
leo pulang ke rumah nya dia melihat didalam sana ada seseorang. Leo melihat merisa sedang memasak dia dapur leo mendekat i merisa dan memeluk nya "kamu kenapa pulang dulu an aku khawatir dengan mu" kata leo
merisa melepaskan pelukan nya "aku tidak apa apa semua ya baik baik saja bersih kan diri mu lalu ayo kita makan" kata merisa
merisa diam saja saat makan lalu pergi tidur dia membelakangi leo. Leo diam saja karena tahu mungkin merisa masih marah dengan nya, saat Leo sudah tertidur lelap merisa bangun dia menuju kamar depan merisa tidur di sana. Setelah kejadian itu merisa selalu diam saja jika leo mengajak berbicara dia menjawab tapi sikap merisa berubah menjadi dingin pada leo
setelah kejadian itu setiap malam hari ketika leo sudah tidur merisa keluar dan tidur di kamar depan. Sampai suatu malam dia melihat merisa tidak ada di samping nya leo dengan mata sayup keluar kamar mencari merisa. Melihat kamar depan yang pintu nya sedikit terbuka dia melihat merisa tidur di sana leo tidak tahu apa yang terjadi dia menyelidiki ke esok hari nya leo berpura pura tidur dia melihat merisa keluar dari kamar leo mengikut i nya dan berjalan ke kamar depan dan tidur di sana
leo heran dengan kelakuan merisa yang berubah setelah kejadian di pantai saat itu. Pagi hari nya leo melihat merisa mengambil baju ganti di kamar nya merisa menoleh dia tahu kalo leo sudah bangun. Merisa berjalan ke kamar mandi di ganti baju di sana lalu berjalan keluar pergi ke dapur dan memasak, leo curiga sejak kejadian itu merisa selalu menghindar i nya jika leo minta untuk berhubungan merisa selalu mencari alasan agar leo tidak melakukan nya
__ADS_1
setelah mandi leo pergi ke meja makan melihat merisa duduk di sana menunggu leo "kenapa tidak memanggilku" kata leo
"aku tahu kamu akan datang kenapa harus memanggil mu perut ku sudah besar kini sudah menginjak 5 bulan aku lelah jika terus berdiri terlalu lama dan berjalan jauh" kata merisa mecari alasan
"iya baik lah aku mengerti" leo hendak minci*m kening merisa tapi merisa menghindari i nya
"tidak apa ayo makan" kata merisa
leo marah kepada merisa dia membuang semua makan yang ada di atas meja makan "kamu kenapa melakukan ini pada ku setiap hari bersama ku tapi kamu tidak memperdulikan saat malam diam diam tidur di kamar depan tidak mau jika ku menyentuhmu kamu menghindar i ku, kamu ini kenapa jangan bersikap seperti ini pada ku" kata leo marah kepada merisa
__ADS_1
"kamu ingin tahu aku kenapa" merisa mengambil kertas dari kamar depan memberikan nya pada leo
leo membaca nya dan merobek kertas itu dia menangis dan terdiam melihat merisa memberikan nya surat cerai "aku sudah menghubungi pengacara mereka kita bisa mengakhiri hubungan ini tapi setelah aku melahirkan anak selama belum mecapai usia dewasa dia harus ikut denganku kamu boleh menengoknya" kata merisa sambil mempertahan kan air mata nya
"kenapa kamu sangat ingin pergi dariku tidak bisa lah kamu memaafkan ku kamu dengarkan penjelasan ku sebentar saja aku mohon" leo duduk lemas
"kamu bisa bersama erica seperti yang kamu ingin kan tanpa harus bersembunyi lagi saat menemui nya" kata merisa
suara bel pintu berbunyi leo hendak menjelaskan merisa pergi ke luar membuka pintu
__ADS_1