
leo berlari ke kamar merisa leo mengetuk pintu nya dan meminta maaf berulang kali tapi merisa tidak membuka nya hanya suara barang barang sedang berjatuhan
leo khawatir dia memanggil merisa terus tapi tidak ada jawaban suara barang yang berjatuhan sudah tidak ada leo semakin khawatir, memutuskan untuk mendobrak pintu kamar
saat masuk dia tidak melihat merisa di dalam kamar nya hanya barang barang berserakan di atas lantai leo memangil manggil merisa tapi tidak ada jawaban leo pergi ke kamar mandi dia melihat merisa sedang duduk di bawah shower yang menyala sambil menangis
leo mengambil handuk dan membalut nya mengendong merisa pergi ke kamar mereka dan menaruh nya di ranjang lalu memeluk tubuh merisa sambil terus meminta maaf merisa hanya diam saja seperti orang ling lung
merisa tidur diperlukan leo, leo merasakan baju nya yang basah meletakan merisa di ranjang lalu berganti baju di menoleh kearah merisa dia ingat baju merisa juga masih basah leo membuka baju merisa dengan perlahan takut dia terbangun lalu mengganti nya dengan baju tidur yang kering. Leo menatap wajah merisa sambil menyingkirkan rambut yang menutup i wajah nya lalu memeluk nya sampai dia tertidur.
__ADS_1
Pagi hari leo membuka matanya dia melihat merisa masih tertidur tidak biasa nya dia bangun terlambat leo mengecek suhu tubuh merisa ternyata dia tidak sakit mungkin merisa kelelahan
leo pergi ke kamar mandi setelah selesai dia melihat merisa duduk di atas ranjang dan melipat kaki nya duduk sambil melingkarkan tangan nya di kaki dia hanya melamun pandangan nya kosong
leo menghampiri nya dan mengajak merisa berbicara merisa hanya diam dan mengeluarkan air mata nya leo bingung terjadi pada merisa dia sangat khawatir sehingga leo memutuskan untuk tidak pergi berkerja dan menjaga merisa di rumah .
selama 3 hari keada an merisa semakin memburuk dia tidak mau makan dan terus menangis kadang kadang berteriak. Leo membawa nya ke rumah sakit dokter bilang merisa mengalami depresi sangat berat karena tekanan pada diri nya yang dia pendam.
"merisa tenang itu bukan amar dia sudah meninggal tenang disini ada aku lihat marisa lihat aku tenang ya.." leo menenangkan merisa
__ADS_1
mobil di belakang membunyikan klakson agar leo memajukan mobil nya leo memegang tangan merisa dan satu tangan nya memegang kemudi setelah sedikit jauh leo memberhentikan mobil di pinggir jalan
"merisa jangan pikirkan lagi semua sudah berlalu itu lihat aku merisa lihat" kata leo
merisa melihat wajah leo lalu memeluk leo dia lebih tenang leo menjalankan mobil nya lagi menuju rumah
1 minggu setelah pulang dari rumah sakit merisa telah membaik dia bahakan memulai menulis novel nya lagi leo juga sudah bisa pergi berkerja tapi dia masih tidak mau berbicara leo mengerti mungkin dia butuh waktu
minggu ini leo mengajak merisa pulang ke rumah orang tua nya mereka menginap hanya beberapa hari saja karena perkerjaan leo sudah menumpuk mereka harus kembali ke rumah leo merisa semakin membaik setelah bertemu orang tua nya, dia sekarang tersenyum dan mulai berbicara lagi dengan leo
__ADS_1
leo dan marisa melakukan kegiatan mereka seperti dulu pagi hari merisa menyipkan sarapan leo ketika leo sudah berangkat dia membersikan rumah, bunga yang ditamam merisa sudah bermekaran. Kadang leo mengajak merisa berjalan jalan pergi belanja leo tidak mau merisa merasa tertekan lagi