Cinta Masa Lalu Kini Kembali

Cinta Masa Lalu Kini Kembali
keterlibatan sang pangeran


__ADS_3

semua orang mentap kevin dengan serius "siapa katakan..." kata afina


"siapa lagi kalo bukan pangeran kita kemampuan melebihi siapa pun bahkan dengan mata tertutup dia bisa menembak sasaran nya dengan tepat dor... dor... dor...." kata kevin memaikan tangan nya seperti sedang menembak


"tidak dia masih kecil aku tidak amu dia terlibat dia belum cukup mampu mengemban tugas berat" kata afina


"dia akan tetap ikut hanya dia yang mampu melakukannya" kata kevin


"sekali aku bilang tidak ya tidak kamu ingin membahaya kan nyawa nya dia nugra ingat dia nugra kita" kata afina memperjelas ucapan nya


"lalu kenapa aku sudah melihat kemampuan nya dia cukup mampu melakukan ini meski usia nya masih sangat muda" kata kevin meninggikan suara nya

__ADS_1


"gila... kamu benar benar gila aku melihat luka nya saja tidak tega bagaimana aku bisa mengirim dia kemedan pertempuran yang sama aku mendorong nya ke jurang"afina menaruh satu tangan nya di dahi dan satu lagi bercongkak pinggang


"jika bergitu sama saja kamu menyelamtakan satu nyawa dangan cara membunuh semua orang tugas tetap tugas apa pun hubungan mu dengan rekan jika di medan pertempuran itu tidak akan berarti apa pun bukan nya kamu bilang tadi melangkah maju atau mundur, meraih kemenangan atau mati mengenaskan" kata kevin


"apa kamu menjamin nyawa nya bagaimana jika dia..." kata afina terhenti mendengar suara nugra


"sekali melangkah maju tidak akan mundur aku tidak mau menjadi pecundang aku sudah belatih selama 6 tahun ini" kata nugra


"jangan gila jangan turut i omongan kevin kamu masih memiliki masa depan yang panjang bukan aku sudah bilang pada mu" kata fandi


plakk... satu tamparan keras dari afina mendarat di pipi nugra "jangan berfikir bodoh" kata afina menujuk nugra dengan jari telunjuk nya

__ADS_1


"iya kau bodoh aku memang bodoh sejak dulu aku fikir sendiri an semenjak bertemu kalian aku tahu dan merasa kan bagaiamana rasa nya kehangatan keluarga. dari kecil aku hidup sendiri an menacari makan sendiri an hingga bertemu kalian dan menemukan tujuan hidup ku sekarang lalu bagaimana bisa aku membairkan kalian keluarga ku yang aku miliki akan meninggalkan ku lagi aku sudah belajar keras untuk hari ini..." kata nugra


afina terseyum dan menepuk kepala nugra mengosok nya "kamu lihat fandi dia sudah dewasa sekarang" kata afina


fandi mengangguk, afina memeluk nugra "jadi lah pahlawan pangeran kecil kita kini telah tumbuh dewasa dan siap pergi ke medan pertempuran" kata afina lalu melepaskan pelukan nya lalu menatap nya "aku akan biarkan kamu ikut jaga diri mu dengan baik tetap sembuyi dan jangan pernah keluar karena tugas mu hanya menembak secara diam diam bukan menampakan diri mu"


nugra mengangguk, afina melangkah pergi tapi sebelum itu dia menoleh "dan satu lagi jangan harap kamu bisa lolos dari hukuman ku aku dengar kamu melakukan tawuran kan" kata afina terseyum. nugra menundukkan kepala nya mengingat hukuman yang akan di berikan pada nya. afina melihat kevin berdiri di belakang nugra "dan kamu pak tua aku pastikan kamu mendapatkan balasan setelah masalah ini berakhir karena berani menghukum nugra dan menyembuyikan masalah ini dari ku" kata afina terseyum lalu melangkah pergi.


"sialan siapa yang memberitahu nya aku sudah menutup i masalah ini" kata kevin dalam hati lalu mengingat waktu itu ada yoga disana dia lah paling tidak bisa menyembuyikan masalah dari afina karena dia takut pada afina "yoga berhenti kamu" kavin berteriak melihat yoga sudah kabur.


pagi hari nya afina semua orang bersiap untuk penyerangan mereka . Afina memakai baju lengkap dan beberapa senjata lengap tidak lupa memakai topeng nya bukan hanya sekedar untuk menujukan dia sebagai ke tua tim nya namun juga untuk menutup i identitas nya dari khalayak ramai. afina anggota lain nya menuju tempat di tetentukan dia mengendarai motor nya. jalan demi jalan mereka lalui bersama hingga sampai di tempat tujuan.

__ADS_1


afina melihat anak buah yuda telah bersiap di posisi mereka. Kevin sudah mengatur agar jalan sudah di tutup untuk umum. afina turun dari motor nya bergitu pun yang lain nya dia beridiri di depan motor nya dengan aura pembunuh memancar


"selamat datang semua para pahlawan bertopeng" suara yuda yang berada di atas mobil memperlihatkan sebagian tubuhnya nya


__ADS_2