
afina mentap riyo tertidur di ranjang nya dan menyuruh ajudan kevin meningalkan mereka. afina berjalan mendekati riyo memegang pipi riyo
"apa yang kamu lakukan sebenarnya kak riyo apa yang aku lihat hari ini memang benar terjadi apa kamu melakukan ini semua dan berselingkuh dari ku aku tidak tahu aku harus percaya pada siapa" kata afina mata nya tidak mampu membendung air mata nya lagi
pagi hari.....
riyo terbangun melihat tubuh nya yang bertelanjang dada dia melihat sekililing nya terdapat beberapa botol minuman sudah kosong. Riyo menoleh pada balkon melihat afina duduk dikursi sambil merokok. Riyo mengahmpiri afina "kamu sudah bangun..." kata afina menatap melihat riyo mengisap selinting rokok nya
__ADS_1
"sejak kapan kamu merokok fin" kata riyo
"kenapa kamu tidak suka aku akan mematikan nya" afina mematikan rokok nya
riyo duduk dan ingin memeluk afina namun afina menghidar i nya "kamu marah aku tidak membolehkan mu merokok ini demi kebaikan mu juga dan kasihan anak kita" kata riyo
"kasihan anak kita apa perbuatan mu kamarin juga tidak berfikir untuk kasihan pada anak kita..." afina terseyum sinis berdiri dari duduk nya "seharusnya aku yang berkata seperti itu kak riyo kenapa kamu melakukan nya" afina berdiri membating vas bunga berda di meja "jika kamu dari awal tidak serius menjalin hubungan dengan ku kenapa kamu tidak bilang pada ku aku juga tidak akan memaksa mu bersama ku" kata afina sudah emosi
__ADS_1
afina memakai jaket nya dan memberikan posel nya pada riyo berisi foto nya bersama yuri. Afina membuka pintu keluar "jika kamu benar tidak menghiyanati ku jangan mendekat i dan muncul di hadapan ku sampai hari pertungan aku tidak mau melihat mu aku butuh sediri dulu..." afina pergi meningglakan riyo
riyo merasa kesal pada yuri karena berhasil menceritakan masalah untuk hubungungan nya dengan afina. Setelah kejadian itu afina tidak penah menemui riyo kadang mereka bertemu saat kedua keluarga berkumpul fina terus menghidar i riyo. Satu hari menuju pertunangan terdapat masalah tempat pertunangan afina dan riyo semua keluarga berkumpul dan membicarkaan nya
"tante merisa jangan khawaitir kita ada kan di hotel xxxx kebetulan menejer hotel nya kenal baik dengan teman afina aku kan meminta bantu an nya untuk masalah ini" kata afina pada merisa lalu mengambil posel nya dan menelvon kevin
riyo tidak tahu kenapa afina menyaran kan tampat dimana dijebak oleh yuri "aku tidak setuju jika di adakan disana" kata riyo
__ADS_1
"jika tidak setuju batal kan saja pertungan nya aku juga tidak peduli..." afina meninggalkan itu dan pergi keluar
merisa merasa ada yang aneh dengan sikap afina dan riyo. Merisa menengkan semua orang dia akan berbicara dan memberikan pengerti an pada afina "la kamu tenang saja aku akan bicara pada afina kalian lajudkan saja diskusi nya" merisa berjalan pergi menimui afina, dia melihat afina sedang menikmati rokok di halaman rumah nya