CINTA LOMPAT LOMPAT

CINTA LOMPAT LOMPAT
DILARANG CINTA


__ADS_3

Nabil terdiam, dia hendak mengungkapkan persaannya namun menjadi ragu sebab perasaan alexa kepadanya sudah berubah.


‘’exa, lo ingat siapa yang ngedorong lo ke kolam?’’.


‘’gue gak inget’’.


‘’gue ngliat zoya keluar dari kolam pas lo tenggelam’’.


Alexa terdiam, dia mengingat bahwa ia bertengkar dengan zoya di kolam sebelum ia terjatuh, lalu mengingat suara wanita yang memanggil-manggi namanya. Pikiran alexa pun mengarah untuk mencurigai zoya yang mendorongnya.


‘’gue benci zoya, benci banget. Gue pernah berlutut supaya dia membuat persahabatan kita balik kayak dulu tapi dia tetap gak mau dan malah menceritakan semua keburukan gue. Tapi gue yakin, dia gak mungkin nglakuin itu ke gue’’.


‘’lo berlutut di depan zoya demi gue?’’.


‘’demi kita, brengsek!’’.


Alexa melepaskan tangan nabil dan berjalan masuk ke kamarnya, nabil berdiri dan memeluknya dari belakang.


‘’gue takut banget pas gue lihat lo gak sadarkan diri setelah teggelam. Maafin gue yang udah milih pacar daripada persahabatan, gue janji gak akan ninggalin lo lagi demi siapapun yang jadi pacar gue’’.


Alexa berbalik dan memegang pundak nabil,


‘’nabil, jangan berjanji untuk sesuatu yang tidak bisa kamu tepati. Itu hanya akan nyakitin gue. Siapapun pacar lo kita tetap bisa berteman, gue gak akan ngekang apapun buat hidup lo, lo bebas memilih sekarang dan gue gak akan marah’’.


‘’apa lo suka sama brian?’’.


Alexa menatap nabil dengan kesal, namun ia terdiam tak menjawab pertanyaan nabil, sebab ia tak bisa mengatakan bahwa dia menyukai nabil. Nabil perlahan mendekatkan bibirnya ke bibir alexa, alexa hanya menatapnya sebentar lalu mengalihkan pandangannya karena ponsel nabil berdering.


‘’ya zoya’’.


‘’nabil, gue mau bicara, bisa kita ketemu?’’.


‘’emm, gue jemput lo sejam lagi’’.


Alexa berjalan menuju kamar, nabil hanya memandanginya yang masih duduk di sofa. Nabil mengganti pakaiannya, memakai jaket hendak menemui zoya.


‘’mau kemana lo?’’.


‘’gue mau mengakhiri hubungan gue’’.


‘’tunggu!, jangan bilang lo mau mutusin zoya karna gue bilang gue suka sama dia’’.


‘’oo, gue mutusin dia gara-gara lo!’’.


‘’jangan bil!, gue gak ada maksud buat bikin hubungan lo rusak. Meskipun lo mutusin dia, gue juga gak akan sama dia, amel suka sama gue, masa iya gue mau pacaran sama zoya sahabatnya’’.


‘’hahahaha, brian yang tampan, gue memang berniat mutusin zoya, tapi bukan karena elo suka sama dia, tapi karena gue sudah menyadari siapa yang gue suka’’.


Nabil menepuk pundak brian dan meninggalkannya. Nabil menjemput zoya dan mengajaknya pergi ke taman.


‘’apa yang mau lo bilang ke gue?’’.


‘’lo inget gak, dulu pas kecil gue sering gambar wajah gue di kertas terus nyebarin kertas itu di depan rumah lo’’.

__ADS_1


‘’gue gak inget!’’.


‘’aku gak apa-apa kkta bertengkar, tapi kuharap kita tidak putus’’.


‘’kenapa?’’.


‘’alasan pertama karena aku sayang, alasan kedua karena aku bakal malu sama alexa kalo kamu ninggalin aku. Dia pernah memohon sama aku buat ninggalin kamu, tapi aku bilang ke dia bahwa kita tidak akan pernah berpisah karena kamu sangat mencintaiku’’.


‘’gue gak pernah nyalahin elo karena persahabatan gue yang rusak, tapi kali ini gue gak bisa lagi milih elo daripada persahabatan gue’’.


‘’awalnya aku benci kamu, dan tidak akan terfikirkan kalau aku akan menyukaimu, tapi semakin aku sayang, rasanya semakin sakit, karena selalu ada alexa di fikiran dan hati kamu saat sama aku, itu bikin aku gak nyaman’’.


‘’lo benci alexa?’’.


‘’aku benci dia’’.


‘’apa lo yang ngedorong alexa ke kolam?’’.


‘’kamu mencurigaiku?’’.


‘’gue lihat lo berlari ninggalin kolam sementara alexa tenggelam’’.


‘’aku memang benci dia, tapi bukan aku yang mendorongnya. Aku berlari untuk mencari pertolongan’’.


‘’terus kenapa lo gak balik ke kolam?’’.


‘’aku balik ke kolam, tapi aku melihatmu dengan alexa’’.


‘’kenapa tidak menghampiri?’’.


Zoya menangis mengingat tentang kejadian itu, namun ia tak bisa marah karena itu sesuatu yang tidak terencanakan.


‘’zoy, gue minta maaf untuk semua yang bakal gue ucapin hari ini sama elo. Hati gue cuma buat alexa. Entahlah, gue suka sama lo, gue pernah sayang sama lo, tapi disetiap apapun yang gue lakukan, alexa terus muncul di fikiran gue. semakin kita bersama, gue semakin rindu sama ale dan merasa bersalah. Hubungan kita sampai disini yah!’’,


‘’kenapa baru bilang sekarang?, apa kamu mutusin aku karena kamu mengira aku yang mendorong alexa?’’.


‘’bukan karena itu, tapi karena selama ini gue sedang berfikir keras siapa sebenarnya yang gue sukai, dan gue sudah punya jawabannya’’.


‘’boleh gue mukul elo?, sekali!’’, zoya menatap nabil dengan wajah kesal.


Nabil berdiri di depan zoya, menutup matanya,


‘’pukul gue!’’.


PLAAAKKKKK.....


Zoya menanmpar nabil, nabil masih menutup matanya lalu memegangi pipi kanannya bekas tamparan zoya.


‘’maaf sudah datang diantara kamu, brian dan alexa’’.


Nabil membuka mata, lalu ponsel zoya berdering. Amel menghubunginya dan mengatakan bahwa kondisi mamanya memburuk. Dia meminta zoya untuk datang kerumahsakit menemaninya. Zoya dan nabil pun segera menyusul amel dirumah sakit, nabil menghubungi brian.


‘’brai, ajak exa kerumah sakit sekarang, kondisi mama amel memburuk’’.

__ADS_1


‘’ok, gue pergi sekarang’’.


Amel datang, namun dokter sedang berada di ruangan berusaha menyelamatkan mama amel. Amel di peluk papanya menangis meraung-raung. Tak lama kemudian nabil dan zoya datang, begitupun dengan brian dan alexa.


‘’ibunda, kenapa ibunda disini?’’.


‘’yang sakit itu tantemu nak, tante raden ayu suci katili’’.


‘’jadi aku sama amel besaudara?’’, tanya brian dengan wajah layunya.


Dokter keluar dari ruangan, mama amel meninggal dunia karena sakit leukimia. Amel dan papanya menangis sejadi-jadinya. Brian datang memeluk amel dan menghiburnya.


Mama amel telah di makamkan, keluarga brian datang ke pemakaman termasuk tante kirana, alexa melihatnya.



‘’tante kirana’’, ucap alexa menundukkan pandanganya.



‘’alexa’’, kirana memeluk alexa dengan erat.



‘’alexa maafkan saya, saya adalah mama kandungmu!’’.



Alexa memutuskan untuk tinggal dengan kirana, mama kandungnya di rumah brian.



‘’rasanya aneh bukan?, kita yang sahabatan ternyata sepupuan’’, ucap alexa yang sedang duduk berdua dengan brian di halaman.



‘’apanya yang aneh, justru ini bagus. Lo gak bakal ngajak gue ribut’’.



Nabil datang bersama zoya, alexa sontak langsung berdiri dari tempat duduknya merasa kesal karena nabil masih saja menempel pada zoya, lalu amel juga turun dari mobil.



‘’nabil lo ngapain ngumpul bawa mereka?’’.



‘’gue cuma mau mempertemukan kalian, kalian gak mau saling memeluk gitu, sepupu yang baru ketemu tapi udah lama kenal’’.


Nabil menarik tangan amel dan mendekatkan pada brian dan alexa, mereka bertiga menatap canggung, tidak tau harus mengatakan apa.


‘’aku, pulang saja’’, amel membalikkan tubuhnya hendak meninggalkan mereka.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2