CINTA LOMPAT LOMPAT

CINTA LOMPAT LOMPAT
CINTA BERAKHIR BAHAGIA


__ADS_3

Brian menahannya,


‘’lo gak seneng bisa dekat sama gue sedekat ini?’’.


‘’oh, itu, aku sudah tidak menyukaimu brian!’’.


‘’ohh, jadi gue di tolak!’’.


‘’apaan, kita kan sepupuan, jadi sudah jelas kita tidak bisa saling menyukai’’.


‘’amel, boleh gue suka sama sahabat lo, zoya?’’.


Amel terdiam, dia merasa tidak bisa menjawab pertanyaan itu sebab amel juga pernah menyukai brian, dan memiliki keinginan jadi kekasihnya. Namun, pikiran itu jelas ia tepiskan karena brian adalah sepupunya.


‘’terserah sama zoya, kalo dia mau sama kamu aku gak masalah!’’.


Zoya melihat kearah nabil dan brian, menatap amel dan juga alexa.


‘’aku menyukai nabil. Aku sudah menyukainya sejak kecil, saat kami bahkan belum bersekolah aku sudah menyukainya, aku pernah memberinya surat cinta setiap hari, dan menggambar wajahku di kertas lalu melemparkannya di depan gerbang keraton. Dan saat kami bertemu kali ini, aku masih menyukainya meskipun aku tidak tau kalau itu dia’’.


‘’zoya, sepertinya lo salah orang. Gue nabil, anak jakarta bukan anak keraton jogja’’.


‘’bukannya kamu pernah bilang kalau kamu tinggal di keraton?’’.


‘’gue cuma bercanda, anak keraton yang lo maksud itu brian, raden panji briantoro’’.


Brian mendekat ke zoya, zoya melihat brian dengan wajah sangat malu, dia menundukkan pandangannya dan menutup matanya perlahan seolah tidak ingin melihat brian.


‘’jadi itu elo, yang setiap pagi mengirim surat cinta ke gue?’’.


‘’aku hanya iseng, aku tidak bermaksud mengungkapkan perasaan’’.

__ADS_1


‘’jadi biar gue yang mengungkapkan perasaan. Gue suka sama lo sejak pertama kita ketemu. Ingat, saat lo jalan kaki pulang ke asrama karena adam dan nabil bertengkar, itu pertama kalinya gue suka sama elo, tapi gue tepiskan sahabat lo suka sama gue, dan ternyata lo juga pacaran sama sahabat gue. gue gak minta jawaban lo sekarang, gue cuma harus bilang apa yang gue rasakan sebelum terlambat. Jangan merasa canggung dan terbebani’’.


Alexa pergi meninggalkan mereka, berjalan di sepanjang kolam, nabil mengikutinya dari belakang. Nabil melompat kedalam kolam, alexa terkejut.


‘’ale sini turun, gue bakal jagain elo’’.


‘’gak mau’’.


‘’ayolah sini!, gue gak akan resek kok’’, nabil menyodorkan tangannya kepada alexa.


Alexa mendekat lalu meraih tangan nabil, alexa turun ke kolam perlahan-lahan, dan nabil menggendongnya lalu membiarkan alexa berpijak di dalam kolam.


‘’kamu gak apa-apa?’’.


‘’aku takut!, jangan lepasin tangan lo!’’.


‘’alexa anindia dewi’’.


‘’apa nabil tirtayasa!’’.


‘’gue udah gak percaya sama semua yang lo omongin, gue udah terlanjur kecewa. Coba ingat-ingat berapa kali lo ngebohongin due cuma karena melindungi si zoya itu?, hah?’’.


‘’ale gue minta maaf untuk semua yang pernah terjadi, semua kesalahan gue yang udah bikin lo kecewa. Hati gue saat itu kacau, gue di jodohin sama angel sementara gue sukanya sama elo. Gue bilang gue punya pacar, tapi gue gak mungkin mau bilang kalau pacar gue itu elo, gue gak mau mama lo makin bersikap buruk sama elo, jadi zoya adalah pilihan yang tepat saat itu. Kita bertegkar sebulan lamanya, gak pernah saling menghubungi apalagi ketemu, gue butuh seseorang, dan zoya ada buat gue. gue berusaha jalani sebaik-baiknya dengan zoya, tapi elo selalu ganggu pikiran gue, semua yang gue dan zoya lakukan, semua itu pernah kita lakukan, jadi gue inget lagi sama elo. Dan akhirnya gue sadar, gue suanya sama elo’’.


‘’bil, jangan kacaukan perasaan gue. gue udah bisa berfikir rasional tentang persahabatan kita, gue sudah meyakinkan diri bahwa kita bertiga emang gak bisa punya hubungan lebih, kita itu sahabat. Jadi tolong, jangan mainkan hati gue, atau gue bakal benci sama elo’’.


‘’gue bahkan gak pernah ciuman sama zoya, meskipun gue mau, tapi gue nahan karena gue gak mau bikin lo kecewa kalau sampai lo tau. Gue bahkan membelikan zoya anak anjing yang lo sukai, gue membelikan zoya sesuatu yang berwarna ungu, karena itu adalah warna favorit elo. Gue, baru sadar kalo gue benar-benar sayang pas kita jauh, pas kita bertengkar, gue sakit sama kayak yang lo rasakan’’.


‘’lo tidur bareng sama zoya, lo gak nonton pertunjukan gue dan malah berlibur sama zoya. Gue gak percaya apapun yang lo bilang bil, terlalu banyak kesalahan lo yang bikin gue bener-bener sakit hati’’.


‘’gue gak tidur bareng sama zoya, gue saat itu sakit, gue rindu sama elo jadi gue meluk dia, dan gue datang ke konser lo, tapi pas gue datang, lo udah gak ada, panggung sudah di rapikan, dan gue menyesal’’.

__ADS_1


‘’yakin, lo gak pernah ciuman sama zoya?’’.


‘’gak pernah exa, lo bisa tanya sama dia. Ciuman pertama dan terakhir gue cuma bakal gue lakuin sama elo’’.


Alexa luluh, dia merasa senang atas semua jawaban nabil, kecewanya hilang karena permintaan maaf nabil yang tulus. Nabil mendekatkan bibirnya ke bibir alexa, alexa menatapnya lalu menundukkan pandangannya. Nabil menyentuh dagu alexa dan menegakkan pandangannya, alexa terdiam dan tersipu malu menatap nabil.


‘’apa?, mau ngapain lo?’’, alexa memindahkan tangan nabil dari dagunya.


‘’lo, bener-bener ya?, gak bisa banget diajak serius!’’.


Nabil melepaskan tangannya dari alexa lalu berjalan perlahan menjauh dari alexa, dia berjalan menuju pinggir kolam.


‘’yak!, brengsek!, sini lo!. Yak!, jangan ninggalin gue!’’.


‘’jalan sini, lo harus berani!’’.


‘’gue bakal jalan kesitu, liat aja kalo gue udah sampe disitu gue bakal bunuh lo!’’.


Alexa berjalan perlahan melewati air sedadanya, berjalan dengan penuh kecemasan namun ia tepiskan rasa takut itu karena ada nabil yang menunggunya di depan. Alexa sampai, nabil meraih tangannya, alexa memukul kepala nabil dan mereka nampak bertengkar. Nabil memegang leher alexa sementara alexa memegang pinggir kolam.


‘’jangan macam-macam ya bil, gue bunuh lo!’’.


Nabil mendekatkan bibirnya dan mencium alexa, alexa hanya diam lalu memindahkan tangannya ke pundah nabil. Nabil melepaskan tangannya dari leher alexa, melangkah semakin dekat ke alexa dan mereka masih berciuman.


keesokan harinya saat makan malam keluarga nabil dan keluarga angel, tante margareth membatalkan pertunangan sekaligus kerja sama. Nabil berdiri dan menundukkan kepalanya ke arah orang tua angel.


‘’saya nabil tirtayasa menerima perjodohan, namun saya hanya ingin di jodohkan dengan alexa anindia dewi’’.


Alexa terperangah melihat keberanian nabil yang mengungkapkan hubungan pada orang tua mereka.


‘’saya menerima perjodohan ini, bagaimana pak alex, bukankah anda juga setuju?’’, papa angel menyodorkan tangannya pada ayah nabil.

__ADS_1


‘’saya sangat setuju!’’, ayah nabil dan ayah alexa bersalaman.


TAMAT....


__ADS_2