Cinta Masa Lalu Kini Kembali

Cinta Masa Lalu Kini Kembali
Kata Maaf sudah tidak berlaku


__ADS_3

afina mendapat kan telvon dari ayah nya menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi. Afina melihat riyo dan keluarga nya berada disana namun dia tidak memperdulikan riyo karena masih kesal dengan ucapan riyo tadi. sampai di rumah sakit dia melihat mama nya sedang nangis


"ma bagaimana ke ada an alfin" kata afina yang mengagetkan semua orang


semua orang melihat ke arah afina wajah terdapat beberapa luka memar lengan nya di tutup kain dengan bercak darah. Lala mendekat i afina melihat luka nya "afina apa yang terjadi pada mu" tanya lala


afina terdiam tidak menjawab dokter keluar "bagiamana ke ada an anak saya" tanya aji


"pasien harus segera di operasi pak jika tidak ke ada an nya semakin buruk" ucap dokter


"lakukan terbaik untuk adik saya" ucap afina


dokter menganguk dan berpamitan pada semua orang. Aji mendengar itu terdiam memikir kan putra nya tapi dia bingung dengan biayaya untuk saat ini saja uang pesiun nya sudah habis untuk membeli rumah dan membuka usaha kecil kecilan nya. Afina masuk ruangan alfin di ikut i semua orang. Afina menggegam tangan adik nya dan menci*um kening adik nya memberikan semangat. Seorang suster masuk ruangan "maaf semua tolong selesaikan adminitrasi dan pendaftaran pasien" kata seorang suster

__ADS_1


"permisi biar saya yang akan mengurusi" kata riyo


"tidak perlu biarkan aku saja" kata afina kemudian pergi meninggalakan semua orang dan mengikut i suster itu


afina pergi administrasi mengeluarkan beberapa lembar uang dari amplop coklat nya. lalu pergi keluar melihat secarik ketas biayaya oprasi adik nya "bagaimana aku bisa mendapatkan uang sebanyak ini tabungan ku hanya 10 juta itu saja sudah untuk setangah pembayaran nya saja" ucap afina dalam hati sambil menggaruk rambutnya sebenarnya tidak gatal


tampa di sadar i afina, riyo memperhatikan nya dari jauh. Afina pergi ke apotik membeli beberapa obat dan pergi ke duduk di taman rumah sakit dia membuka lengan nya yang ditutup i kain itu "aaahhh sial ini sakit sekali.." afina berteriak kesakitan karena lengan nya terluka cukup dalam


riyo mendekat i afina dan duduk di sebelah nya "aku akan membantu mu" ucap riyo sambil mengoleskan obat di lengan afina dan memperban nya


"apa peduli mu" kata afina


afina berdiri dan ingin pergi tapi riyo menghentikan nya "maaf fin" ucap leo memegang tangan afina

__ADS_1


afina menoleh pada riyo menepis tangan nya "aku juga pernah mengucapkan itu tapi seorang bilang kalo kata maaf tidak beguna" ucap afina lalu pergi meninggalkan riyo


riyo merasa bersalah pada afina dia tertunduk malu sambil menendang batu kecil di depan nya lalu melihat kertas di atas bangku dia membaca nya


esok hari nya....


dokter bilang pada afina operasi alfin akan di di lakukan besok. Afina bingung padahal dia hanya baru mendengar setengah biayaya nya dia pergi ke pengurus keuangan menanyakan siapa yang membayar biaya rumah sakit adik nya


"maaf saya mau tanya pembayaran pasien atas nama alfin" kata afina pada suster penjaga administrasi


"bentar saya cek" suster itu menggotak ngatik komper di depan nya beberapa saat kemudian "pasien atas nama alfin pembayaran sudah lunas mbak" ucap suster itu


"bisa saya tahu atas nama siapa pembayaran nya" ucap afina

__ADS_1


"pemabayaram atas nama bapak riyo" ucap suster itu


afina mengucapakan terimakasih pada suster itu dan kembali ke ruangan adik nya melihat merisa dan riyo sedang menjenguk alfin. Afina enggan masuk dia duduk di kursi koridor rumah sakit


__ADS_2