
semua orang keluar rumah melihat afina turun di bantu riyo, meski afina sudah sembuh tapi dia berkajalan masih membutuhkan bantu an orang lain. semua orang berkumpul dan di ruang tengah membicarakan pertungan nya riyo dan afina
"nak riyo kamu serius dengan hubungan mu dengan afina" kata aji menyakan pada riyo
"saya sangat serius om saja janji akan membahagia kan afina" kata riyo sambil megenggam erat tangan afina
"coba aja dulu kamu setuju pasti sekarang ibu sudah mendapat kan cucu iya kan la..." kata merisa memprotes karena riyo dulu tidak mau di jodohkan dengan afina
"tapi itu kan dulu" kata riyo
"iya iya itu dulu sekarang mah udah kena racun cinta nya afina jadi klepek klepek" kata merisa menggooda riyo membuat semua orang tertawa
darina menerobos dan duduk diatara riyo dan afina "lepaskan tangan kak fina gadengan mulu" kata darina melepaskan pergelangan tangan afina dari genggaman riyo
"kamu aja yang gak punya gadengan jangan iri trek aja punya masak kamu enggak hahahaha....." kata nugra membela riyo
__ADS_1
"biarin kamu juga gak punya gadengan masih mengatai ku..." kata darina
"sudalah kalian berisik sekali ayo bicarkan rencana pertungan saja" kata merisa
"benar bagaimana jika kita mekai baju sama saat acara pertunngan nya, kita kan akan segera menjadi satu keluarga" kata lala bersemangat
"banar juga bagaimana menurut kamu fin" kata merisa mentap afina memilih gaun pertunganan nya bersama darina
"terserah tante dan mama saja aku menurut kalian saja" kata afina
"aku tidak mau ini telalu panjang baiman na jika aku jatuh saat berjalan nanti" kata afina
"kakak fina dari tadi bilang tidak mau" kata darina
"kita pakek celana saja pasti menyenakan dan tidak ribet harus pakai gaun belum nanti harus pakek sepatu hak tinggi aku tidak bisa memakai nya lagi an kakai juga masih sakit" kata afina
__ADS_1
semua orang mentap afina "kamu pikir mau balapan pakai seperti itu kamu harus berlajar pakai gaun" kata riyo mengelus kepala afina
"tapi kan ribet kalo aku jatuh kan nanti malu" kata afina
"gak akan jatuh kan ada aku" kata riyo
semua orang melihat kemesara an afina dan riyo "aduh iri banget jadi inget pas waktu baru nikah iya enggak la" kata merisa
"iya kalo dulu sih para suami kalo baru nikah aja perhati an nya minta ampun cobak sekarang" kata lala menatap sinis suami nya
"iya benar banget dulu waktu pertama nikah mau apa apa di ambilin sekarang cobak di suruh aja kadang cuma nengok aja gak enggak" kata merisa menatap leo
"ji kata nya kamu mau nujuk kan aku beberapa barang ayo kita lihat sekarang aja" kata leo mengalihkan pembicara an dan mengajak aji kabur dan berbisik pada aji "mending pergi sekarang kalo enggak urusan nya bisa jadi panjang bisa bisa bisa tidur di luar" kata leo
aji mengingikut i nya keluar dia juga tidak mau meladeni lala saat sedang serperti ini.
__ADS_1
Sedang kan merisa masih sibuk membicarkan persiapan pertunangan nya. Alfin sedang bermain dengan darina meski sering bertengkar mereka selalu gampang akhrab lagi. Afina pergi ke kamar nya ingin beristirahat dibantu riyo memasuk i kamar afina.