
"ayah aku sangat takut" kata riyo
"jangan takut sayang panggil ibu ya...."kata leo
"ibu... riyo takut" riyo melihat ibunya
"anak ibu pemberani sayang apa yang riyo takutkan dengarkan ibu baik baik jadi anak yang baik ya selalu menurut apa kata ayah ibu sayang kamu riyo..." merisa menancapkan pecahan vas nya pada perutnya
"tidak..... merisa jangan" leo memberikan riyo pada bu nik
leo menghampiri merisa yang terbaring di atas lantai darah yang mulai bercucuran dari perut nya "apa yang kamu lakukan merisa jangan tinggalkan aku dan riyo sendiri an" kata leo
"kak leo semua sudah berakhir aku sudah mengakhiri penderita an ku... aku tidak membencimu aku senang aku bisa bersama mu, tuhan pernah membuatku kembali pada mu berkali kali jadi kita lihat apa tuhan kali ini akan membiarkan aku kembali lagi pada mu..." kata merisa
"tidak... merisa diam kamu.... kamu akan tetap bersama ku tidak hanya sekali lagi tuhan akan membuatmu hidup bersama ku untuk selamanya" kata leo sambil memeluk merisa sudah tidak sadarkan diri
__ADS_1
leo membawa merisa ke rumah sakit bu nik yang menggendong riyo. Merisa selamat dari kejadian itu tapi dia koma selama berminggu minggu leo selalu menemani merisa di rumah sakit menjaga riyo mengantar nya sekolah mengajak nya ke rumah sakit menjenguk merisa menemaninya tidur
riyo sangat dekat dengan leo selama merisa tidak sadarkan diri "ayah kapan ibu bangun aku sudah merindukan nya" kata riyo duduk ditempat tidur merisa sambil memegang tangan ibunya
"sabar ya sayang ibu pasti akan segera sadar" kata leo lalu memegang tangan merisa dan riyo
tangan merisa bergerak perlahan leo menggendong anak nya dan memanggil dokter. Merisa tersadar melihat leo dan anak nya di samping dokter yang sedang memeriksa nya
"ibu... riyo kangen" kata riyo dengan mata berkaca kaca
merisa mengangguk "istri bapak sudah sadar mungkin masih lemah kita akan terus memantau ke ada an nya" kata dokter lalu permisi untuk pergi
leo menurunkan riyo dan meci*um kening merisa" kamu sudah bangun sayang aku dan riyo sangat merindu kan mu" kata leo
merisa meneteskan air mata nya mengingat hal bodoh yang dia lakukan dia hampir saja membuat riyo kehilangan sosok ibu dalam hidup nya juga meninggalkan lelaki sangat ia cintai
__ADS_1
"ibu jangan menangis ayah bilang ibu terhebat" kata riyo mengusap air mata ibu nya
merisa mengusap kepala anak nya itu lalu tersenyum "kamu istirahat saja merisa aku akan membawa riyo" kata leo
"ibu jaga diri ibu baik baik aku pergi dulu" kata riyo melambaikan tangan nya
leo membawa riyo menemui bu nik dan menyuruh nya membawa riyo pulang dan beristirahat leo akan menjaga merisa sendiri an malam ini karena leo tidak mau riyo kecapean dan tidur di rumah sakit
merisa terbangun di malam hari melihat leo tertidur di samping ranjang nya merisa mengusap kepala leo "kamu bangun merisa maaf aku tertidur sebentar" kata leo
"aku mau minum kak leo" kata merisa
leo mengambilkan minum dan menyuruh merisa kembali beristirahat "tidur lah bersama ku disini aku lebih nyaman saat kamu memeluk ku" kata merisa
leo naik ke ranjang merisa dan memeluk nya "aku saat merindukan mu merisa sangat merindukan mu" kata leo mengusap kepala merisa dan menci*m kening merisa
__ADS_1
merisa menutup matanya dan tidur di pelukan leo "seberapa banyak luka yang aku berikan kepada mu aku berjanji mulai hari ini akan mengganti kan dengan kabahagiaan mu merisa" kata leo dalam hati mempererat pelukan nya ikut tidur bersama merisa