
Nabil mendekat ke alexa, mengambil tissu yang ada di meja, lalu membersihkan noda di bajunya,
‘’kenapa bisa ada noda?’’, nabil mencoba bersikap biasa, menghindari kecanggungan antara brian dan alexa.
‘’exa tuh tadi di kampus bertengkar sama cewek’’.
‘’emang kalian dari kampus?’’.
‘’iya brengsek, kita dari kampus nyari lo, tau-taunya lo dirumah’’, brian mulai agak kesal melihat nabil yang membersihkan baju alexa, brian melihatnya dari layar ponselnya.
‘’kenapa lo bisa bertengkar?’’.
‘’dia nabrak gue, numpahin es krim di baju gue’’, alexa melepaskan tangan nabil dari bajunya.
‘’gue aja yang ngebersihin!’’.
Alexa mengambil tissu dan membersihkan bajunya di kamar mandi.
‘’ciuman pertama?, kenapa nabil gak bilang kalo ciuman pertamanya dengan gue. Atau itu bohong makanya dia gak berani bilang?’’, alexa menatap cermin yang ada di toilet, lalu dia kembali bersama nabil dan brian.
‘’emang siapa sih yang berani nabrak ale?, kasih tau gue sini biar gue hajar’’, nabil menggulung lengan bajunya seolah-olah marah pada seseorang yang menabrak alexa di kampus.
‘’jangan salah ya, tuh cewek cantik loh!’’, brian menengok ke belakang melihat ke nabil.
‘’kalau lo yang bilang cantik gue ragu, cewek mana sih yang gak cantik di mata lo brian’’, nabil mendorong wajah brian dengan telapak tangannya.
‘’wah songong lo, tanya aja sama exa kalo gak percaya, ya kan exa?’’.
‘’lumayan sih, daripada pacar brian, hahaha’’, alexa berjalan mendekat ke brian dan nabil, brian melempar alexa dengan kacang yang ada di meja.
Brian duduk di antara nabil dan alexa,
‘’mana dompet gue bil?’’.
‘’noh di bawah meja’’.
‘’eh, ngomong-ngomong dompet lo dimana?, udah lo cari lagi?’’, brian mengambil dompetnya dan membaringkan tubuhnya di sofa.
‘’gue gak inget dompet gue dimana, terakhir sih kemarin pas gue belanja di toserba’’.
‘’ya lo cari coba, siapa tau udah kejambret’’.
‘’haah, dompet gue......’’, nabil teringat bahwa dompetnya ada di wanita yang menginap di apartemennya, sontak diapun berdiri dengan mata melotot.
‘’kenapa dompet lo?, hilang?’’, alexa menjadi panik melihat ekspresi nabil yang langsung berdiri saat mengingat tentang dompetnya.
‘’oh, bukan hilang, tapi ada di luna’’, nabil kembali duduk mengambil ponselnya dan menelfon luna.
‘’halo, lo dimana sekarang’’.
__ADS_1
‘’gue di kampus, kenapa?’’.
‘’lo liat dompet gue gak?’’.
‘’dompet?, enggak tuh!’’.
‘’oh, ok kalo gitu!’’.
Nabil menjadi panik,
‘’dompet gue ada di cewek itu, gimana caranya ngambil gue bahkan gak tau namanya’’, nabil menggerak-gerakkan kakinya.
‘’kenapa sih lo?’’, brian sedang memperhatikan tingkah nabil yang aneh.
‘’ah, gak apa-apa kok!’’.
‘’ya kalo gak apa-apa kenapa ekspresi lo kayak orang mau berak’’.
‘’dompet lo di luna?’’, alexa ikut bertanya.
‘’iya, ada di luna kok!’’, nabil terpaksa berbohong karena tidak mau mereka menjadi marah lagi jika tau dompetnya ada di tangan orang asing.
‘’gue udah pesan semua keperluan untuk anniversary kita’’, alexa meletakkan ponselnya.
‘’gue mau tidur siang dulu yah, cuma sejam kok!’’, alexa menuju kamar nabil.
‘’jangan!’’, brian menghentikan alexa masuk kamar nabil.
‘’jangan tidur di kamar nabil, gue tadi di kamarnya dan gue lihat kecoa. Lagian pas tadi gue ketiduran, gue sempat ngiler di bantal nabil, jadi lo jangan tidur di kamarnya’’, brian berbohong untuk menutupi bahwa di kamar nabil ada ponsel lain milik seorang perempuan.
Nabil melempar brian dengan bantal,
‘’jorok banget sih lo. Lagian ngapain juga lo sampe ketiduran di kamar gue, heeh!’’,
‘’lo tidur di kamar luna aja ya ale’’, nabil menggandeng tangan alexa mengajaknya ke kamar luna. Pembantu nabil datang dengan segala belanjanya, menata barang-barangnya dengan baik dan rapi,
‘’tuan muda mau di masakin apa?’’.
‘’terserah lah bik, masak apa aja yang penting enak dan banyak. Eh, besok gak usah datang yah bik, soalnya besok aku mau nginap di rumah papa’’, nabil mengambil ponselnya mengirim pesan pada brian.
‘’dompet gue hilang’’.
‘’oh iya tuan’’, pembantu nabil segera memasak.
Brian menatap nabil,
‘’kenapa gak ngomong aja sih, kenapa mesti pake kirim pesan’’, brian mengabaikan ponselnya.
‘’kalo ngomong entar ale dengar. Kalo tau dompet gue hilang dia pasti bakal marah’’, nabil mengirim pesan lagi ke brian. Brian membalas pesannya.
__ADS_1
‘’hilang dimana?’’.
‘’sepertinya teman yang menginap di apartemen gue yang membawanya’’.
‘’maksud lo di curi?’’.
‘’bukan di curi tapi belum di kembalikan’’.
‘’temui dia’’.
‘’mau nemenin gue pergi?’’.
‘’kapan?’’.
‘’besok’’.
‘’ok’’, brian tersenyum meledek pada nabil lalu menutup wajahnya dengan bantal sofa.
Pengantar kue datang di apartemen nabil, mereka memasang 5 lilin sebagai tanda anniversary persahabatan mereka yang ke lima. Setelah menetap semuanya dengan balon dan pita, brian masuk ke kamar luna untuk membangunkan alexa.
‘’bee bangun bee. Kuenya udah datang’’, brian menepuk-nepuk lengan alexa. Alexa belum juga bangun, brian menggendongnya dan memindahkannya di sofa, nabil datang memercikkan air di wajah alexa.
‘’bangun woee!’’, alexa terperajak kaget lalu bangun.’
Dia mencuci wajahnya lalu bersiap untuk meniup lilin bersama brian dan nabil.
‘’buat permintaan dulu’’, alexa memegang tangan brian dan nabil, menejamkan mata dan membuat permintaan.
‘’semoga persahabatan kita akan tetap begini, jangan pernah bubar sampai kapanpun’’, alexa menyebutkan permohonannya.
‘’akan gue pertaruhkan segalanya untuk menjaga persahabatan ini, tidak peduli apapun’’, nabil menyebutkan harapannya.
‘’meskipun pada akhirnya kita semua memiliki kekasih semoga kita akan tetap mengutamakan persahabatan daripada hal lain di bumi ini’’, brian juga menyebutkan doanya. Mereka membuka mata meniup lilin bersama-sama.
Mereka memotong kuenya, dan memberikan potongan pertama untuk alexa, sebagai tuan putri di antara dua pangeran tampan. Mereka bersulang meminum wine.
‘’ayo berfoto’’, nabil mengambil kamera di lemari dekat televisi. Brian juga mengambil ponselnya dan menayangkan siaran langsung di instagram miliknya.
‘’ya kembali lagi bersama saya, raden panji briantoro. Pada 10 agustus ini kami berkumpul sedang merayakan anniversary ke 5 tahun untuk persahabatan kami, kembali ada si alexa anindia dewi, wanita paling cantik sejagat, dan ada gue, brian, cowok paling tampan seindonesia, dan nabil, anak yang paling malas masuk kuliah, hahahah’’, brian tertawa, nabil pun mengambil ponsel brian dan melanjutkan siaran langsungnya.
‘’si brian adalah playboy abad ini, jadi untuk lo para wanita jangan sampai tertipu oleh rayuan dari brian, atau anda akan sakit hati. Alexa my queen tidak punya pacar alias jomblo, jadi jika ingin berkenalan bisa hubungi gue’’.
Alexa lanjut mengambil ponsel brian, karna brian dan nabil nampak sangat mabuk, lalu alexa mematikan siaran langsungnya dan hanya merekan dalam vidio camera.
‘’honey, liat sini. Ini adalah nabilku, milikku, hari ini dan seterusnya’’, nabil memegang dan mencium tangan alexa. Brian agak cemburu dia meraih tangan alexa, dan mencium tangannya.
‘’ini adalah bee, brianku, milikku dan takkan menjadi milik orang lain. Ada yang ingin di sampaikan brian?, nabil?’’.
‘’jangan menyukai lelaki lain selain gue’’, brian benar-benar mabuk, begitupun dengan nabil yang mulai sempoyongan.
__ADS_1
‘’kembalikan dompet gue!’’, nabil tak sengaja berkata seperti itu yang akhirnya membuat alexa menaruh curiga atas ucapannya.
BERSAMBUNG.....