
siang hari nya afina pergi ke bengkel leo dia melihat bengkel nya bergitu besar banyak peralatan yang lengkap dia sangat terpukau. Andre melihat ke datangan afina mendekat i nya "ada yang bisa saya bantu" kata andre
"saya mencari om leo" kata afina
"kalo begitu saya antar anda ke sana" andre mengatarkan afina menuju rungan leo
didalam sana leo sedang berbicara pada riyo "permisi ada yang mencari mu bos" kata andre
"siapa" tanya leo lalu melihat afina di belakang andre "afina ya silakan masuk" kata leo
"ayah aku tidak setuju keputusan mu aku tidak mau" kata riyo
"ya sudah kalo tidak mau aku juga tidak bisa memberikan fasitlitas mu lagi kamu tahu kan ibu mu seperti apa" kata leo
riyo terdiam kesal dan pergi ke luar rungan itu "afina mulai besok kamu dan riyo pergi ke kantor cabang" kata leo menjelaskan perkerja an afina
"tapi om jarak nya jauh saya tidak mungkin pulang pergi saya harus mencari tempat kos bisa beri waktu saya mempersiapkan" kata afina
"tenang saja kamu bisa tinggal di apatemen riyo tidak jauh dari sana tante merisa sudah bicara pada orang tua mu jadi tenang saja dan siapkan untuk ke berangkatan besok" kata leo
"tapi om saya...." kata afina
__ADS_1
"sudah tidak ada tapi besok datang ke alamat ini dan ini alamat tempat tinggal mu nanti" kata leo
"apa ini sebuah jebakan" ucap afina samabil melangkah keluar
melihat afina yang pergi leo menelvon merisa
"**hallo sanyang sudah aku bereskan masalah nya jangan lupa janji mu nanti"
"iya aku tidak lupa cara bertrimkasih pada mu kamu suami terbaik**"
leo terseyum menepati janji merisa. Sebarnya ini adalah rencana merisa mendekat kan riyo dan afina. Esok pagi nya merisa membawa motor nya melaju alamat apatermen yang di berikan leo
afina mencet bel pintu berulang kali tapi tidak ada orang keluar, afina merasa kesal dan menendang pintu namun pintu itu tiba tiba terbuka
"aaaaduhhhhhh masa depan ku..." teriak riyo
afina tidak sengaja menendang milik berharga riyo "aku tidak sengaja maaf akan aku ayo aku bantu kamu" kata afina panik
afina membatu riyo dan duduk di sofa nya "apa sakit aku sungguh tidak sengaja" kata afina
"masih tanya sakit ini sangat sakit, sudah pergi bawa barang mu ke atas sana kamar mu ada di sebalah kanan" kata riyo
__ADS_1
afina mengangguk dan membawa barang nya ke atas. "aaah.... bagaimana aku akan tinggal akur dengan afina baru saja datang sudah mau mengancurkan masa depan ku" kata riyo dalam hati
afina melihat kamar nya lalu menaruh barang barang nya pergi kemar mandi karena perjalan cukup jauh membuat badan nya gerah.
Riyo menunggu afina tidak kujung keluar dari kamar nya, dia menghampiri afina saat mau mengetuk pintu riyo mendengar teriak kan afina dia langsung masuk ke kamar nya
"ada apa fin" kata riyo belari mendekat i afina melihat afina melompat di atas rajang nya memakai handuk saja
afina melihat riyo berlari dan memeluk riyo "kak riyo ada laba laba disana cepat singkirkan aku takut" kata afina
semenjak kecil afina memang takut laba laba riyo pun tahu itu "diam lihat laba laba nya sudah pergi cepat turun dan pakai baju mau lalu buat makan malam aku sudah lapar" kata riyo
afina turun dari gendongan riyo, dia merasa malu karena masih mamakai handuk, riyo keluar kamar afina "tuhan ini musibah atau keberuntungan. aahhh.... apa yang aku katakan" kata riyo gugup melihat afina masih memakai handuk saja dan memeluk nya
●●●●●○○♡♡♡♡♡○○●●●●
hai reader....
jangan lupa vote dan lake ya....😉😉😉 jika suka silakan tambahkan sebagai baca an faforit ❤
trimakasih atas dukungan kalian🙏🙏🙏
__ADS_1