
leo memeluk erat merisa mangis, dia berusaha menenangkan merisa. semakin lama merisa tenang lalu pergi dari kamar mandi, leo bergegas mandi saat keluar sekilas melihat tekspack yang di gunakan merisa tadi
lalu kembali ke dalam melihat 2 garis merah leo seprti tidak percaya terseyum sambil berdoa. setelah ganti baju leo menuju ruang makan disana ada riyo sedang duduk menunggu ibu nya sedang memasak
leo mencium i riyo dia merasa sangat senang membuat riyo merasa risih "ayah hentikan.... hentikan....." kata riyo
"kamu kenapa sih ganggu riyo pagi pagi" kata merisa sambil membawa masakan nya dan menaruh di meja
leo memeluk merisa dengan erat "merisa kamu senang kamu hamil lagi..." kata leo melepaskan pelukan nya sambil mengcup kening merisa dan memberikan tespack
"a...apa masudmu kak leo a..aku hamil" kata merisa melihat 2 garis merah dia merasa sangat senang dan memeluk leo
"aku juga mau di peluk ibu" kata riyo menarik baju merisa
__ADS_1
merisa melepaskan pluk an nya leo mengedong riyo kemudian mereka saling berpelukan " ayah kenapa kita berpelukan" kata riyo
leo menurukan riyo di kursi lalu bejongkok di depan nya sambil memegang dua tangan riyo "riyo mau punya adik kan sekarang adik nya ada di perut ibu nanti riyo bantu ayah jaga ibu ya..." kata leo
"ibu benar kah yang di kata kan ayah" riyo menatap merisa
merisa mengangguk, riyo turun dari kursi dan menuju merisa sedang duduk di sebalah nya "trimakasih ibu... riyo janji akan bantu ayah jaga ibu dan adik" kata riyo memeluk merisa
keluarga kecil leo kehadiran seorang angota baru semua orang sangat bahagia hari demi hari perut merisa semakin membasar. setelah pulang sekolah riyo selalu menjaga ibu nya leo sangagat bangga pada riyo, meski usia nya baru mengijak 7 tahun dia sudah mandiri.
riyo berlari menuju ibu nya berada di dalam kamar "i.....ibu kenapa...." tanya riyo begitu panik
"riyo cepat panggil ayah... aaahhhh...." kata merisa sambil kesakitan
__ADS_1
riyo berlari menuju ayah nya menunggu di mobil karena leo akan mengantar riyo ke solakolah "a....ayah ibu perut nya sakit cepat tolong ibu" kata riyo sambil ketakutan
leo turun dan berlari menuju kamar nya melihat merisa sudah terkapar di lantai sambil menahan sakit. leo menggedong merisa membawa nya ke mobil " riyo duduk dibelakang sama ibunya sayang" kata leo
riyo sepanjang jalan memegang tangan ibu nya dia merasakan kalo ibu nya sedang kesakitan. Sampai di rumah sakit leo dan riyo menunggu di depan ruangan bersalin menunggu merisa "ayah apa ibu dan adik akan baik baik saja...." kata riyo merasa khawatir
"tidak apa apa riyo ibuk dan adikmu akn baik baik saja"kata leo
beberapa saat kemudian dokter keluar "bapak leo selamat bayi anda perempuan ibu dan anak nya semua selamat dan dalam kondisi baik sebentar lagi ada bisa menemui nya" kata dokter
leo merasa senang terlebih lagi riyo yang dari tadi merasa takut "riyo kita lihat ibu..."kata leo
riyo mengangguk dan masuk melihat ibu nya sedang memeluk adik kecil nya. leo menggedong anak perempuan nya "ayah aku mau melihat adikku.." kata riyo
__ADS_1
leo menaruh anak nya di tempat tidur bayi riyo sangat senang melihat adik nya sedang bergeliat di ranjang nya tangan riyo terus saja di genggam oleh adik nya di merasa senang sekali