Cinta Masa Lalu Kini Kembali

Cinta Masa Lalu Kini Kembali
Merasa ada yang beda


__ADS_3

leo menggambil selimut didalam lemari lalu menyelimuti i merisa "kamu kerjakan urusan mu dulu aku akan beristirahat sebentar aku merasa pusing sekali" kata merisa


"aku akan menemani mu disini" kata leo hendak tidur di sebelah merisa


"aku tidak apa apa hanya sedikit pusing, kak leo berkerja saja aku tidak akan mengganggu mu" kata merisa


"baik, jika butuh sesuatu panggil saja aku ada dibawah" kata leo


merisa menarik selimut nya dan mencoba tidur leo ganti baju nya dan turun ke bawah menemui wawan "wan kamu pesan udang tadi yang pedas sekali ya" tanya leo


"tidak bos aku pikir tidak baik makan terlalu pedas karena habis keluar rumah sakit jadi aku pasan kan yang tidak terlalu pedas memang nya kenapa bos" kata wawan


"merisa hanya makan satu suapan langsung muntah aku pikir udang nya terlalu pedas" kata leo

__ADS_1


laila melihat leo di bawah bersama wawan laila membawa laporan keuangan leo dan menghampiri nya "pak leo ini laporan minggu ini" laila dengan tatapan menggoda leo


"berikan ke andre mulai sekarang biarkan andre yang memeriksa nya dulu kemudian biarkan andre melaporkan pada ku" jawaban dingin leo tampa menatap laila hanaya fokus pada mobil yang ia perbaiki dengan wawan. laila pergi sebenarnya dia hanya ingin dekat leo


jam menunjukkan pukul 2 siang merisa membuka matanya dia tidak melihat leo merisa ke kamar mandi dan membersihkan diri nya. Merisa menurun i tangga melihat leo sedang fokus pada kerja an nya


merisa merasa ingin menjahili leo, merisa berjalan mendekat i nya lalu meminta wawan pergi "wan ambilkan aku kunci nomer 4" kata leo mengulurkan tangan tampa melihat kearah wawan


merisa memberinya palu "wan aku bilang kunci nomer 4" leo mengembalikan palu itu. merisa memberi kunci yang lain leo marah kepada wawan karena tidak fokus dalam berkerja


"maaf kan aku pak bos jangan marah aku sangat takut" merisa menahan tawa nya


leo tersenyum ke arah merisa sambil menarik tubuh merisa dan menggelitik nya merisa menjerit karena tidak tahan geli nya membuat semua karyawan melihat nya

__ADS_1


"aduh bos kamu sangat romantis" kata andre dengan wawan dengan kompak nya


leo dan merisa sadar semua karyawan nya melihat nya sehingga mereka menghentikan dan mencoba mengalikan padangan nya merisa berjalan keluar sedangkan leo memanggil wawan untuk membatu nya


merisa keluar dia duduk didepan bengkel dia melihat gerobak rujak sedang melintas dia memanggil nya "pak saya mau rujak nya jangan terlalu pedas ya" bapak penjual itu mengangguk dan membuatkan merisa sepiring rujak.


setelah selesai memperbaiki mobil leo membersihkan diri nya dan berjalan keluar bengkel mencari merisa, dia melihat merisa sedang makan rujak leo berjalan mendekat i nya "sedang makan apa" kata leo


"ini rujak kamu mau" merisa menyuapi leo


"ini mangga muda terlalu asam kamu kenapa tidak minta buah yang lain saja" leo tidak kuat karena rasa nya begitu asam


"aku suka tidak kak leo kan tahu dari dulu aku suka mangga muda" kata merisa melanjutkan makan nya "sudah neng kamu sudah makan terlalu banyak mangga muda apa sedang hamil istri bapak" kata bapak penjual merasa khawatir karena merisa sudah mau habis 2 piring rujak isi nya mangga muda semua

__ADS_1


"tidak pak dari dulu memang suka sekali sama mangga muda" kata leo dia memang tahu merisa sangat suka mangga muda dulu saat masih SMP merisa selalu meminta leo memanjat pohon mangga dan mengambilkan untuk nya. Selesai makan merisa meminta leo membayar rujak nya mereka berjalan menuju ruangan leo bersiap untuk pulang


__ADS_2