
Angel berdiri tak jauh dari mamanya yang sedang menonton acara televisi, dia sengaja menelfon alexa dan berbicara lantang agar mamanya mendengar percakapan mereka. Angel tau bahwa alexa pasti sedang bersama sahabat-sahabatnya, jadi dia mengarang cerita beralasan agar mamanya tak memarahi alexa ketika dia pulang larut. Angel kembali duduk dengan mama dan papanya di ruang nonton,
‘’adikmu kemana?’’, papanya menanyakan alexa.
‘’aku menyuruhnya ke toko buku, soalnya ada buku yang mau ku baca’’.
‘’jam berapa nanti dia pulang?’’.
'’gak tau sih, soalnya aku bilang untuk cari buku itu sampai dapat’’.
‘’nanti hubungi dia lagi, dan bilang jangan pulang terlalu larut’’.
‘’baiklah pa, aku ke kamar dulu yah’’. Angel masuk ke kamarnya.
Di bar, alexa bertemu nay di toilet, nay sedang membasuh tangan sedangkan alexa baru masuk ke toilet.
‘’apa kabar lo penggaet lelaki kaya?’’.
‘’sepertinya lo menyinggung diri lo sendiri, upss, maksud gue nyinggung kakak lo yang udah jadi nyonya direktur’’.
‘’setidaknya kakak gue di nikahi, bukan hanya sekedar gandeng sana gandeng sini sama dua lelaki dan bersembunyi di balik topeng persahabatan’’.
‘’bagaimana nggak dinikahi, kalau kakak lo udah gak mau pulang dari rumah seorang lelaki yang memiliki istri’’.
‘’jangan menggosip yang tidak-tidak, gue bisa keluarin elo dari tim balerina kapan aja’’.
‘’tanya aja sama kakak lo, itu gosip atau fakta. Dengar ya nay, kakak lo itu adalah wanita rendahan yang sangat murahan, pacaran dengan seorang siswa tapi menikah dengan ayahnya si siswa, dan membunuh ibu si siswa’’.
Alexa pergi, naysila menarik tangannya,
‘’semua lelaki itu berselingkuh, dan tentunya akan memilih wanita yang lebih cantik dan lebih baik. Apa lo tau kalau bokap lo juga pernah selingkuh?’’, naysila mendekatkan wajahnya ke alexa.
‘’kamu benar, semua lelaki itu berselingkuh, apa lo tau kalo pacar lo juga selingkuh, dan jelas dong dia akan memilih wanita yang lebih baik dan lebih cantik’’.
Alexa meninggalkan nay, nay kembali berjalan di hadapannya, hendak menampar namun alexa menahannya.
‘’inilah yang bikin lo gak bisa di sebut kaum elite meskipun lo berkerumun dengan orang elit, darah rendahan tidak akan bisa berubah’’.
Alexa betul-betul keluar dari toilet meninggalkan naysila. Naysila berteriak histeris dengan ucapan alexa yang sangat menyakitinya,
‘’wanita itu bahkan tau kalau adam berselingkuh’’.
Saat ini hari minggu, nabil dan keluarga bersiap ke gereja untuk beribadah, di gereja dia melihat zoya dan memperhatikannya dari belakang tempat duduknya. Selesai beribadah, orang-orang dengan tertib meninggalkan gereja, zoya masih diam berdiri di bangkunya, nabil duduk dan memperhatikan zoya sampai orang-orang sudah tidak ada lagi. Nabil berjalan mendekati zoya, dan saat zoya berbalik, nabil ada di hadapannya.
__ADS_1
‘’ini gereja, tempat suci, gue mau tanya dan gue harap lo akan jawab jujur. Lo benci sama gue?’’.
‘’iya’’.
‘’kenapa?’’.
‘’karena kamu adalah kamu’’.
‘’apa salah gue?, apa karena gue adalah gue, sampai bikin lo selalu menghindar dari gue, bahkan untuk bicara sama gue aja lo gak mau’’.
‘’iya, dan juga karena aku punya pacar, jadi aku tidak ingin pacarku salah paham jika kita menjadi dekat’’.
‘’hah?, gue gak habis fikir, kenapa sih lo masih mau sama adam yang jelas-jelas mukul elo?’’.
‘’karena cinta bukan sesuatu yang dapat dipikirkan oleh akal, tapi apa yang dapat di rasakan oleh hati’’.
‘’itu bukan cinta tapi kebodohan’’.
‘’silahkan berpendapat, tapi jangan memaksakan kehendak kepada orang lain’’.
Zoya melangkah meninggalkan nabil, nabil berbalik melihat zoya yang berjalan menjauh darinya,
‘’adam pacaran dengan orang lain, dan suatu saat kalau lo putus dari dia, gue yakin lo akan datang ke gue untuk berterimakasih, dan satu lagi, gue bakal terus ganggu elo sampe lo mau ngobrol sama gue, karena gue yakin, adam bukan satu-satunya alasan kenapa lo menghindar dari gue’’.
Zoya mengehentikan langkahnya, dia kaget mendengar seseorang mengatakan bahwa adam memiliki wanita lain, karena itulah yang saat ini dia rasakan.
‘’jika itu jawaban lo, gue rasa itu bukan rasa cinta tapi obsesi. Lo terobsesi memiliki dia tidak peduli dia punya pacar atau tidak, tidak peduli bagaimana perasaan pacar adam yang lain, yang lo tau lo bisa terus sama dia padahal hati lo juga terluka’’.
Zoya kembali melanjutkan langkahnya, nabil pun kembali masuk ke mobilnya,
‘’kamu berdoa apa kok lama banget?’’, ayah nabil mengemudikan mobilnya.
‘’aku bertemu dengan orang yang mengganggu fikiranku, jadi aku bicara dengannya’’.
‘’jadi masalah kamu sudah selesai?’’.
‘’entahlah pa, sepertinya bukan malah tuntas tapi malah jadi beban fikiran lagi’’.
Nay yang juga ada di dalam mobil membuka kaca jendela, mobil itu melintas tepat di sebelah zoya.
Di depan tempat latihan, alexa memberikan tiket nonton ke brian dan nabil. Nabil yang mengantar alexa ke tempat latihan berbarengan dengan brian. Alexa dan brian selalu bersama karena tempat latihan balet dan renang berada di gedung yang sama.
‘’ nanti kita ketemu di bioskop jam 4 yah!’’.
__ADS_1
‘’kenapa kita bertiga?, janji lo nonton kan cuma sama gue’’, brian menggerutu.
‘’tenang aja, nabil duduk di kursi yang berbeda dengan kita’’, rayu alexa pada brian.
‘’benarkah?, baiklah’’.
‘’apa apaan ini?, kenapa gue mesti duduk terpisah?. Gak mau ah!’’, nabil menolak duduk berjauhan.
‘’kalo gak mau ya udah, sini tiketnya’’, alexa menengadahkan tangannya ke nabil.
‘’nih, ambil aja tuh tiket. Gue gak mau pergi’’, nabil pergi meninggalkan alexa dan brian di tempat parkir menuju kampusnya.
‘’dia marah beneran?’’, brian melihat nabil berjalan meninggalkannya.
‘’dia bakal balik dan minta kembali tiketnya’’, alexa menyimpan tiket kedalam tasnya. Brian dan alexa berjalan menuju ruangan latihan.
Di toilet, nabil melihat adam yang juga hendak masuk ke toilet, dia segera bersembunyi di kamar toilet, adam sedang berbicara di telfon.
‘’lo dimana?’’.
‘’aku baru selesai kuliah, kenapa?’’.
‘’selesai kuliah jam berapa?’’.
‘’mungkin jam 3, ada apa?’’.
‘’tidak ada, sampai ketemu pulang kuliah’’.
‘’baiklah’’. Adam mengakhiri panggilannya, lalu berbicara lagi di telfon dengan seseorang,
‘’gimana, lo udah beliin gue tiket nonton bioskop hari ini?’’.
‘’lo mau film apa?’’.
‘’terserah aja, yang penting yang tayang di atas jam 3 sore’’.
‘’gue udah beli, sini lo ambil tiketnya’’.
‘’ok, gue kesitu sekarang’’. Adam masih mencuci tangan lalu berbicara sendiri, menatap wajahnya di cermin.
‘’akhirnya gue bakal kesampean juga nonton bareng zoya, gue yakin dia bakal makin sayang sama gue’’.
Adam meninggalkan toilet, nabil keluar dari persembunyiannya. Nabil mencuci tangannya, menatap wajahnya di cermin.
__ADS_1
‘’gue juga harus nonton, kalo perlu gue gangguin mereka’’.
BERSAMBUNG....