Cinta Dokter Tiara

Cinta Dokter Tiara
Chapter 11


__ADS_3

Sebuah mobil mercy hitam berhenti di depan kost Tiara, semua penghuni kost dan yang lain pun tercengang melihatnya.


Pastinya mereka menduga yang enggak enggak, apa lagi melihat seseorang yang muncul dari dalam mobil tersebut seorang pria tampan dengan jas hitam yang menambah kesan cool dan maskulin.


Tiara yang keluar dari kamarnya pun heran dengan tatapan para penghuni kost..


" ish .. mereka kenapa sih" gumam Tiara yang berjalan mendekati pemuda pemilik mobil mewah itu.


" dah lama om, ayo kita berangkat biar gak kemalaman " ucap Tiara sambil tersenyum.


Alex pun membalas dengan senyum menawannya..


kemudian mereka langsung menuju rumah Denis, yang ternyata sudah ditunggu sama pak lek dan buleknya..


tidak di sangka Alex malah turun dan masuk ke dalam rumah ..


"permisi om , tante..."


" iya..masuklah... Denis sudah cerita kalau kamu mau mengajak keponakanku keluar, namamu siapa , alamat kamu dan pekerjaan kamu.." ucap paklek Seno .


" ih..pak lek kok kayak mau ngelamar kerja saja sih...pertanyaannya.." dengus denis kesal.


Tiara yang berdiri di belakang Alex, hanya tersenyum menahan tawa .


" namaku alex om, alamatku di jln.Sabrang dan pekerjaan ku CEO di Huayan group."


paklek dan bulek hanya manggut manggut padahal gak ngerti apa itu CEO, yang pasti dia sudah kerja...


" baiklah kalian boleh pergi asal jangan malam malam ya pulangnya.."


mereka pun tersenyum dan segera meninggalkan rumah Denis untuk makan malam di restouran mewah dan berkelas.


🌹🌹🌹


Di sebuah restoran mewah high class.


" sepertinya aku di sini benar benar jadi obat nyamuk deh.." gumam Tiara yang duduk di samping Denis.


" hahhh gila , satu porsi mi ayam saja seharga satu gram emas...hahh..ini beneran,satu jus harganya dua ratus ribu..gila gila... ihh rasanya gimana.." dengus Tiara geleng geleng kepala ketika membaca daftar menu.


"ehm..kamu ngomong sesuatu Ra..." ucap Denis.


Tiara terperanjat dan menggeleng.


" Denis Tiara kalian mau makan apa, aku pesenin ya.." ucap alex sambil tersenyum.


" tuan Alex, ini beneran mau makan, dengan harga segitu ..apa gak buang buang uang.." bisik Tiara kepada Alex yang hanya di balas senyuman gemes dari sang CEO ganteng.


" ish ..apaan sih Ra " bisik Denis.


" iya , gak apa apa ini spesial untuk kalian berdua..." jawab Alex dengan menahan tawa melihat tingkah menggemaskan kedua gadis cantik itu.

__ADS_1


setelah beberapa saat pesanan makanan mereka pun tiba.


Tiara pun tercengang melihat begitu banyak makanan mewah .


" aduh Den, gimana dengan diet ku aduhhh..." Tiara mendengus.


Denis menyodok perut Tiara " jangan bikin malu Ra....?!!"


Alex hanya tersenyum...


Tiara mengeryitkan keningnya.


" udah gak apa apa Ra, kamu makan aja , makanan di sini rendah kalori kok aman untuk kamu yang sedang diet...lagian kamu udah langsing kok ngapain juga diet ntar keterusan jadi terlalu kurus , gak cantik lo.." ucap Alex.


Tiara hanya tersenyum kecut " sialan nih orang badan dengan lemak begini dibilang kurus, minta dihajar atau gimana sih.." gumam Tiara dalam hati.


" ayo dong dimakan " ucap Alex sambil melirik Denis.


Dengan romantis Alex memberikan sepotong salmon berserta cara memakannya kepada Denis.


Denis terlihat senang dan bahagia.


Melihat itu Tiara jadi teringat Raihan.


Seandainya dia di sini alangkah bahagianya.


" aduhhh ngapain sih aku mikirin dia, aku sudah menolaknya tak seharusnya aku memikirkan dia, biarkan dia tenang menimba ilmu di sana.." gumam Tiara dalam hati.


Denis dan Alex tengah asik menikmati makan malam yang romantis , tanpa memikirkan ada jomblo yang sedang duduk di sebelahnya.


Alex dan Denis hanya tersenyum dan mengangguk.


Tiara berjalan menuju toilet, dan tanpa sengaja dia bertabrakan dengan seseorang.


" bruaks..." maaf .


deg..


" suara itu seperti..aa...dia yang menabrakku kemarin di kampus.." gumam Tiara.


" maaf nona aku gak sengaja, anda gak apa apa kan..." ucap pemuda tampan yang berparas manis dan maskulin.


" o. .jadi kamu yang kemarin nabrak aku sampai jidatku berdarah, lihat nih dijahit tau..." ucap Tiara dengan perasaan kesal.


pemuda itu hanya tersenyum karena dia merasa memang dia yang menabrak gadis itu di kampus kemarin.


" iya makanya aku minta maaf kemarin aku buru buru karena keadaan darurat.. " ucap pemuda itu dengan senyum manisnya.


" ok lah gak apa apa.."


Tiara pun membalasnya dengan senyuman.

__ADS_1


" kenalkan namaku Rian " ucap pemuda itu sambil menyodorkan tangannya untuk menjabat tangan Tiara.


Dan tiara pun dengan senyum manisnya menerima uluran tangan Rian " aku Tiara"


mereka pun ngobrol dan sesekali tersenyum dan tertawa.


tanpa terasa waktu sudah semakin larut, kayaknya ini pada lupa pesan paklek kalau jangan malam malam pulangnya.


Denis yang tak menyadari Tiara lama banget ke toilet.


" kak Alex, kok Tiara lama banget ya ke toilet nya, apa jangan jangan dia nyasar.." ucap Denis sedikit panik.


Dan tiba tiba muncullah Tiara dari belakang dengan senyum dan wajah yang berseri seri.


" hei Ra kok lama banget sih , masa hampir dua jam ke toilet" tanya Denis.


"masa sih gak kerasa Lo aku, tadi ketemu teman di sana kita ngobrol .." jawab Tiara.


"ehemmm...kok aku dicuekin sih" Alex mendengus kesal.


" eh iya maaf kak " ucap Denis.


" Denis " ucap Alex seraya memegang tangan Denis lembut . Dan membuat Denis kelicutan dengan muka merah merona.


Tiara yang melihatnya pun hanya diam dan menyimak.


" Denis will you marry me ??''


Jedarrrrrr


⚡⚡⚡⚡⚡


seperti kilat yang menyambar , Denis terkejut begitu juga dengan Tiara.


" hahhh secepat ini kak" tanya Denis.


" ehm...aku gak akan basa basi Den seperti anak anak muda di luaran sana, usiaku sudah kepala 3 , jadi aku ingin hubungan yang serius..setelah menjadi istriku , kamu masih bisa tetap meraih cita citamu .. " ucap Alex.


Denis bingung dan menatap Tiara.


Tiara tersenyum dan mengangguk " tanyakan pada hatimu Den, kalau kamu bisa nyaman dengan om Alex, ya gak apa apa... jangan sampai kamu menyesal dengan keputusanmu.."


"baiklah lah kak, kita jalani saja , tapi aku butuh waktu untuk saling mengenal " jawab Denis.


" it's ok..gak apa apa... aku hanya ingin kamu tau Den, aku bukanya mencari kekasih, tetapi istri .." ucap Alex yang membuat Tiara kembali teringat Raihan yang mengajaknya menikah waktu itu.


Denis tersenyum dan mengangguk


" aku paham kak, aku akan segera memberi jawaban setelah diskusi dengan ayah dan ibuku di kampung..." ucap Denis dengan polosnya.


Dan setelah itu , Alex melihat jam di pergelangannya..

__ADS_1


" ayo , kita pulang sudah hampir tengah malam"


dan mereka pun segera beranjak untuk pulang.


__ADS_2