
afina menjemput nugra dari sekolah. Riyo diam diam mengikut i afina dari kejahu an riyo melihat afina begitu menyayang i nugra. Suara paggilan telvon a berdering
tak lama kemudian pergi sebuah lestoran makan disana riyo melihat afina bertemu kevin dan beberapa orang laki laki teman afina. Riyo melihat afina sudah akhrab dengan kevin bukan hanya afina, nugra pun sangat dekat dengan kevin. Riyo pergi karena merasa kesal karena kedekatan afina dengan kevin
afina sebanar nya tahu riyo mengikut nya tapi dia tidak mau mempedulikan riyo lagi. "sampai kapan kamu akan menjauh i nya" kata kevin tahu riyo sudah pergi
"aku juga tidak tahu" kata afina
"sudalah lah aku mau kembali bertugas dulu" kata kevin lalau berpamitan pada semua orang
sore hari afina sedang duduk bersantai sambil melihat tv melihat nugra memaikan ukulele nya sambil bernyayi. Suara nya bergitu membuat afina selalu merasa lega saat mendengar nya
"nugra kamu sadar gak suara mu bagus apa kamu mau ikut les vokal saja" kata afina
"apa boleh nugra ikut, aku sangat suka bernyayi" kata nugra
__ADS_1
"tentu besok kakak akan membawa mu untuk mendaftar" kata afina
nugra sangat senang karena selama ini cita cita nya menjadi penyayi. Afina hanya ingin kebahagia an nugra dia sudah mau memikirkan apa pun tidak berbungan dengan nugra bakhan dia sudah berusaha untuk melupankan kenangan nya bersama riyo.
Esok pagi seperti biasa nya afina mengatar nugra sekolah lalu pergi untuk berkerja. "fin antar ini ke alamat ini" kata salah satu teman kerja afina
"iya siap" afina mengambil makanan nya dan bersiap ke alamat yang dituju. Sampai di alamat tersebut afina mengetuk pintu "permisi pesanan anda sudah sampai" kata afina
seseorang membuka pintu "oh silakan masuk kamu....." kata orang itu yang tidak lain adalah miko
"ayo masuk lah aku kan mengambil barang fi mobil dulu" kata miko
afina mengangguk dan masuk rumah miko disana melihat riyo duduk disofa dan terseyum pada afina "kenapa berdiri saja disana ayo masuk bawa makan itu kemari" kata riyo menepuk tempat duduk di sebelah nya
afina meletak kan makanan nya di samping riyo tanpa berbicara apa pun menunggu miko yang belum membayar makanan. Riyo menarik tangan afina membuat nya duduk di sebalahnya "kamu menunggu miko kan dia sudah kembali ke bengkel nya tidak akan kesini lagi karena aku yang pesan makanan ini" kata riyo
__ADS_1
"apa... kamu sengaja kan melakukan ini kan" kata afina merasa kesal
"iya aku tahu jika memesan ke alamat ku kamu tidak akan mau mengirim nya iya kan" kata riyo
afina berdiri dari tempat duduk nya "sudahlah bayar makan ini aku kan kembali berkerja" kata afina
"tidak suap i aku dulu baru akan membayar nya" kata riyo
"tangan mu masih ada dua dan tidak apa apa semua nya kenapa meminta ku seprti itu tugas ku hanya mengantar makanan kalo kamu tidak mau bayar anggap saja aku meneraktir mu" kata afina beranjak pergi
"kalo kamu pergi aku akan menelvon bosmu dan mengatakan kamu tidak berkerja dengan baik dan akhir nya kamu akan di pecat" kata riyo
afina berhenti dan tidak jadi pergi "apa yang kamu mau jangan membuat maslaah untukku" kata afina
"suapi aku kalo tidak aku kan menelvon bosmu cepat aku sudah lapar" kata riyo sambil bersandar di sofa "hanya dengan cara ini aku bisa dekat dengan mu lagi fin aku tidak kan kamu jauh dari ku... dan bersama orang lain" kata riyo dalam hati
__ADS_1