
Tiara terlihat lelah dengan wajah lusuh dan pucat.
Raihan yang sudah menunggu di ruang tamu pun terkejut dengan keadaan istrinya yang terlihat sangatlah tidak sehat.
"sayang kamu kenapa..." tanya Raihan.
" entahlah Rai, aku sangatlah lelah aku ingin segera tidur..." jawab Tiara.
" ehhh... mandi dulu dong, terus makan , sholat baru tidur...yuk aku bantu .." ucap Raihan sambil merangkul bahu Tiara..
setelah semua selesai... Tiara pun bersandar di pinggiran dipannya sambil mengotak atik ponselnya .
" Tiara, kamu gak apa apa kan...badan kamu anget ..." ucap Raihan dengan sedikit panik.
" aku gak apa apa Rai, cuma kecapekan aja..."
" ya udah kamu tidur duluan gi, atau mau aku pijitin...sini sayang .." ucap Raihan sambil meraih tubuh Tiara dan dengan lembut memijit punggung dan pundak istrinya itu.
Tiara mendengus.." Rai , kamu mijitin atau meraba sih ... pasti ujung ujungnya ke sana kan "
Raihan tersenyum sambil mengecup pundak Tiara dengan lembut.
Tiara pun tersenyum dan menggenggam hangat tangan suaminya itu.
" sayang , aku lapar..." ucap Raihan.
Tiara tersentak.
" eh..kok tumben...jam segini lapar, tadi sore kamu gak makan ya, apa mau aku buatin sesuatu..." tanya Tiara.
Raihan tersenyum licik , dengan menyibakkan rambut Tiara dia berbisik..." aku ingin memakanmu ... hahaha....."
Tiara mencubit pinggang Raihan dan mencium mesra bibir Raihan " udah, ayo tidur"
__ADS_1
Raihan masih mematung..
" kok istriku sekarang lebih agresif ya..." ucap Raihan yang membuat Tiara melongo dan menarik tangan Raihan untuk memeluknya di dalam selimut.
πΊπΊπΊ
Keesokan paginya.
huek...huek..
Tiara berlari ke kamar mandi..
Raihan yang menyadari ada sesuatu dengan istrinya pun segera bangun dan menyusul Tiara ke kamar mandi.
"ada apa sayang, kamu muntah..." tanya Raihan.
" entahlah Rai, aku mual dari tadi..badanku gak enak rasanya..hari ini aku gak masuk kayaknya... aku sangat letih..." ucap Tiara yang terlihat pucat.
" iya , kamu gak usah masuk..ehm...kamu emang dah terlambat berapa hari..???" tanya Raihan.
Tiara menuntun Raihan ke arah kalendernya.
" iya Rai sepertinya aku hamil, aku dah telat seminggu...bentar ya aku ambil alat tes dulu.." ucap Tiara sambil berjalan ke arah lemari dan mengambil sebuah kotak p3k...
Dan betapa bahagianya mereka, ternyata Tiara benar benar hamil.
Berita kehamilan Tiara dia bagikan kepada sahabatnya yaitu Denis.
Denispun sangat bahagia... akhirnya mereka hamil bersamaan dengan usia kandungan yang berbeda 4 minggu.
πππ
Singkat cerita, akhirnya Tiara dan Raihan di karuniai seorang putra yaitu Fahri Akbar Al Faish..
__ADS_1
Fahri tumbuh menjadi anak yang baik dan cerdas, ketampanannya sudah terlihat dari kecil.
kebahagiaan mereka sangatlah sempurna, betapa besar sara syukur mereka atas segala nikmat dari sang pencipta.
dan selang 3 tahun mereka kembali dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Husna putri Al Faish.
sedangkan Denis dikaruniai seorang anak laki laki yang diberi nama Aditya.
kehidupan mereka semakin sempurna... karir yang bagus dan anak anak yang pintar dan cerdas serta baik dan Sholeh sholeha.
Tiara telah mencapai impiannya menjadi seorang Dokter ahli , sedangkan Raihan telah dipercaya untuk menjadi ketua pondok pesantren Al Faish.
Abah dan umi sudah tua dan harus beristirahat di rumah.. mereka menghabiskan masa tua berdua dengan bahagia.
Kini Tiara pun tidak lagi bekerja di rumah sakit tapi telah memiliki klinik sendiri di sebelah pondok pesantren milik suaminya , serta memperkerjakan beberapa Dokter dan perawat.
Dengan demikian Tiara bisa lebih fokus dalam merawat kedua anak nya.
Tak beda jauh dengan Denis, sahabat Tiara yang paling baik itu juga sudah tidak lagi bekerja di rumah sakit... Alex sang suami tercinta juga sudah membuatkan klinik di samping rumahnya serta memperkerjakan beberapa Dokter dan perawat di sana .
Mereka sama sama memiliki kehidupan yang bahagia dan harmonis.
karir Alex juga semakin bagus , perusahaannya berkembang sangat pesat.
karena Antara Alex dan Raihan masih ada ikatan persaudaraan mereka sering mengadakan pertemuan keluarga besar untuk mempererat tali persaudaraan.
Apalagi umi dan abah yang sudah tua, mereka selalu mengingatkan untuk tetap menjaga komunikasi dan persaudaraan.
untuk season ini sudah end sampai di sini ya teman teman...
( maaf beribu ribu maaf karena dari awal rilis novel ini ber genre remaja,jadi untuk chapter selanjutnya akan berganti kehidupan remaja anak anak dari Tiara dan Raihan )
Tetap ikuti ya untuk cerita yang lebih seru pastinya....π
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak ,like ,koment, subscribe dan vote.... terimakasih..πππ
ππππππππ