
setelah itu usaha leo semakin hari semakin membaik, kini leo membuka 2 cabang bengkel. Pagi hari leo melihat merisa duduk sambil memandangi bunga mawar nya, leo berjalan mendekat i merisa dan duduk di sebaleh nya
"Aku iri pada bunga mawar itu" kata leo
"iri kenapa kak leo" merisa menoleh pada leo dan memeluk nya
"aku iri setiap kali kamu memandangi mereka" kata leo
"aku akan memandang kak leo juga kalo kak leo mau" merisa memandang wajah leo dengan serius lalu tertawa keras
"kenapa kamu tertawa kamu pikir wajah ku seperti badut" kata leo sambil menggelitik i tubuh merisa
"kak leo tau enggak apa yang paling aku suka pada kak leo" kata merisa
leo menggelengkan kepala nya "aku suka melihat senyuman kak leo saat di SMP dulu ketika kak leo menjelaskan didepan aku selalu memperhatikan kak leo, kata kan pada ku apa yang paling kak leo suka dariku" kata merisa
"aku suka semua nya" kata leo
"kak leo aku bertanya serius jangan jangan kamu melihat ku karena aku mirip seperti erica seperti yang ada di cerita novel menikah i seseorang karena di mirip kekasih masa lalu nya" kata merisa
__ADS_1
"kamu terlalu menghayati novel mu aku suka semua nya bukan karena kamu mirip dengan siapa pun aku suka senyum mu, wajah mu tubuhmu aku suka semua tapi aku paling suka hati mu yang begitu baik aku beruntung bisa memiliki mu benar benar sangat beruntung" kata leo sambil menci*m kening merisa
merisa tersenyum "kak leo minggu besok pernikahan kak aji dengan lala" merisa melepaskan pelukan nya dan duduk
"hampir saja aku lupa kalo begitu ayo siap kan baju kita lalu nanti sore pulang kerumah ibu sama ayah" kata leo
"tunggu dulu kenapa nanti sore kenapa tidak berangkat sekarang juga lagi an ini masih belum siang jalan masih belum macet juga"kata merisa
leo menggendong merisa "kalo berangkat sekarang aku tidak bisa berdua an dengan mu kita berangkat nanti sore saja puaskan suami mu dulu" kata leo
"kita juga bisa melakukan nya di sana" kata merisa
Sore hari nya leo bangun dia melihat merisa masih tertidur pulas sambil memeluk nya "bangun ayo mandi ini sudah sore" kata leo
"wah jam berapa ini aku ketiduran karena sangat lelah aku belum sempat membereskan baju kak leo mandi dulu saja aku akan menata baju yang kita bawa" kata merisa
setelah siap leo mengangkat koper nya dia akan menginap di rumah orang tua nya selama 5 hari. Mereka Berangkat pukul 4 sore karena akhir pekan jalanan begitu macet apa lagi saat sore hari
"aduh macet sekali kita bisa sampai rumah malam nih" kata leo memukul setir mobil nya
__ADS_1
"salah sendiri mengajak berangkat sore hari" kata merisa
"iya aku yang salah tapi ngomong ngomong kamu juga menikmati nya kan tadi" leo menggoda merisa
"aahhh.... tidak juga kak leo seperti nya perlu sesuatu akhir akhir ini kak leo selalu kalah dari ku" kata merisa
"lalu tadi siapa yang minta ampun" leo melihat wajah merisa tapi merisa memalingkan wajah nya
"aku tidak dengar yang kak leo katakan" merisa menutup telinga nya
"kalo begitu kita lihat rekaman tadi yang aku rekam di ponsel ku ini saja aku pikir akan menyimpan nya dan tidak memberitahu mu" kata leo
"kak leo kenapa kamu rekam ayo hapus tidak mana ponsel nya" merisa marah
"ayo aku i kamu yang selalu kalah nanti aku berikan ponselku" kata leo
"iya iya aku yang selalu kalah, sekarang hapus vidio nya ya sayang" merisa merengek pada leo
leo memberikan ponsel nya pada merisa tapi merisa tidak menemukan vidio nya karena leo hanya berbohong pada merisa. merisa dan leo sampai di rumah pukul 10 malam karena jalan yang begitu macet
__ADS_1