
beberapa saat kemudian dokter keluar rungan riyo menayakan kondisi afina pada nya. Setelah dokter menjelaskan riyo merasa lega karena afina baik baik saja hanya masalah ringan saja. Riyo masuk melihat afina sudah sadar dan duduk di temani suster sedang memompa asi nya
"kalo begitu saya permisi dulu" kata suster
afina mengangguk suster itu pergi dan mengangguk memberikan hormat pada riyo "kak riyo bantu aku pegang ini" kata afina
riyo mendekat "apa kamu baik baik saja fin"
"tidak" jawab singkat afina menatap riyo "rasa nya sangat sakit jika tidak di keluarkan seperti ini"
"aku akan menelvon ibu membawa anak kita kesini" ucap riyo
__ADS_1
"tidak perlu setalah ini aku bisa pulang kok" kata afina fokus memompa asi nya
"kalo gitu aku urus surat pulang mu dulu" kata riyo hendak pergi
"kamu mau kemana sih aku bilang bantu aku dulu disini" afina merasa kesal lalu tekekeh melihat wajah riyo menahan sesuatu "kesini suami sayang" ucap manja afina karena dia faham espersi riyo saat ini melihat nya tidak memakai baju dan hanya menutup i nya
akhir nya riyo duduk di samping afina setelah selesai memompa asi nya. riyo menyadar kan diri nya di pundak afina "fin kamu membuat ku tersiksa jika seperti ini cepat pakai baju mu" kata riyo
"iya sayang" jawab riyo mengucup kembali bibir afina "kamu akan senang setelah melihat anak kita nanti" kata riyo menepelkan dahinnya di dahi afina sambil menatap afina dengan seyuman
"aku belum melihat nya sakali pun aku ingin sekali mengedong mereka" kata afina
__ADS_1
"kita akan pulang dan melihat mereka sayang aku urus dulu administrasi nya setelah itu kita pulang bersiap lah" kata riyo lalu pergi meninggalkan afina
sore hari nya afina pulang ke rumah orang tua riyo dimana mereka berkumpul afina melihat anak nya di gedong ibu dan mama nya afina mengambil anak nya dari gendongan merisa dan mencium nya "sayang ini mami" kata afina lalu metap riyo menggedong satu anak nya lagi. afina mencium pipi nya "dia cantik seperti mu" kata riyo
afina merasa sangat bahagia bisa kembali bekumpul dengan keluarga nya di tambalah lagi ke hadiran ke dua anak nya itu. Afina terus menatap anak nya tidur terlelap sambil melihat jari teluk nya di genggam erat oleh anak laki laki nya itu "kita akan memberi nama mereka siapa" kata afina
riyo mencium anak perempuan nya "aku akan beri nama dia erza dan ersa bagimana" kata riyo menatap afina dan menindi nya. afina menggalung kan tangan nya di leher riyo "bagus aku suka" kata afina
riyo dna afina saling memandang dan mendekat kan bibir mereka namun tangisan ersa membuat mereka terhenti. Riyo terseyum "tidurkan dia aku akan mandi dulu" kata riyo mencoba menghilangkan hasrat mandi dengan mendi air dingin
afina hanya terseyum lalu menggedong anak nya dan menenangkan nya. Selesai mandi riyo melihat afina sudah terlelap dan ke dua anak nya sudah tidur di temapat tidur mereka berada di saping tempat tidur riyo dan afina. Riyo mendekat i afina dan memeluk nya "tidur lah sayang hari hari buruk mu sudah berlalu aku pastikan hari ini dan seterus nya kamu hidup dengan nyaman dan bahagia bersama anak anak kita" kata riyo sambil mempererat pelukan nya
__ADS_1
●●●●●○○○akhir cerita○○○●●●