
esok pagi nya merisa mendapat kan kabar dari lala kalo afina masuk rumah sakit. Merisa mengajak riyo ke rumah sakit melihat keadaan afina. Sampai di rumah sakit merisa dan riyo melihat kaki kanan afina sedang tergatung. Merisa masuk dan riyo masuk menyakan ke adan afina pada lala
"lala apa terdi pada afina" kata merisa
"aku juga tidak tahu tadi malam teman afina datang memberi kabar kalo afina jatuh saat melakukan balapan aku juga belum mengetahu i cerita pasti nya karena afina masih belum sadar" kata lala
"apa kamu sudah makan ayo makan dulu ke kantin biar riyo menjaga afina" kata merisa melihat keadaan lala sangat lemas dan mata nya sembab. Lala mengganguk karena dia juga merasa lapar, mereka menuju kantin rumah sakit meninggalkan riyo dan afina yang masih belum sadar.
riyo duduk di samping afina melihat wajah afina yang lebam dia memegang tangan afina dan mengecup nya "sadar lah fin aku sudah disini..." kata riyo
afina sudah sadar tapi enggan mumbuka mata nya karena ada riyo "kenapa di disini menyebalkan sekali mama selalu memberi tahu tante merisa. aku malas bertemu dengan riyo" kata afina dalam hati dia merasa bibir nya sedang di kecup dia membuak mata nya "kamu mengambil kesempatan kan" kata afina menatap riyo mengusap bibir nya
__ADS_1
"salah sendiri tidak mau bangun" kata riyo
"awas saja aku akan memukul mu" afina ingin bangun fan menukul riyo tapi kaki nya tersa sakit "aduh...." kata afina mengeluh kesakitan
"kamu jangan banyak bergerak dulu karena kaki mu mengalami patah tulang mungkin butuh 2 bulan atau lebih sampai kaki mu" kata riyo melebih lebihkan keada an afina
"astaga ini jam berapa tolong ambil kan ponsel ku..." afina mengingat nugra yang sendiri an di aptemen nya
"posel mu tidak ada nomer nya fandi" kata afina
"kenapa kamu mau menghubungi nya ada aku disini aku bisa merawat mu dengan baik kenapa kamu harus bersama nya" kata riyo sedikit nada tinggi
__ADS_1
"jangan mulai berdebat aku hanya menyuruh nya melihat nugra dan mengatarnya untuk sekolah selama aku sakit" kata afina
"kamu memberitahu fandi tempat tinggal mu tapi kamu tidak memberitahuku" kata riyo
mereka terus saja berdebat tidak menyadari ke hadiran merisa dan lala. Merisa mengajak lala pergi "sebaik nya kita pergi saja biarkan riyo merawat afina itu akan membuat mereka semikin dekat" kata merisa
Merisa mengirimkan pesan pada riyo untuk menjaga afina karena dia akan pulang bersama. Malam hari nya kevin datang bersama nugra menjenguk afina
sedangkan riyo sedang pergi ke kantin untuk makan tidak tahu ke datangan kevin dan nugra. Riyo kembali dan melihat nugra sedang tertidur di sofa sedangkan afina berusaha turun dari ranjang nya riyo mendekat i afina "kamu mau kemana sudah dibilang tidak boleh turun kenapa mau turun" kata riyo
"sssssuuuttt nugra baru saja tidur jangan keras keras berbicara nya" kata afina berbisik pada riyo "aku ingin ke kamar mandi"
__ADS_1
riyo mengedong afina "turun kan aku" afina berteriak karena riyo tiba tiba mengedong nya. riyo berbisik pada afina untuk diam karena tidak akan membangun kan nugra