
"udah tidur riyo" tanya leo
"iya udah dari tadi cerita terus kalo teman teman nya pada liburan sama keluarga nya" merisa duduk disofa sebelah leo
"gimana kalo kita ikut acara reouni minggu besok kata nya aji ngajak semua pergi ke puncak" kata leo sambil memeluk merisa
"boleh juga tapi harus belanja baju hangat dulu kasian kalo riyo nanti kedinginan disana" kata merisa melingakar kan tangan nya pada tubuh leo
"besok kita jalan jalan ke mall aja sekalian beli buat bu nik juga kalo pergi nanti ajak bu nik juga liburan pasti teman teman setuju" kata leo
"tapi kasian bu nik tidur sama siapa nanti" kata merisa
"tidur sama riyo lah" kata leo
merisa melepaskan tangan nya "kenapa riyo tidak tidur dengan kita" merisa diam berfikri kalo leo masih masih terganggu jika tidur bersama anak nya
leo mematikan tv nya dan mengedong tubuh merisa "kamu jangan fikir aneh aneh aku suruh bu nik ikut buat jaga in riyo waktu kita buat adik nya riyo"
leo meletakan tubuh merisa di ranjang lalu tidur disebalah nya sambil memeluknya merisa
"kak leo aku kangen"merisa membisikan di telinga leo
"aku juga kangen banget sama kamu" kata leo
__ADS_1
merisa menci*um bibir leo, leo membalas nya dan menindih merisa meraba tubuh merisa. leo melapaskan baju tidur merisa dan memulai permainan nya
"eeemmmhhhh... kak leo udah an yuk" kata merisa
"bentar lagi ya masih kangen" kata leo
"kak leo kapan sih cepek nya lama banget" ucap merisa
"kenapa kamu udah capek" kata leo
"belum sihhhh..." kata merisa
leo melanjutkan permainan nya hingga tengah malam "ibu sa...kit hiks.... hiks...." suara riyo dari kamar sebelah menangis menacari merisa
"gak papa kak kasihan riyo cari aku" kata leo sambil memakai baju nya
"pakai baju mu aku bawa riyo kesini aja biar kita tidur bertiga" kata leo
leo pergi ke kamar tidur riyo disana melihat anak nya jatuh ke ke lantai dan kening nya bersadarah "riyo kenapa bisa jatuh nak" kata leo sambil menggedong anak nya
"mer keluar merisa sini lihat riyo jatuh berdarah" kata leo
merisa keluar dan langsung mengdong riyo " kok bisa sih, sini anak ibu pinter jangan ngangis ya sayang ibu tiup nanti sakit nya hilang" merisa membujuk anak nya
__ADS_1
leo membawakan kotak obat nya "besok tidur sama kita aja itu tempat tidur ganti aja ketinggi an" kata leo sambil mengobat i luka anak nya
"sa...kit ayah" kata riyo sambil menangis kencang
"jago an gak boleh nagis sini ayok tidur sama ayah, ayok lari tinggal i ibu" kata leo menggedong anak nya masuk kamar
"awas ya ibu kejar" kata merisa
riyo tertawa lalu masuk kamar, merisa menidurkan riyo, riyo tertidur terlentang di tengah merisa dan leo, merisa memeluk tubuh mungil anak nya leo melihat merisa lalu meyelimut i merisa ikut tidur
esok hari...
suara pintu di ketuk dari luar tok...tok...tok... leo terbangun dan membuka pintu nya "ada apa bu nik" leo mengusap mata nya
"riyo gak sekolah nak ini sudah jam 9 pagi"
"lho jam 9 bu nik" leo menoleh arah merisa dan riyo yang tidur berpelukan. Leo pergi ke arah riyo dan membangun kan nya "bangun sayang kamu harus sekolah"
"aaahhh... gak mau sekolah besok aja" kata riyo
leo membangunkan merisa "bangun sayang udah siang nih riyo gak mau bangun nih" kata leo sambil mengoyangkan merisa
"aduh jangan ganggu masih ngantuk nih..." kata merisa
__ADS_1
leo menepuk jidat nya melihat kelaku an ibu dan anak sama aja, leo memberi tahu bu nik kalo riyo tidak masuk sekolah hari ini. kemudian leo menelvon andre kalo hari ini dia datang siang. Leo kambali memeluk merisa dan anak nya lalu ikut tidur karena dia juga kurang tidur semalam dan kecapek an