
selama kehadiran bu nik di rumah merisa saat terbantu. Leo juga tidak khawatir lagi ketika dia sedang berkerja. Semakin hari perut merisa semakin membesar sampai usia kandungan nya mencapai usia 8 bulan, merisa sudah tidak bisa jalan mau pun berdiri terlalu lama perut nya semakin membesar
suatu pagi merisa mangantar leo ke depan rumah leo hendak pergi berkerja "aku berangkat kerja dulu ya sayang" kata leo mencium kening merisa lalu membelai perut nya yang besar itu
"aduh... sakit kak leo sa...kit" kata merisa merasa sakit pada perut nya
"kenapa merisa ayo duduk dulu kamu jangan berdiri terlalu lama"kata leo
"aaahhhhhh....... sakit" merisa mencengkram tangan leo
bu nik yang ada di dalam segera keluar mendengar teriakan merisa melihat kaki merisa mengeluarkan darah "ayo bawa ke rumah sakit sepertinya akan melahirkan" kata bu nik
__ADS_1
leo segera mengangkat merisa sedang bu nik mengambil tas berisi baju merisa dan baju bayi yang di siapkan beberapa hari lalu. Kemudian mengunci rumah dan masuk dalam mobil
merisa duduk di belakang bersama bu nik sedangkan leo menyetir mobil nya menuju rumah sakit. sampai di rumah merisa menuju ruang bersalin leo menyuruh bu nik mengabari semua anggota keluarga nya dan merisa
beberapa jam kemudian semua orang berkumpul leo terlihat sangat panik karena dari tadi dokter belum juga keluar dari dalam "bagaimana ke ada an merisa nak" kata ibu merisa
"belum tahu dokter belum keluar dari tadi" kata leo wajah nya begitu panik
"maaf pak ibu merisa harus menjalankan operasi sesar karena dia tidak mampu melahirkan secara normal tekanan darah begitu rendah dan kondisi tubuh pasien tidak memungkin kan untuk melahirkan normal" kata dokter
"baik lakukan yang terbaik dok, saya mau semua yang terbaik untuk istri dan anak anak saya" kata leo
__ADS_1
"tapi saya tidak bisa menjamin kalo semua nya bisa selamat karena kondisi ibu nya begitu lemah mohon bapak tanda tangani ini untuk persetujuan nya" kata dokter
leo yang mendengar dikatakan dokter langsung terdiam dan tidak mampu menahan tubuh nya sehingga ayah leo dan suami kakak nya harus memegang nya "tidak selamat kan merisa dan anak anak saya. saya tidak bisa hidup jika salah satu dari mereka meninggalkan ku" leo menangis membuat semua keluarga di sana ikut menangis
"kami berusaha sekuat tenaga pak" kata dokter
leo menandatangi surat persetujuan operasi selama 5 jam merisa di dalam sana suster keluar masuk membawa peralatan. leo semakin khawatir, suster membawa dua orang anak keluar dari dalam ruangan itu.
leo melihat anak nya dia menangis melihat anak nya dokter keluar dan para suster membawa anak leo ke ruang perawatan bayi
"selamat pak anak anda baik baik saja semua dalam keada an sehat. Sementara akan di bawa ke ruang perawatan bayi tapi kondisi ibu nya dalam keada an koma jika dalam 24 jam tidak sadar bapak harus ikhlas saya dan tim sudah berusaha sekuat tenaga" dokter menepuk pundak leo
__ADS_1
"ti..dak merisa akan bertahan tidak mungkin dia meninggalkan ku aku melihat nya kedalam dia pasti bisa bertahan" leo berlari masuk ke dalam sambil berurai air mata nya