
leo membaca undangan nya "ini benar mau ke pantai" tanya leo
"teman teman minta pergi soal nya kalo pergi ke rumah salah satu anggota pasti kayak sebelum sebelum nya banyak yang gak datang" kata aji
"bentul juga yang datang pasti bisa di hitung" kata leo dia tahu kadang leo juga masih ikut menghadiri reuni itu
"apa lagi sofi sama teman taman nya kalo di undang jarang datang lebih lagi si merisa dia gak bakalan hadir, padahal aku rindu sekali dengan nya dia sudah seperti adik ku sendiri karena bertengkar dengan mu dia tidak pernah muncul lagi semenjak lulus SMP" kata aji menggerutu karena merisa yang tidak pernah hadir gara gara leo. Selain leo, merisa juga sangat dekat dengan aji bahakan merisa sering di bela aji saat leo menjahili nya di SMP "aku jamin dia kali ini bakalan hadir" kata leo dengan PD nya
"kamu tahu dari mana kamu saja tidak pernah mau menemui nya" kata aji tahu masalah 6 tahun lalu dia tertawa leo berbicara dengan PD
seorang dari dapur berjalan membawa dua cangkir kopi dan satu piring cemilan. aji melihat orang itu dengan pandangan heran "ohh yang datang kak aji ini kopinya silakan" kata merisa
"lho merisa kok bisa disini" aji kaget melihat merisa di rumah leo
"iya berkerja sebagai pembantu disini" kata kakak leo berjalan keluar rumah merisa tidak marah karena dia tahu kakak nya leo bercanda merisa
__ADS_1
"ohh kamu kerja sama leo sekarang" kata aji yang begitu percaya kata kata kakak nya leo
merisa tidak bisa menahan tawa nya sambil duduk di samping leo "merisa tidak berkerja ji dia ini istri ku" kata leo
"wah kamu jangan bercanda kalian bagaimana bisa menikah jika benar, sudah berapa lama kalian menikah" tanya aji penasaran setahu nya leo belum menikah karena tidak mendapatkan undangan dari leo maupun merisa
info yang aji terakhir dapatkan mereka juga tidak pernah bertemu bahkan merisa menghilang tidak pernah yang tahu kabar merisa
"kami menikah sudah hampir satu tahun kami menikah sengaja tidak mengudang yang lain karena suatu kerja an jadi belum sempat mengadakan pesta" leo menjelaskan pada aji
"kak aji jangan marah coba ceritakan kak aji ada apa kesini" merisa membujuk aji
"pokok nya kamu harus ikut pergi reuni kalo tidak akau bakal benar benar marah sama kamu" kata aji
"Wah jangan begitu aku tidak mau ikut acara itu" kata merisa
__ADS_1
"Aku tahu kamu tidak ikut karena leo kan tapi sekarang kan kamu sudah tidak perlu menghindar lagi kalo bertemu leo" kata aji memaksa merisa ikut
merisa menatap leo "gak papa ikut saja" kata leo
"iya sudah aku ikut, kalo begitu aku permisi dulu mau bantu ibu di dapur" kata merisa melangkah pergi
setelah merisa melangkah pergi aji bertanya bagaimana bisa leo tiba tiba menikah dengan merisa. Leo menjelaskan kejadian nya pada aji panjang lebar tapi dia tidak menjelaskan semua secara detail karena ada hal pribadi yang tidak bisa di bicarakan dengan orang lain meski leo percaya pada aji tapi dia lebih menyimpan rahasia rumah tangga nya
"oh jadi begitu ya beruntung sekali kamu bisa bersama nya lagi, tuhan tahu kalo merisa sebenar nya tidak salah dibalik kejadian pasti ada hikmah nya" kata aji
"aku juga bersyukur bisa bersama nya lagi walau dengan cara seperti itu seperti berjalan nya waktu rahasia merisa selama 6 tahun lalu terungkap" kata leo
"semoga hubungan kalian semakin erat kalo begitu aku pamit dulu jangan lupa sabtu depan ikut ya" kata aji
leo mengangguk lalu mengantar aji sampai depan pintu kemudian masuk mencari merisa di dapur
__ADS_1