudya.


"Sama - sama, tapi saya yang berterima kasih. Kalau Hanin, tidak jadi menikah sama Zaenal." Ucap Yogi.


"Bang, ini syarat Ayah. Kamu satu minggu, harus bisa tuh jalanin mobil tua, tahun 70 an. Satu minggu. " Ucap Hanin.


"Jangan kan satu minggu, sehari Abang akan lakukan, demi dapatkan kamu lagi. " Ucap Yogi sambil menaik turun kan alis nya.


"Dek, percaya sama Yogi. Dia akan memenangkan, tantangan dari Ayah. " Ucap Pramudya.


"Benar sayang, Abang pasti bisa. "


"Sayang, sayang emang nya saya jadi gitu sama Abang. "


*****


"Bang, bisa? " Tanya Hanin.


"Abang coba ya, masalah nya di lihat dari fisik sudah keropos begini dan lihat banyak tikus yang masuk. " Jawab Yogi.


"Jadi gimana bisa nggak? "


"Satu minggu ya, kalau Abang piket ganti sore nya. "


"Satu minggu kurang pasti, saya minta dispensasi dari Ayah. "


"Nggak, jangan. Abang akan berusaha memperbaiki nya. "


Dari jauh, Pak Brata melihat Yogi sedang memeriksa mesin mobil tersebut. Pak Brata tersenyum seakan mengejek.


"Tidak akan ada yang bisa, karena itu mobil memang sudah tidak bisa jalan lagi. "


*****


"Bang, makan dulu. " Ucap Hanin.


"Camelia, sama siapa? "

__ADS_1


"Camelia, saya bawa ke bengkel. Ada di dalam kamar, sedang tidur. "


"Jadi, tadi sore kamu itu, datang bawa Camelia? " Ucap Yogi meminum air, yang di sediakan oleh Hanin.


"Bang, kalau Abang tidak bisa, nggak apa - apa, kalau memang Abang tidak bisa. "


"Loh, kok nyerah gitu. Abang serius loh. "


"Kemarin kan, niat nya hanya untuk membantu lepas, dari si Zaenal eh malah Abang malah kejebak kesini. "


"Nggak kejebak kok, tapi ini suatu usaha untuk dapat kan kamu. "


"Hanin." Ucap Yogi kembali.


Hanin hanya diam menatap ke arah Yogi, tangan Yogi yang kotor, karena membetulkan mobil, memegang kedua tangan Hanin.


"Abang, ingin kita bersatu. Kamu mau kan, jadi istri Abang, Abang ingin tua bersama kamu. Abang ingin, sampai nafas ini terhenti hanya bersama kamu. Abang sangat mencintai kamu, kenapa walau luka, yang kamu buat sampai tubuh ini tak berdaya, Abang tetap memberikanmu kesempatan kedua, karena cinta ini sudah sangat begitu besar. Mungkin, ini kesempatan kita untuk bersatu lagi, walau jalan cerita nya seperti ini."


"Saya, Bang. "


"Kamu mau kan, Abang lamar kamu sekarang, dan secara resmi nya, Abang akan bawa ibu kesini. "


"Ibu Bang. "


"Ibu pasti setuju. "


"Saya, banyak salah sama ibu. "


"Cinta kita kuat, tidak akan ada yang memisahkan kita. Hanya maut, yang dapat memisahkan kita. "


"Bang."


"Abang sayang kamu. " Ucap Yogi menautkan kening nya pada kening Hanin.


kedua tangan Yogi memegang pipi Hanin, hembusan nafas nya sangat terasa. Hingga sebuah kecupan di kening, Hanin rasakan.


Kini kecupan nya turun ke mata, hidung, hingga bibir. Yogi mencium bibir Hanin, dan Hanin menyambut ciuman yang di berikan oleh Yogi.


Saling berbalas, hingga tangan Hanin kedua nya memegang ujung kaos yang di kenakan oleh Yogi.


"Terima kasih sayang, kamu mau kembali. "


"Saya yang terima kasih sama Abang, karena Abang mau menerima saya kembali. "


"Sekarang, pulang sudah malam. Abang mau lanjutkan ini. "


"Tega banget, saya di suruh pulang malam sama Camelia, kalau di culik gimana? "


"Yaudah nanti Abang antar, tapi kalau nggak malam banget. "


"Lagian, ada kamar, ruang keluarga dan televisi disini. Ada dapur nya juga, jadi besok pagi baru pulang. "


"Ya sudah, Abang temanin kamu. "


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2