Cinta Dokter Tiara

Cinta Dokter Tiara
Chapter 6


__ADS_3

tok tok ...


" aduhh siapa sih malam malam gini.." ucap Tiara sambil mendengus kesal.


ceklekkkk


Tiara pun kaget, dia melotot melihat siapa yang datang apa lagi melihat Denis dengan dandanan nya yang seperti itu. Dan lebih mengejutkan lagi Denis datang bersama Raihan.


" ka ... ka...kalian " tanya Tiara.


Denis diam tak menjawab malah langsung memeluk Tiara.


Tiara pun semakin bingung dibuatnya, dia menatap ke raihan minta penjelasan tapi Raihan pun tak tahu dengan mengangkat kedua bahunya.


" kamu kenapa sih Den"


" maafkan aku ya ra, aku salah , aku sudah salah.."


" ok , sekarang kamu minum dulu ya "


" ya udah , Tiara aku pulang dulu, udah malam gak enak sama yang lain.." ucap Raihan sambil tersenyum.


" ok , Rai, terimaksih ya..."


Denis malah menangis sesenggukan membuat Tiara bingung.


" ada apa sih den, kamu cerita dong..." gertak Tiara sambil menegangi kedua bahu Denis.


kemudian Denis mulai menceritakan semua kejadian di cafe itu mulai dari om bagas ,sampai alex yang ternyata orang baik, dan Raihan yang menolongnya di jalan.


" gila kamu den, kenapa kamu senekat itu sih den.."


" itu karena aku sangat mencintai Raihan...."


deg deg


Bagai petir yang menyambar , Tiara pun kaget dan luruh dalam jeritan hatinya.


"Ya Alloh bagaimana mungkin aku punya pikiran kalau aku akan bisa dapatin cinta raihan, sedangkan Denis sahabatnya sendiri yang jauh lebih cantik darinya adalah saingannya.


bagaimana mungkin.


Tiara mulai menata hati dan harus sadar dengan fisiknya.


Dia duduk dan merangkul Denis


" den, untuk mendapatkan cinta seorang Raihan kau gak perlu populer, kau hanya perlu memperbaiki diri dan ibadamu, kalau kau tidak bisa mengejarnya dengan fisikmu kejarlah dia dengan doamu " ucap tiara datar.

__ADS_1


bagaimana mungkin dia memberikan nasehat yang dia sendiri belum pernah mencoba dan baru saja mendapatkan kata kata bijak itu dalam artikel.


Denis terdiam dan menatap mata Tiara yang sedikit sembab.


"Ra, bantu aku ya untuk lepas dari sweet girls pliss.." ucap Denis dan dijawab sebuah anggukan oleh Tiara.


kemudian denis tersenyum dan memeluk sahabatnya itu.


setelah aku lepas dari cewek cewek sialan itu aku akan mencoba mendekati Raihan, bantu aku ya Ra.


Tiara hanya terdiam dan mengajak Denis untuk istirahat karena besok ada ujian di kampus.


🌺🌺


Beberapa hari kemudian.


Tiara mencoba beberapa baju lamanya yang dia simpan karena sudah gak muat.


Dengan senyum yang menghiasi wajah manis nya Tiara pun mencoba satu satu baju lamanya.


Ternyata sudah muat semua, hatinya sangatlah senang ternyata diet nya selama ini berhasil ya gak instan sih karena semua butuh waktu.


Dengan bahagia Tiara menemui Denis di rumah pamannya.


" Den, tau gak , diet ku berhasil " ucap Tiara sambil berjinkrak karena senangnya.


Begitulah Tiara menjalani hari harinya dengan ceria dan melupakan rasa kagumnya kepada Raihan meskipun sikap Raihan yang tidak berubah malah semakin hari semakin menunjukkan perasaannya.


Tiara mengihibur dirinya sendiri dengan lebih mengenal BTS dan menjadi Army .


Dengan melihat foto dan video semua member BTS, Tiara bisa sedikit melupakan bayangan Raihan.


Ya harus melupakan, karena seorang Tiara gak akan pernah berebut cinta dengan temannya apalagi sampai bertikai karena seorang pria.


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


pagi yang sendu bercampur rintik rintik air hujan . Tiara duduk dengan memainkan ponselnya.


tok tok tok


Tiara pun bangkit dan membuka pintu kamar kost nya.


senyum manis mengembang dengan sekantong cemilan.


" selamat pagi Tiara..." ucap Denis sambil berjalan masuk dan tak memperdulikan Tiara yang bengong karena melihat sekantong cemilan yang begitu menggoda.


Denis langsung duduk di sofa dengan membuka beberapa snack kesukaan nya.

__ADS_1


" Den, kamu keterlaluan..aku juga pengen tau.." ucap Tiara memelas.


" iya sini Ra aku bawa banyak lo..ayo ..." jawab Denis dengan mulut mengunyah snack.


Tiara cuma celegukan dan mengambil air putih untuk mengurangi rasa pengennya.


Denis menatap Tiara terkejut...


" wau..Tiara , sudah berapa lama kamu diet , kok aku gak menyadarinya ya, kamu sudah terlihat kurus lo Ra, hebat kamu..dah turun berapa kilo..." ucap denis terkesan melihat perubahan tubuh Tiara.


Tiara mendengus kesal..


" mangkanya bungkus kembali cemilan itu atau dietku gagal untuk yang ke sekian kalinya..."


" serius Ra, udah berapa lama kamu diet , aku sibuk mengejar Raihan kali ya jadi gak memperhatikan sahabatku...ini..ehm...ada satu lagi yang bikin kamu kurang perfect..ehm....." selidik Denis dengan berjalan memutari Tiara yang berdiri mematung.


" apa sih den..?? " tanya Tiara.


" ini , wajah kamu yang masih kusam, tenang aja besok aku kasih kamu skincare punyaku, gak keras kok jadi aman dan udah bpom juga , gak usah takut merusak kulit..." ucap Denis.


" enggak ,aku gak percaya.. semua skincare itu bahaya untuk kulit...aku ikut perawatan ibuku aja yang alami memakai bahan bahan herbal ...gak gak mau aku pakai skincare seperti para gadis sekarang.." jawab Tiara.


" hehhhh...dasar Tiara, ya enggaklah lah Ra, kalau bahaya dan merusak kulit pasti kulitku udah rusak dong dari dulu..itu tergantung skincare nya yang mana dan mungkin itu belum bpom jadi mengandung bahan berbahaya.." ucap Denis sedikit kesal.


Tiara duduk dan mendengus , membuang nafas panjang .


" lagipula cantik itu bukan hanya dari wajah dan penampilan Den, aku mulai menyadari percuma aku tampil cantik kalau gak punya nilai nilai yang baik..aku perlu belajar untuk itu Den, belajar menjadi lebih baik.." ucap Tiara dengan mata berkaca kaca.


Denis pun duduk di samping tiara dan menatap mata Tiara yang sudah mulai menitikkan air mata.


" Ra, kamu memang benar, cantik fisik tidaklah berarti apa apa tanpa diikuti nilai diri...kamu benar sekali Ra, aku pernah terjerumus dengan opsesi cantik fisik yang bisa membuatku hancur, untungnya Alloh masih memberiku kesempatan untuk berubah dan karena mu aku bisa menjadi lebih baik.." ucap Denis kemudian memeluk Tiara.


mereka pun larut dalam keharuan masing-masing.


" tapi Ra, kamu kurang satu lagi yang harus kamu pelajari..." ucap Denis.


Tiara pun heran dan penasaran.


" apa itu Den..."


Denis pun bangkit dan mengambil sisir serta karet gelang.


" kamu kurang bisa mencintai dirimu sendiri Ra, lihatlah dirimu di cermin , kalau kamu bisa rapi seperti ini, kamu sangatlah cantik..kamu akan menjadi perfect dengan atitude kamu yang sudah baik..." ucap Denis sambil tersenyum setelah menyisir dan merapikan rambut Tiara serta menguncirnya sehingga menjadi rapi .


mereka pun tersenyum dan saling memuji satu sama lain.


itulah persahabatan yang indah ..dan apakah persahabatan yang indah ini akan ternodai dengan perselisihan karena seorang laki laki..tidak , seorang Tiara yang memiliki nilai atitude yang tinggi tidak akan mampu mengorbankan persahabatan demi cinta..tapi cinta lah yang akan dikorbankan demi persahabatan. karena cinta bisa bersatu dan berakhir karena jodoh, tapi persahabatan yang tulus akan kekal sampai kapan pun.

__ADS_1


__ADS_2