CINTA LOMPAT LOMPAT

CINTA LOMPAT LOMPAT
AKU BUKAN ANAKNYA


__ADS_3

Zoya berjalan terburu-buru sebab ia tak mampu menahan tangisnya, amel memperhatikannya dari belakang.


‘’aneh!, kenapa zoya gak bisa berenang dan pergi ke kolam sendirian?’’.


Nabil terus memikirkan tentang zoya yang berada di kolam renang di saat alexa sedang tenggelam.


‘’mungkinkah dia melakukannya?’’, nabil terus berprasangka buruk terhadap zoya berdasarkan apa yang ia lihat, namun tentu saja hati dan akalnya mengatakan bahwa jelas kejadian itu tidak ada hubungannya dengan zoya. Brian bergegas datang kerumah sakit, lalu masuk ke ruangan dimana alexa dirawat.


‘’exa kenapa bil?’’.



‘’dia tenggelam di kolam’’.



‘’tenggelam di kolam?, kenapa bisa?’’.



‘’entahlah. Gue datang dia sudah tenggelam’’.



‘’mungkinkah alexa mencoba bunuh diri?’’.



‘’kenapa?, itu tidak mungkin!’’.



‘’kalau dia berniat bunuh diri ya itu karena elo’’.



Nabil hanya tersenyum kecut, mentertawakan dirinya yang merasa menjadi lelaki jahat. Nabil menepuk punggung brian lalu keluar menenangkan hati dan pikirannya. Dia naik ke lantai atas tak sengaja lewat di depan ruangan mama alexa lalu mendengarkan pertengkaran dengan suaminya.



‘’apa selama ini kamu tau bahwa kirana ada di jakarta?, kamu menyembunyikan fakta itu dariku bukan?’’.



‘’aku juga baru tau beberapa hari yang lalu kalau kirana ada di jakarta. Tapi apapun yang terjadi, itu tidak ada hubungannya dengan alexa, jadi tolong jadilah ibu yang baik untuknya, tolong jenguk dia’’.



‘’kenapa aku harus menjadi ibu yang baik untuk anak kamu?, harusnya kamu menuntut itu pada ibu kandungnya!’’.



‘’kamu mungkin bukan ibu kandungnya, tapi kamu lah ibu yang dia tau, mana mungkin dia tidak menderita tidak mendapat perhatian dari ibunya meskipun tinggal serumah’’.



‘’sekarang kamu menyalahkanku?, harusnya kamu bruntung aku masih mau merawatnya meskipun dia anak dari selingkuhanmu’’.



‘’kamu boleh menyalahkan dan membenciku seumur hidupmu, tapi tolong baiklah pada alexa, dia tak salah apa-apa, dia terlalu muda untuk menanggung kesalahan orang tuanya’’.



Nabil menjadi sangat shok, dia segera meninggalkan tempat itu menuju tolet. Nabil terduduk di lantai menangis terisak-isak, hatinya sakit mendengar rahasia keluarga alexa yang ternyata bukan anak kandung dari ibu margareth. Nabil sangat merasa bersalah karena tak pernah tau bahwa alexa di perlakukan tidak baik oleh keluarganya karena dia bukan anak kandung. Dia juga menyesal memperlakukan alexa tidak baik, dan bahkan meninggalkan alexa sendiri demi kekasihnya. Nabil menguatkan diri, mencoba untuk bersikap biasa dan seolah tak tau apa-apa. Nabil kembali ke kamar alexa.


__ADS_1


Sementara itu brian yang keluar dari toilet tak sengaja bertemu amel di rumah sakit.



‘’brian?, ngapain dirumah sakit?’’.



‘’oh amel. Gue jenguk alexa’’.



‘’alexa kenapa?’’.



‘’emm, dia hanya kelelahan’’.



‘’oh begitu, baiklah aku permisi’’.



‘’tunggu!’’.



‘’ya, ada apa?’’.


Brian duduk di bangku di koridor, lalu menepuk-nepuk bangku di sebelahnya meminta agar amel juga duduk di bangku itu.


‘’siapa yang sakit?’’.



‘’oh, mamaku yang sakit’’.




‘’dia menderita leukimia’’.



‘’jadi bagaimana keadaannya sekarang?’’.



‘’dia sudah baikan, tapi belum dibolehkan pulang’’.



‘’ Oh ya, bagaimana kalau besok kita makan malam?, anggap saja sebagai ganti karena makan malam kita yang belum tuntas saat itu’’.



‘’aku sangat senang, iya aku mau!’’.



Brian berdiri dan masih menatap amel, tersenyum seolah mereka dekat.



‘’baiklah, kita ketemu di restoran yang sama jam 8 malam’’.

__ADS_1



‘’emm, sampai ketemu besok’’.


Brian berjalan meninggalkan amel, amel melambaikan tangan namun brian sudah tidak melihat ke arahnya. Amel sangat senang, dia segera masuk ke kamar mamanya dan menjadi kegirangan. Orang yang ia sukai sejak 3 tahun akhirnya mengajaknya makan malam, mereka akhirnya bisa sedekat itu.


Brian masuk ke kamar alexa,


‘’darimana lo?’’, tanya nabil yang bersandar dengan mata mengantuknya.


‘’dari luar, berjalan-jalan sebentar’’.


‘’lo pulang aja, biar gue yang nungguin alexa. besok pagi baru lo yang kesini’’.


‘’baiklah, gue pulang dulu ya!’’.


Brian mengambil jaketnya dan pulang kerumahnya. Nabil berbaring di sofa menunggu alexa. tengah malam alexa terbangun, dia melihat nabil lalu tersenyum.


‘’apa gue terlalu merindukan dia, sampai-sampai dia ada di mimpiku’’, alexa beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil minum. Saat ia berbalik ia melihat nabil berdiri di belakangnya dan alexa menyembur wajahnya karena kaget.


‘’nabil sungguhan?’’, alexa melongo melihat nabil ada di hadapannya.


‘’aisshh, jorok banget sih lo!, ngapain juga lo nyembur wajah gue pakai air’’.


‘’nabil, ini beneran elo?’’.


‘’bukan, gue hantunya nabil’’.


Alexa melangakah mendekat ke nabil lalu memeluknya dengan erat, air matanya tak tertahan lagi, dia menangis sedih dan bahagia. Nabil yang muai menjadi sangat sedih pun balik memeluk alexa, menepuk-nepuk punggungnya.


‘’maafin gue exa, gue gak bermaksud pergi dari hidup lo, maaf!’’.


Alexa masih terus menangis merindukan nabil yang tidak pernah mengabarinya selama sebulan. Semua marah alexa menghilang hanya dengan kata maaf dari nabil, dia benar-benar tidak menyangka nabil akan kembali kepadanya. Nabil melepaskan peluknnya, menatap alexa dari dekat dan menghapus air matanya.


‘’semua sudah kembali, jadi jangan pernah menangis lagi, ok?’’.


‘’jangan pernah pergi lagi, janji?’’.


‘’gue janji!, apapun yang terjadi gue akan tetap ada buat elo’’.


Nabil mengantar alexa untuk kembali ketempat tidurnya, lalu menutup kaki alexa dengan selimut.


‘’tidurlah!, gue akan jagain lo disini’’.


‘’gue gak mau tidur, kalau gue tidur mungkin lo bakal pergi!’’.


Nabil mengambil tali sepatunya, mengikat tangan nabil di tangan alexa, nabil duduk di dekat tempat tidur alexa.


‘’gue gak akan kemana-mana, tidurlah!’’.


Alexa tersenyum dan mengggenggam tangan nabil dengan erat.


Mama, papa brian dan kirana datang kerumah brian, mempersilahkan kirana untuk masuk serta menyuruh para pembantu membereskan koper kirana.


‘’brian, tante kirana mulai hari ini akan tinggal sama kamu’’.


‘’tante kirana?’’.


Brian mendekat dan memeluk kirana dengan perasaan bahagia. Brian saat kecil sangat dekat dengan kirana, jadi brian sangat merindukannya karena sudah bertahun-tahun tidak melihatnya.


Zoya berbaring di tempat tidur namun masih tak bisa menejamkan matanya. Dia terus melihat ponselnya menunggu kabar dari nabil, tapi terlalu gengsi untuk menghubugi nabil karena dia teringat kejadian dimana nabi mencium alexa di kolam. Zoya pun akhirnya menelfon nabil, namun ponselnya tidak aktif.


Paginya, angel datang pagi-pagi menjenguk alexa, dilihatnya nabil yang tidur sambil menggenggam tangan alexa, dia pun masuk perlahan-lahan. Terbesit cemburu di wajah angel melihat nabil yang setia menemani alexa, namun dia juga merasa senang karena mereka akhirnya kembali berteman.


Angel keluar dari ruangan, brian dan tante kirana masuk untuk menjenguk alexa. Brian membangunkan nabil dan menyuruhnya beristirahat di rumah. Nabil pulang, brian dan kirana menjaga alexa. Mama dan papa alexa masuk ke ruangan, tante margareth langsung menjambak dan memukuli kirana,


‘’wanita ******, berani-beraninya kamu muncul di depanku. Aku akan membunuhmu sekarang juga!’’.

__ADS_1


Angel dan om hermanto menarik tante margareth keluar dari ruangan alexa, tante kirana mengangis, brian dan alexa mencoba menenangkannya. Brian pun menemani tante kirana pulang ke rumah dan meninggalkan alexa.


BERSAMBUNG......


__ADS_2