CINTA LOMPAT LOMPAT

CINTA LOMPAT LOMPAT
RASA YANG TERPENDAM


__ADS_3

Alexa menghubungi nabil, namun nabil mengabaikannya. Alexa masih terus menghubungi nabil, nabil pun mengangkat telfon alexa.


‘’kenapa tidak angkat telfon gue?, lo mau menghindar dari gue?’’, alexa mulai mengomel pada nabil.


‘’ada apa sih my queen?’’.


‘’lo pacaran?, siapa pacar lo?, kenal dimana?, kok lo gak pernah ngomong ke gue atau brian’’.


‘’tanyanya satu-satu ya?, gue bakal jawab semua pertanyaan elo kok, ok?’’.


‘’lo punya pacar?’’.


‘’gak punya’’.


‘’terus kenapa lo bilang lo punya pacar’’.


‘’untuk menghindari perjodohan’’.


Alexa tersenyum kegirangan, dan ia melompat-lompat di tempat tidurnya karena sangat merasa senang dengan ucapan nabil yang berusaha menolak perjodohan dengan angel. Brian menghubungi alexa.


‘’nomor yang anda tuju sedang sibuk’’, brian menatap ponselnya dan beralih menghubungi nabil.


‘’nomor yang anda tuju sedang sibuk’’.


‘’nomor mereka sibuk di waktu bersamaan, nabil jomblo dan alexa jomblo, apa mereka sedang telfonan?’’, brian merasa cemas kalau kalau sahabatnya ternyata saling menyukai dan diam-diam menjalin hubungan di belakangnya.


‘’benarkah?’’, alexa masih merasa kegirangan.


‘’emm’’.


‘’kalau seandainya lo di jodohkan sama gue, lo masih gak mau?’’.


‘’gak mau’’.


‘’kenapa?’’.


‘’karena lo udah jadi sodara gue, mana bisa kita di jodohkan dengan orang yang sudah gue anggap saudara, bukannya begitu?’’.


‘’lo benar, kita tidak mungkin bersama sebagai pasangan’’.


Nabil dan alexa menjadi sangat sedih, mereka berdua sedang meratapi kisah cinta mereka yang mungkin takkan pernah bisa bersama.


‘’nyanyiin gue, gue mau tidur’’, alexa mencoba menghibur dirinya, menenagkan segala sedihnya dengan mendengar nabil bernyanyi.


‘’terlalu cepat kau pergi meninggalkanku, saat diriku terlalu mencintaimu, terlalu banyak cerita yang kau tinggalkan, saat ku dekat saat bahagia denganmu, andai aku bisa memutar waktu, andai aku bisa takkan ku siakan waktu waktu bahagia denganmu, andai aku mampu hentikan waktu, andai aku bisa aku akan selalu ada untuk bersamamu’’.

__ADS_1


‘’tunggu, itu kayak lagu kematian. Seolah-olah gue ini pergi jauh dan lo mengenang gue gitu, itu kan sama aja kayak lo nganggep gue mati’’.


‘’hahahaha, exa exa, itu bahkan cuma lirik lagu dan lo menpermasalahkannya. Udah ah, gue capek mau istirahat’’.


‘’honey, ayolah, satu lagu lagi emm?, plis!’’.


‘’beranjilah kau setia bila kau jadi kekasihku lagi, berjanjilah kau setia selama kau masih disisku, kau mungkin bukanlah, sesuatu yang baru dalam hidupku, dalam pencarian cintaku, mewujudkan mimpi mimpiku, karena dahulu engkau, pernah menjadi kekasih hatiku, perhiasan dalam mimpiku, mewarnai seluruh hidupku’’.


Nabil dan alexa kembali memikirkan arti hubungannya, perasaannya yang ia pendam dan terus bersama hanya sebagai sahabat.


‘’tidak akan mungkin jadi pasangan’’, ucap keduanya di hati masing-masing.


Paginya, saat nabil hendak ke kampus, nabil menjemput alexa dirumahnya, namun ternyata sopir keluarga angel sedang sakit, sehingga angel pun juga ikut naik di mobil nabil. Angel membuka pintu belakang sedangkan alexa membuka pintu depan sebelah nabil.


‘’lo gak mau duduk di belakang aja?, angel sendirian tuh!’’.


‘’kenapa?, lo udah gak suka gue duduk di depan sama elo?”.


‘’baiklah, baiklah, silahkan duduk tuan putri alexa anindia dewi’’, nabil tersenyum kecut sambil membersihkan tempat duduk alexa, alexa tertawa geli melihat nabil.


Di sepanjang jalan menuju kampus, alexa dan nabil terus tertawa dan bercanda gurau, angel hanya memandangi mereka dari belakang, angel tersenyum.


‘’mana bisa gue sama nabil, harusnya alexa yang sama nabil’’, ucapnya dalam hati.


Hari ini hari terakhir ujian semester, saat jam istirahat latihan, alexa dan brian datang ke kampus nabil. Mereka pergi ke restoran honeybee.


‘’3 hari lagi’’.


‘’terus lo berangkat kapan?’’.


‘’mungkin sehari sebelum seleksi’’.


‘’kenapa juga cepat berangkat?, lo kan juara, tanpa latihan pun lo pasti menang’’, alexa merangkul tangan brian seolah tak rela brian pergi walau hanya beberapa hari.


‘’mending lo ikut gue aja, supaya kita bisa sama-sama terus’’, ucap brian.


‘’bolehkan nabil, gue pergi menemani brian?’’, tanya alexa bermanja-manja pada nabil.


‘’no, no, no. Lo gak boleh pergi sama brian, lo harus pergi ke tempat latihan lo’’.


‘’bagaimana?, gue gak boleh ikut sama nabil’’.


Brian tersenyum manis, mengelus-elus rambut alexa dengan lembut.


‘’lo harus latihan, supaya lo bisa tampil dengan baik. Terus saat pertandingan selanjutnya, lo bisa liat gue tanding supaya gue menang, ok?’’.

__ADS_1


‘’emm, gue terharu. Love you brian’’.


Nabil dan brian berhenti tersenyum. Brian merasa jantungnya akan berhenti karena terlalu cepat berdetak, rasa sayangnya kepada alexa seolah terbalas karena ucapan dari alexa. lain halnya dengan nabil yang langsung berhenti makan, dia merasa kesal dan juga kecewa. Fikirannya mengatakan bahwa itu hanyalah rasa cinta terhadap sahabat namun hatinya tetap sakit mendengarnya.


Alexa membuka sebatang coklat, menyuapi brian dan nabil, namun nabil menolak untuk makan coklat dari alexa.


‘’ayolah nabil, sekali aja cobalah makan coklat, emm?’’.


‘’gak mau!’’.


‘’brian pegangi nabil, dia pokoknya harus makan coklat’’.


Brian mulai memegangi tangan nabil, dan alexa berusaha memaksanya makan coklat.


‘’yak, yak, hentikan!. Ok, ok, gue makan sendiri coklatnya’’.


Brian melepaskan tangannya dan kembali duduk, alexa memberinya sebatang, nabil menggigit coklat yang di berikan alexa.


‘’akhirnya lo makan coklat juga’’, alexa menepuk-nepuk punggung nabil.


‘’brian, ini tu pertama kalinya nabil makan coklat’’, tambahnya.


‘’enggak kok, gue pernah makan coklat sebelumnya’’.


‘’kapan?, dimana?, sama siapa?, bukannya elo gak suka coklat?’’, alexa menatap nabil penuh kecurigaan.


‘’sepenting itukah segala sesuatu tentang nabil bagi lo exa, sampai pertama kali makan coklat aja lo tau’’, brian tersenyum kecut memandangi alexa.


Nabil terdiam karena jawaban yang baru saja ia nyatakan ternyata menimbulkan kecurigaan alexa kepadanya. Dia tidak ingin alexa marah jika tau itu semua tentang zoya, wanita yang alexa benci.


Pagi-pagi ponsel brian berbunyi, seseorang mengiriminya pesan, namun brian mengabaikannya. Dia segera bersiap ke rumah sakit untuk menjemput alexa. Lain halnya dengan amel, dia membatalkan janjiannya dengan zoya untuk berangkat bersama karena harus mengantarkan mamanya ke rumah sakit. Amel menunggu di lobi sementara mamanya di priksa dokter. Saat mamanya keluar amel tidak ada, sehingga mama amel menunggu di lobi, seseorang memungut ponsel yang jatuh di dekat kakinya, orang itu adalah brian. Brian memandangi mama amel, seolah memastikan bahwa brian mengenalnya, namun mama amel sama sekali tidak memperhatikan brian.


‘’maaf tante, ini ponselnya jatuh’’.


‘’oh, iya. Trimakasih banyak yah!’’.


‘’sama-sama tante. Maaf, tante orang jogja?’’, brian berbicara dengan mama amel.


‘’iya, kamu siapa?’’, mama amel merasa keget dan sedikit takut.


‘’kebetulan aku juga orang jogja, pantas aja sepertinya saya memang pernah melihat tante di jogja’’.


‘’oh, begitu. Tapi saya sudah lama menetap di jakarta, sudah sekitar 10 tahun’’.


‘’oh saya kira tante masih tinggal di jogja. Kalau begitu saya permisi tante’’.

__ADS_1


‘’iya, silahkan!’’.


BERSAMBUNG....


__ADS_2