
afina mengendarai montor nya dia pergi menemui teman teman nya selama ini sering pergi afina di kota xxxx demi menemuinya. Meski jarak jauh dari kota xxxx tapi mereka tetap pergi menemui afina karena sudah bersahabat.
"woi jago an kita sampai nih...." ucap yogi sahabat afina selama ini selalu membantu afina
"selamat datang di kota ini akhir nya kamu tinggal disini jadi kita tidak perlu mengujungi mu jauh jauh" kata lendra sambil mengakat tangan mengajak untuk tos
Afina membuka kaca helem nya "ada masalah apa memanggilku kesini" kata afina
"Ni anak goda in cewek orang sekarang cowok nya malah ngajak balapan" kata lendra menujuk fandi
"tolongin gue kalo elo gak menang balapan kali ini bakal bapak belur nih digepuk in" kata fandi
"he fandi yang bikin rusuh elo kenapa gae yang harus ngurusin masalah elo, biarin aja di gebukin salah nya nyosor sama cewek orang iya gak temen temen" kata afina menggoda fandi
__ADS_1
"hahahaha ****** lo... rasa in afina gak mau membantu mu" lendra menepuk punggung fandi ketakutan
"jangan gitu dong kita kan sahabat" fandi dengan wajah memelas
"emang nya mana cewek yang kamu goda in" tanya afina
fandi menujuk salah seorang cewek dan gerombolan cowok geng nya "mata lo burem ya masak goda in badut ancol lihat tu bedak sekilo di pakek semua" kata afina mengejek fandi
"nama juga orang mabuk mana bisa bedakan bidadari sama badut gitu... bantu gue ya..." ucap fandi
"beres" fandi menepuk punggung afina
"gue lawan siapa nih..." kata afina
__ADS_1
"lihat tu cowok di sana kata sih pacar nya dia anak salah satu bengkel. jadi semua takut mau lawan mungkin dia handal dalam balapan dan montor nya mungkin ada taktik khusus di motor nya, kamu benaran mau bantu fandi kalo kalah gimana" kata lendra
"anak pemilik bengkel belum tentu bisa menang lihat ni ratu bakal jadi juara malam ini lihat saja nanti..." kata afina
jam menujukkan pukul 7 malam, kemudian semua orang berkumpul di arena yang di tentukan bersiap karena sebentar lagi balapan di mulai semua orang bersorak. Seorang sedang berdiri di antara dua pembalap dengan membawa sapu tangan hitungan mundur di mulai afina dan lawan nya memainkan gas motor nya
3..... 2.... 1..... semua orang berhitung bersama an lalu saputangan itu dijatuhkan. Dua orang pembalap itu saling bersaing mempercepat laju kendara an nya
"gak peduli mau elo anak tukang bengkel atau enggak aku harus kalain elo demi uang 2 juta itu paling enggak bisa buat biayaya berobat alfin" ucap afina dalam hati
sedangakan lawan nya yang tidak lain itu adalah riyo. Meski riyo meneruskan usaha ayah nya tapi dia tidak seperti leo yang mampu mambantu kariwan riyo hanya pintar dalam hal mengurusi keuangan dan kerja sama tapi dalam kempuan memperbaik i motor dan mobil dia tidak bisa sama sekali. Ini adalah kali pertama nya mengikut i balapan karena dia membela yuri
"gila ni orang cepet banget motor nya gue gak bisa lepasin laki laki gila itu dia sudah mempermalukan yuri" ucap riyo dalam hati melihat lawan nya yang sudah jauh
__ADS_1
tidak di ragukan lagi kemenangan pasti dimilik i afina. semua teman teman afina mengeliling i nya memberikan selamat. Riyo yang kesal karena kalah terlebih lagi setelah tahu kalo lawan nya itu seorang perempuan.