Cinta Masa Lalu Kini Kembali

Cinta Masa Lalu Kini Kembali
tumbuh dewasa


__ADS_3

"apa syarat nya" afina memandang riyo


"harus cepet punya anak" kata riyo sambil mengecup kening afina "kamu tahu aku punya saudara kembar" kata riyo


"aku tidak pernah tahu lalu dimana dia aku juga tidak penah melihat nya" kata afina


"dia meninggal saat usia kami 5 thn" kata riyo sambil memeluk erat afina "saat usai kami 3 tahun ibu dan ayah bertengkar hebat dan ibu membawa kami berdua pergi dari rumah ayah tidak tahu kondisi saudara kembar ku waktu itu sakit parah kondisi yang lemah waktu itu selam 1 tahun dia koma dan akhir nya dia meninggal" kata riyo


"lalu bagimana tante mereisa bisa kembali bersama dengan om leo lagi" kata afina penasaran


"muski seberapa sering mereka bertengakar dan terpisah beberapa sering mereka selalu kembali bersama" kata riyo


"ohh..." kata afina "kenapa dia ceritakan malasalah keluarga nya padaku.." kata afina dalam hati nya


"aku ingin kita juga seperti mereka meski terpisah dan kadang berjauhan kita tetap akan kembali kamu tahu kesalahan ayah dan ibu ku dulu tidak pernah bersikap saling terbuka mereka saling memendam rahasia jadi kadang kesalah fahaman terjadi antara mereka" kata riyo lalu menatap afina, bergitu pun afina menatap riyo "aku ingin kamu selalu jujur dan terbuka pada ku apa pun masalah kita hadapi nanti kita kan menyelesaikan bersama dan mencoba saling mengerti" kata riyo

__ADS_1


afina mengangguk dan memeluk riyo "maaf aku tahu aku masih tidak bisa memberi tahu mu sebnarnya dan masih menyembuyikan beberapa rahasia dari mu" kata afina dalam hati


"fin kalo punyak anak kembar enak lo" kata riyo


"hhhaaa..." afina tidak mengerti masud riyo "anak kembar apa..."


"ya kita buat anak kembar saja pasti lucu kan kan kita harus berusah lenih keras" riyo mengedong afina keranjang nya. Sehari an afina menghabiskan waktu nya di hotel itu bersama riyo. esok harinya riyo mengantar afina pergi ke rumah nya untuk memberitahu orang tua nya kalo dia kan tinggal bersama riyo di apatemen nya. Afina membiarkan nugra tinggal bersama orang tua nya


"nugra kamu jaga ayah dan mama disini ingat untuk telvon kak fina kalo ada sesuatu" kata afina pada nugra


"iya kak" nugra memberikan pena di berikan kevin pada nya waktu penikahan afina


"aku hanya tahu minggu depan mereka akan mengirim barang barang nya melalui jalur darat mereka memasukkan nya dalam buah buahan untuk mengelabui polisi" kata nugra


"bagus ini informasi yang penting" kata afina menepuk pundak nugra

__ADS_1


"aduhh...." nugra merasa kesakitan


"ada apa dengan pundak mu coba pelihatkan pada kakak" afina ingin melihat luka nugra berusaha membuka baju nya


"kakak lepaskan aku ini seorang pria kakak wanita jangan membuka baju ku.." kata nugra


"he... kamu fikir apa aku ini kakak mu" afina memukul kepala nugra. nugra membuka baju nya memperlihatkan luka di punggung nya "kenapa bisa terluka separah ini" kata afina sambil mengambil kotak obat dan mengobat i luka nugra "kevin membuat mu terluka seperti ini dia melakukan nya" kata afina geram


nugra menahan sakit karena afina menyiram alkhol di luka nya "tidak aku yang tidak fokus dalam latihan jangan salahkan dia" kata nugra


"jangan berlatih terlalu keras kamu masih kecil jangan terlalu memaksa kan diri mu" kata afina sambil fokus mengobat i


"aku sudah berumur 15 tahun aku sudah jadi pria dewasa kakak tidak perlu khawatirkan kau setalah aku lulus sekolah nanti aku akan mengikut i pelatihan lebih serius lagi dan menjadi seorang jendral kepolisian seperti kak kevin" kata nugra


"iya iya tapi jaga diri mu jangan sampai terluka lagi" kata afina menepuk kepala nugra dengan lembut

__ADS_1


"kak aku sudah besar jangan perlakukan aku seperti anak kecil" kata nugra menatap afina


"iya iya kalo udah besar ingus mu itu di lap dulu kalo keluar" kata afina sambil keluar kamar "aku tidak menyangka dia sudah besar sekarang bahkan malu saat aku melepaskan baju nya padahal dia dulu masih kecil sekali saat pertama kali aku bertemu" ucap afina dalam hati sambil terseyum


__ADS_2