
leo sadar merisa tidak mengelukan suara dan tidak bergerak sama sekali di meliahat wajah merisa dan menpuk pipi nya dengan lembut "merisa apa kamu tidur mer... bangun kamu kenapa" kata leo
leo bangun dan mencoba membangun kan merisa tapi tidak ada respon mengoyangkan tubuh merisa dia ingin berterik mintak bantu an tapi sekarang dia dan merisa sedang tidak memakai sehalai baju
leo manggapai baju nya dan memakai kan baju merisa dengan rapi lalu menggedong nya dan hendak membawa merisa ke rumah sakit. andre dan riyo menaik i tangga melihat merisa sedang di gendong oleh leo
"riyo ayo minggir dulu"kata andre mangajak leo turun lagi ke bawah
"ayah ibu kenapa" tanya riyo
"andre cepat siapkan mobil ke rumah sakit, riyo ikut ayah cepat" kata leo dengan wajah panik
di perjalan leo terus saja membangunkan merisa tapi merisa tidak ada respon riyo juga mencoba mambangujan ibu nya tapi merisa tetao saja tidak sadarkan diri
sampai di rumah sakit leo memanggil suster, suster itu mengarakan leo untuk membawa nya ke ruang Icu "bapak tunggu di luar dulu doter akan memeriksa pasien sebentar lagi" kata suster
__ADS_1
leo menggedong riyo dan duduk di depan ruangan merisa. Andre yang baru saja selesai memakirkan mobil nya melihat leo dan riyo duduk di deoan ruang ICU lalu menghampiri mereka
"apa yang sebanar nya terjadi padahal tadi pagi istri mu baik baik saja bos" kata andre
leo hendak menjawab andre tapi dia bingung menjelaskan nya dokter keluar dari ruang merisa "dok bagaimana ke ada an istri saya" kata leo
"silakan ikut saya ke ruangan saya"kata dokter
leo mengikut i dokter andre menunggu di kursi bersama riyo. sampai di ruangan dokter
"tidak kami sudah menikah cukup lama" kata leo
"aku kira bapak penganti baru, istri bapak hanya kelelahan saja dia butuh istirahat penuh jangan melakukan hubungan suami istri dulu" kata dokter tertawa kecil
leo merasa canggung dan malu "begini dok aku kira melakukan berulang kali karena akan membuat nya cepat hamil lagi karena dia sudah lama mengkomsumsi pil KB setelah anak kami lahir dia mengkomsumsi nya secara rutin saya takut itu akan membuatnya sulit untuk hamil lagi" kata leo
__ADS_1
"bapak seharus nya konsultasi pada dokter dan jangan membuat keputusan sendiri untung saja ke ada an istri bapak tidak parah" kata dokter perempuan itu tertawa
"kalo begitu apa yang harus saya lakukan" tanya leo
seorang suster masuk dan memberikan hasil pemeriksa an merisa lalu berpamitan pergi "menurut hasil pemeriksa an saya kandungan istri bapak sangat baik mungkin hanya tunggu waktu saja pak saya harap bapak tidak memaksa kan terus menerus" kata dokter
setalah bebicara pada dokter leo menuju ruang merisa dia melihat putra nya sedang naik di ranjang dan memukul pelan perut ibu nya sedang berbaring leo mengahampir i riyo
"adik apa kamu sudah ada di dalam bisa tidak menjawabku kamu tidak boleh nakal ya ibu sekarang sedang sakit kamu jangan nakal di dalam sana" kata riyo
"riyo apa yang kamu lakukan" leo megedong riyo lalu duduk memangku riyo
"ayah aku sedang memperingatkan adik ku untuk tidak nakal di dalam sana" kata riyo
leo tertawa dan menjelaskan pada riyo kalo ibu nya masih belum mengendung adik nya dan memberitahu nya kalo ibu nya hanya kecapek an dan perlu beristirahat saja
__ADS_1