Cinta Dokter Tiara

Cinta Dokter Tiara
Chapter 36


__ADS_3

Di rumah orang tua Tiara.


Suasana kampung memang sunyi dan sepi.


Di depan rumah terdapat sawah yang terbentang luas.


Raihan dan Tiara yang datang berkunjung sudah kemalaman dan terpaksa harus menginap di sana.


Tiara masuk ke kamarnya dan diikuti oleh suaminya.


Tiara duduk di sisi ranjang...


Sedangkan Raihan tersenyum melihat semua isi kamar Tiara..


" Ra, ini benar kamar kamu????" tanya Raihan.


" ehem... emang kenapa????" jawab Tiara.


" ya gak apa apa sih bagus juga, bersih dan rapi..dan iya dipannya juga bagus..." ucap Raihan.


Tiara hanya terdiam...


" ok Ra, ayo tidur aku dah ngantuk nih...besok pagi pagi sekali kita harus kembali ke kota , kita sudah mulai kerja lagi kan????" ucap Raihan kemudian merebahkan tubuhnya di kasur Tiara yang hanya berukuran 120x200.


Tiara masih terdiam...dia segera berjalan ke lemari untuk mengambil selimut dan memasangkannya kepada Raihan.


Setelah itu Tiara pun segera melepaskan hijabnya dan segera berganti pakaian dengan piyama tidur .


Dengan hati hati Tiara merebahkan tubuhnya di atas kasur di samping Raihan.


Raihan yang ternyata belum tidur hanya melirik saja.


Dan segera membuka matanya ketika setelah dilihatnya Tiara sudah terlelap.


Raihan mendekat dan menatap wajah Tiara dengan lekat, dia usap wajah cantiknya..


" kamu cantik sekali sayang..." gumam Raihan.


kemudian Raihan mencium kening Tiara dengan hati hati takut membangunkannya.


dubidu du du bi dušŸŽµšŸŽµšŸŽµšŸŽµ


Alarm pun berbunyi , berarti waktunya untuk mereka segera bangun .

__ADS_1


Tiara yang merasa sesak seperti gak bisa bernapas...


Dengan hati hati dia buka mata dan betapa terkejutnya dia setelah terbangun, ternyata Raihan sedang memeluknya dari belakang.


Tiara hanya terdiam, dia menoleh ke arah Raihan dan menatap wajah polos suaminya itu...


" ternyata, kamu sangatlah tampan Rai..." guma Tiara sambil mengelus wajah Raihan dengan lembut, kemudian mencium pipi Raihan dengan lembut.


Raihan yang sebenarnya sudah bangun pun hanya tersenyum.


" Tiara, perlahan namun pasti kamu akan segera melupakan Rian dan menerimaku seutuhnya sebagai suamimu..." gumam Raihan dalam hati...


Tiara tersenyum dan tetap memandangi wajah Raihan, dia mengelus pipinya ...


Namun betapa kagetnya Tiara saat tiba tiba Raihan membuka matanya dan tersenyum nakal ....


Tiara hendak bangun dari ranjang namun tangan kekar Raihan masih melingkar di punggungnya.


Dan seketika Raihan memutar dan berada di atas Tiara.


Raihan menindih tubuh Tiara.


Mereka saling menatap dengan lekat..


Raihan semakin mendekat , Tiara memejamkan matanya...


Tiara tak menjawab dan hanya mengangguk.


Raihan semakin mendekatkan wajahnya hendak mencium bibir ranum merah muda milik Tiara.


Nyaris saja Raihan mencium bibir tiara ,tiba tiba pintu kamar diketuk...


tok tok tok...


Seketika Raihan menghentikan kegiatannya dan mereka saling menatap.


Raihan bangkit dan melepaskan Tiara yang berada di bawahnya.


Tiara pun yang sudah sangat malu dengan pipi merah merona segera bangun dan membenarkan piyamanya.


Begitu juga dengan Raihan yang juga segera bangun dan merapikan tempat tidurnya.


ceklekkkk...( Tiara membuka pintu kamarnya)

__ADS_1


" ibu, ada apa...? " tanya Tiara.


ibunya menangis dan menghambur ke pelukan Tiara...


Tiara dan Raihan pun bingung dan saling menatap.


" bu, tenanglah bu, apa yang terjadi..." tanya Tiara sambil mengelus pipi ibunya yang berderai air mata.


" bapak kamu ra, ayo cepat ikut ibu( tersentak dan segera nenuntun Tiara kemudian diikuti oleh raihan).


Setelah sampai di kamarnya, Tiara dan Raihan kaget melihat keadaan bapak.


"Tiara apa yang terjadi dengan bapak...!!??" tanya Raihan dengan panik melihat keadaan mertuanya itu.


" Ini ini ini seperti serangan jantung..." ucap Tiara.


Bapaknya masih sadar tapi sudah lemas dan sesak .


" baiklah Ra, ayo kita bawa ke rumah sakit sekarang..."ucap Raihan dengan panik sambil membopong bapak mertua nya itu.


" kita bawa ke klinik dulu kita cari bantuan medis di sana Rai, di sana tidak ada dokter jantungnya tapi ada oksigen untuk membantu bapak bernafas..." ucap Tiara.


" baiklah ayo.."teriak Raihan panik.


dengan cepat mereka segera membawa bapak ke klinik untuk mendapat pertolongan pertama.


Karena Tiara adalah seorang Dokter, dia sendiri yang memberikan tindakan medis kepada bapaknya...


Lagi pula sudah setahun lebih dia mendampingi dokter Rian yang notabennya adalah dokter spesialis jantung, jadi Tiara tau banyak tentang tindakan tindakan pertama untuk penderita serangan jantung seperti yang dialami bapak.


" Raihan, di sini tidak ada peralatan yang mendukung untuk kondisi bapak, jadi kita harus membawanya ke kota untuk mendapatkan perawatan yang bagus...dan rumah sakit yang bagus untuk kondisi bapak adalah rumah sakit Medika.. dengan dokter spesialis jantung paling hebat di kota itu...." ucap Tiara dengan pelan pelan.


" iya Ra, ayo segera kita bawa ke sana.." jawab Raihan panik.


" tapi Rai, Dokter spesialis terkenal itu adalah dokter....dokter Rian Wijaya..." ucap Tiara sambil tertunduk.


jedarrrrrr


Raihan sangat terkejut, tapi dia berusaha profesional, demi mertua dan keluarga barunya.


Raihan tersenyum dan memeluk hangat tubuh Tiara.


" demi bapak Ra, kamu harus bisa...harus bisa profesional...ok , sayang..." ucap Raihan,yang kemudian mendongakkan wajah Tiara dan mencium dengan lembut dan singkat bibir tiara..,yang membuat Tiara terkejut dan terbelalak.

__ADS_1


" ayo, jangan bengong.." ucap Raihan sambil menimpuk kepala Tiara.


Tiara pun terkesiap dan segera menyiapkan peralatan dan berkas untuk membawa bapak untuk dirujuk di rumah sakit medika.


__ADS_2