
sampai di bengkel semua orang menyambut merisa menggedong anak nya beberapa saat kemudian merisa naik ke atas karena akan menyusui darina. Leo memanggil mira ingin melihat hasil laporan ke uangan nya
mira naik ke ruangan leo memberikan laporan nya belum lama leo memeriksa nya andre masuk ke ruangan nya "bos ada masalah dibawah cepat bantu aku"
"iya aku akan ke bawah sebentar sebentar lagi" kata leo
merisa keluar kamar melihat mira dan menyapa nya "turun saja aku yang akan memeriksa nya" kata merisa
leo mengangguk kemudian ke bawah merisa menutup pintu nya kemudian mengajak mira duduk di sofa "cepat cerita kan pada ku ini sudah aman" kata merisa
sebarnaya beberapa hari lalu mira selalu mengirim pesan pada merisa tentang hubungan nya dengan andre belakangan ini leo di panggil ke bawah oleh andre karena merisa yang meminta nya
leo kebawah menemui andre "ada masalah apa ndre" kata leo
"a...anu bos kita maslah nya ada pada wawan iya kan kamu kesini mau bicarakan soal bengkel cabang" kata andre
"anu bos aku cuma mau memberikan laporan keuangan saja" kata wawan
leo menatap andre dengan sinis "andre lalu apa yang gawat kamu bilang ada ke ada an darurat" kata leo
__ADS_1
"a....anu bos anu.... itu lho" kata andre yang sangat gugup lalu melihat merisa dan mira turun "nyonya bos aku akan melihat bos kecil" andre meninggalkan leo
merisa melihat leo dia terseyum karena leo sudah tahu pasti itu ide merisa "ini gedeng saja kenapa cuma mau melihat saja..." kata merisa
"jangan jangan saya gk pintar menggedong anak bayi" kata andre
"maka nya cepet nikah i mira kasih an tu mira nanti keburu di embat orang" kata leo mendekat i merisa memberikan laporan ke uangan dari wawan "kenapa kamu kasih aku..."
"masih perlu di jelaskan salah nya dimana... aku jemput leo dulu kamu disini aja sekalian nanti aku beli kan makan siang" kata leo
merisa hanya diam dan cemberut karena leo menyuruh nya memeriksa laporan ke uangan padahal laporan milik mira juga belum di selesaikan
merisa membawa darina ke atas membawa laporan keuangan di kamar istirahat nya sambil menunggu darina dia memeriksa laporan ke uangan bengkel leo
merisa ke luar dari ruang peristirahatan membawa laporan keuangn leo "gimana ada malah enggak" tanya leo
merisa menggeleng kan kepala nya dan duduk sambil membuka makan nya.
jam menjukan pukul 5 sore
__ADS_1
tok... tok.... tok.....
"mbak ayun buka pintu nya mbak..." kata merisa
sampai 10 menit ayun tak kunjung keluar akhir merisa membuka dengan kunci cadangan merisa merasa khawatir karena ayun tidak menjawab lalu metuskan untuk melihat ayun di kamar nya
"mbak ayun sakit mbak.... mbak ayun" merisa mengetuk pintu nya tapi tidak ada jawaban sama sekali merisa semakin khawatir memutusakn untuk membuka pintu nya dia melihat ayun sedang tergeletak di lantai
"kak leo cepat kesini... kak leo mbak ayun pingsan" kata merisa sangat panik
leo berlari melihat merisa mencoba menyadarkan ayun "sini bantu aku taruh di kasur saja" kata leo
"aku ambil minyak angin sama air dulu ya benar..." kata merisa belari keluar kamar, saat kembali merisa melihat ayun mengalukan tangangan nya di leher leo dengan baju yang sudah tidak rapi sedangan kan leo menaruh tangan nya di samping kanan kiri tubuh ayun
"apa yang sedang kalian lakukan..." kata merisa dengan nada sinis
●●●●●○○♡♡♡♡♡○○●●●●
hai reader....
__ADS_1
jangan lupa vote dan lake ya....😉😉😉 jika suka silakan tambahkan sebagai baca an faforit ❤
trimakasih atas dukungan kalian🙏🙏🙏