
merisa bangun dan mebersihkan diri nya lalu pergi melihat matahari terbit dari bakon rumah nya merasakan kehangatan sinar matahari
merisa melihat suami dan anak nya masih tidur dia mengingat masalalu nya di fikir leo tidak mungkin akan bersama nya tapi sekarang bahkan merisa memiliki anak bersma leo
leo bangun karena sinar matahari yang masuk dan mengenai nya melihat merisa sedang mamandangi nya mencoba menutup i sinar yang mengenai leo
leo terseyum dan bangun mengahmpiri merisa dan melingkarkan tubuh nya pada merisa "aku ingin selalu bersama mu seperti ini" kata leo
"trimakasih kak leo kamu sudah mau bersama ku, kamu tahu seberapa beruntung nya aku memilik i mu" kata merisa
"Aku juga beruntung memiliki dirimu karena kamu anugrah terindah dari tuhan untuk ku" leo mengecup kening merisa dan memeluk nya lalu menatap pemandangan di luar
beberapa saat riyo terbagun dari tidur nya dan mamangil ayah dan ibu nya. leo menoleh dan membelambaikan tangan nya mengajak riyo pergi ke balkon
riyo menghampiri orang tua nya, leo menggedong anak nya dan sisi lainnya memeluk anak nya "ayah apa kita akan pulang sekarang" kata riyo
"tidak nanti menunggu yang lain kenapa riyo"
"riyo mau bermain sama tio lagi" kata riyo
__ADS_1
"kamu boleh main setelah mandi sarapan dulu" kata merisa
"baik riyo mau mandi sekarang bersama ayah" kata riyo ngulurkan tangan pada leher ayah nya
"iya sudah mandi bersama ibu juga iya kan riyo" kata leo menarik istri nya pergi kekamar mandi
selesai mandi merisa menyiapkan sarapan di dapur semua orang juga sudah berkumpul untuk makan bersama leo berbicang dengan teman nya di ruang tengah merisa dan para wanita sedang memasak bersama
selesai memasak semua orang makan bersama sama leo mengajak riyo pergi halaman untuk bermain bersama tio sedangkan merisa merapikan bawa an mereka siang nanti berencana akan pulang kembali
merisa membereskan baju, merisa seseorang mengetuk pintu nya "iya sebentar" merisa pergi ke arah pintu dan mambuka nya
ternyata itu lala "sini masuk la" kata merisa sambil melanjutkan perkerja an nya
"kalo sekarang udah hampir gk pernah kalo dulu sing sering kenapa la" tanya merisa
tiba tiba lala menangis merisa duduk di sebelah lala dan mencoba menenangkan lala "kamu lagi bertengkar ya sama kak aji" tanya lala
"iya dia bilang aku gk bisa ngurus dia lagi semenjak ada afina" kata lala
__ADS_1
"aku juga pernah seperti mu bahkan aku sampai pergi dari rumah" kata merisa
"aku gak tahu harus gimana aku juga berusaha membagi waktu ku tapi dia gk mau mengerti juga" kata lala di sela sela menagis
"gimana ya kau ngomong nya kalo cuma bicara sama kamu dan gk ada kak aji juga percuma karena kalian harus saling mengerti satu sama lain menurut ku cuma itu sih solusi nya" kata merisa
"kak aji terus menghidar i ku dari pagi aku juga susah untuk mau bicara"kata lala
"gimana kalo nanti pulang kamu nanti ikut mobilku nanti aku dan kak leo coba bantu kamu" kata merisa
"trimakasih ya merisa" kata lala
"tidak perlu trimkasih kita kan sahabat sudah sepantasnya aku membatu mu" kata merisa
leo naik kemar untuk membatu merisa mambawa merisa mamabicarakan masalah lala dan aji. Leo mengerti dia juga mau mambatu masalah aji dan lala
●●●●●○○♡♡♡♡♡○○●●●●
hai reader....
__ADS_1
jangan lupa vote dan lake ya....😉😉😉 jika suka silakan tambahkan sebagai baca an faforit ❤
trimakasih atas dukungan kalian🙏🙏🙏