CINTA LOMPAT LOMPAT

CINTA LOMPAT LOMPAT
PERMINTAAN MAAF


__ADS_3

Nabil masih tak berani bicara, dia hanya terus minum hingga mabuk.


‘’apa tentang dompet?’’, alexa menegak anggurnya, nabil dan brian saling menatap ke arah alexa dengan wajah pucat nan kaget.


‘’darimana lo tau kalo nabil mau ngomongin itu?’’, brian menatap kaget pada alexa.


‘’gue ini kan pintar, jadi mana mungkin hal kayak gini aja gue gak tau’’. Nabil berdiri, lalu ia menekuk lututnya di lantai,


‘’alexa maafin gue, gue gak bermaksud bohongin elo, gue cuma gak mau lo sampai tau kalo gue ngajak cewek nginap di apartemen gue’’.


‘’gue emang marah banget, tapi lama-lama marah gue hilang dengan sendirinya. Lo pasti punya alasan kenapa sampai bohong, itu yang ada di fikiran gue’’.


‘’nabil, lo bangun aja, dan jelasin ke exa apa yang terjadi’’, brian membantu nabil berdiri.


Nabil menceritakan awal mulanya ia melihat zoya dan alasan mengapa ia membawanya ke apartemennya.


‘’jadi dia pacarnya adam?’’, alexa mengambil gelas anggur yang ada di tangan nabil dan brian, karena mereka sudah menjadi sangat mabuk.


‘’iya, mereka putus pas gue datang nolongin tu cewek, tapi sepertinya mereka balikan’’.


‘’ya sudahlah, biarkan saja’’.


‘’masalahnya adalah, adam juga pacaran dengan nay, cewek itu adalah selingkuhannya adam’’.


‘’benarkah?, darimana lo tau’’.


‘’gue kan serumah sama nay’’.


‘’maksud lo apa serumah sama nay?’’.


‘’naysila adalah adik nadira, mama tiri gue’’.


Alexa membawa nabil dan brian keluar dari bar, lalu meminta sopir brian agar sekalian mengantar nabil ke apartemennya. Sedangkan alexa pulang naik taksi, dia melihat angel ada di depan gerbang rumahnya. Alexa turun dari taksi dan mengabaikan angel yang ternyata sedang menunggunya. Mereka masuk bersamaan, mamanya sedang berada di ruang tamu menunggu kedatangan mereka,


‘’dari mana kalian ini?’’.


‘’kita dari belanja ma, maaf telat pulang’’, angel menutupi alexa bahwa ia baru pulang dari diskotik.


Angel dan alexa berjalan menuju kamar masing-masing. Alexa mengganti pakaian lalu mengirim pesan pada angel,


‘’nggak usah berbohong demi gue’’.


‘’gue gak bohong kok, gue juga lambat pulang makanya kalau datang bersamaan mama gak akan curiga sama gue’’.


alexa tersenyum, dia mulai bisa melihat kebaikan anggel kepadanya.


‘’dia mulai pintar bohong!’’, ucapnya untuk angel.


Adam terus menghubungi zoya namun ponselnya tidak pernah aktif, lalu adam menghubungi amel,


‘’halo, amel?’’.

__ADS_1


‘’iya, ini siapa?’’.


‘’gue adam’’.


‘’oh, ya adam, ada apa?’’.


‘’kenapa sih ponselnya zoya gak pernah aktif?’’.


‘’loh, emang dia gak cerita kalau ponselnya rusak’’.


‘’tau sih, dia bilang ponselnya jatuh’’.


‘’jatuh?, dia ngomong gitu?’’.


‘’iya, emang dia bohong ya?, ponselnya rusak bukan karena jatuh?’’.


‘’emm, sebaiknya kamu tanya langsung aja ke zoya’’.


‘’baiklah, terimakasih atas infonya’’.


‘’iya, sama-sama’’.


Amel sedang melihat akun nay, mencari tau semua tentang hubungannya dengan adam,


‘’sebenarnya mereka ini pacaran atau enggak sih, aku jadi bingung’’.


Di akun nay terdapat banyak foto dia dengan adam, namun tak satu fotopun yang menunjukkan foto mereka yang hanya berdua, semua foto mereka adalah foto bersama-sama dengan teman-teman mereka, begitupun yang ada di akun adam.


‘’kalo pacaran kenapa gak ada yang istimewa, gak ada panggilan sayang, gak ada emot hati, apa memang mereka hanya berteman’’.


‘’kenapa tenggorokan gue jadi sakit?’’, alexa mengambil air minum di lemari es yang ada d kamarnya, dilihatnya coklat dari nabil,


‘’coklat, tidur yang nyenyak yah?’’.


Di dalam lemari es itu ada berbagai makanan yang nabil berikan kepadanya, ada es krim, coklat, minuman kaleng, permen, apel, dan masih banyak lagi. Alexa sengaja tidak memakannya, karena itu merupakan sesuatu yang sangat berharga sehingga terlalu sayang jika hanya untuk di makan. Setelah meminum segelas air, tenggorokan alexa semakin sakit, dia memaksakan dirinya untuk tetap tidur tapi tetap tidak bisa, dia menelfon nabil.


‘’ya, ada apa?’’, nabil menjawab panggilan alexa.


‘’gue gak bisa tidur’’.


‘’terus?, mau minta gue nyanyiin?’’.


‘’iya, nyanyikan gue lagu yang bikin tidur pulas dan mimpi indah’’.


Nabil yang sementara memainkan gitarnya dan menulis lirik. Dia mengambil headset dan meletakkan ponselnya di meja, menyanyikan sebuah lagu untuk alexa agar ia segera tidur.


‘’ku ingin engkau tau, berartinya dirimu, tak ingin kan kau ragu, aku kan bertahan dalam hidupmu. Jika engkau pergi hilang dariku, meninggalkan mimpi dalam tidurku, bersamamu huhuhu, dan tanpamu ’’, alexa akhirnya tertidur.


Nabil bertemu zoya di depan asramanya, nabil menjelaskan pada zoya bahwa dia tidak pernah menyuruh alexa untuk menemuinya dan mengambil dompet darinya. Zoya tidak percaya, tapi nabil terus meyakinkannya,


‘’tolong percaya gue, kali ini aja’’.

__ADS_1


‘’tapi darimana dia tau kalo aku nginap di apartemenmu kalo bukan kamu yang memberitahunya’’.


‘’gue juga gak tau, gue gak pernah cerita kesiapa-siapa’’.


‘’asal kamu tau, alexa bahkan memakiku, dia sangat membenciku’’.


‘’tapi gue suka sama elo’’.


‘’apa?’’.


‘’gue suka sama lo sejak pertama kita ketemu’’.


‘’benarkah?’’.


‘’lo juga suka sama gue bukan?’’.


‘’iya, aku suka sama kamu’’.


Nabil yang hendak mencium zoya, wajah mereka sudah sangat dekat, namun tiba-tiba adam datang dan menarik tangan zoya masuk ke asramanya. Zoya meminta tolong agar nabil membantunya melapaskan diri dari adam, namun nabil tiba-tiba saja tidak bisa bergerak.


‘’jangan bawa dia, ku mohon jangan!. Gue suka sama dia, jangan bawa dia!’’.


Mendengar teriakan nabil, luna masuk ke kamarnya dan membangunkannya, nabil yang sedang tertidur di meja belajarnya.


‘’nabil bangun!, yak, bangun wee’’. Nabil terperajak kaget dan langsung terbangun.


‘’kenapa lo teriak-teriak?’’, luna mengambilkan air minum di mejanya.


‘’gue mimpi buruk’’.


‘’eissh, gue kira apaan!’’. Luna keluar dari kamar nabil dan kembali ke kamarnya.


Nabil bangun dari kursiya dan berbaring di tempat tidurnya. Dia menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


‘’gue hampir berciuman dan ternyata cuma mimpi. Kenapa juga adam mesti datang mengganggu, eisshh!’’. Nabil duduk, membuka selimut dari wajahnya lalu berbaring lagi.


‘’kenapa juga gue mesti mimpikan dia, gue bahkan gak tau namanya’’.


Paginya di kampus, zoya menunggu amel di gerbang, nabil yang sedang mengendarai mobilnya berhenti di depan zoya.


‘’siapa nama lo?’’. Zoya terheran-heran dengan pertanyaan nabil yang sok kenal padahal gak kenal.


‘’kamu ngapain disini?, aku sudah bilang pura-pura aja nggak kenal aku meskipun ketemu’’, zoya berjalan meninggalkan nabil.


Nabil memarkir mobilnya dan kembali menghampiri zoya,


‘’lo kenapa sih benci banget sama gue?’’.’


Zoya terdiam, alexa yang datang bersama angel menghampiri mereka,


‘’kenapa bil?, oh lo menanyakan dompet ke dia ya?, dompet yang lo suruh ambil sudah di gue. Ini dompet lo’’.

__ADS_1


‘’oh, iya’’.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2