
afina terus tertawa sepanjang perjalanan begitu pun riyo. Afina ingin sekali melihat ekspresi kevin saat dia tahu kalo rambut nya berubah warna nanti. malam hari nya afina ingin memasak makan malam untuk riyo namun riyo melarang nya dia ingin memasak untuk afina.
afina melihat riyo memasak dan tertawa karena masakan di buat riyo "jangan lihat tapi rasakan" kata riyo
"yakin ini bisa di makan" kata afina merasa tidak yakin maskan riyo. dia merasakan satu suapan "bagaimana enak kan" kata riyo
"tidak buruk" kata afina
afina dan riyo makan bersama setelah itu mereka melihat tv bersama. Afina memeluk riyo "aku sangat merindukan kak riyo" kata afina
riyo mengucup kening afina "aku juga... fin" kata riyo
"heemm" afina menatap riyo
"kamu gendutan fin" kata riyo
__ADS_1
afina melepaskan pelukkan nya memukul riyo dengan bantal "kata kan lagi... ayo katakan lagi aku pukul kamu" kata afina
"aduh..." kata afina merasakan sakit di lengan kiri nya "maaf fin apa lengan mu sakit" kata riyo
"enggak, kak riyo aku mau tidur sekarang" kata afina
"ayo" riyo menggedong afina ke ranjang kamar nya. afina memeluk erat riyo
riyo mengelus rambut afina sudah menengelam kan wajah nya di dada riyo sesekali sebuah kecupan mendarat di kening afina "fin aku tidak mu kamu berkerja dengan kevin lagi" kata riyo
"bagus setelah itu kita fokus untuk memiliki anak" kata riyo mebalikkan tibuh afina "iya kan fin" kata riyo namun afina sudah tertidur "kamu pasti sangat lelah tidur lah fin" kata riyo kembali memeluk afina.
tengah malam afina bangun melihat riyo tidur hampir jatuh afina menarik riyo "aduh berat juga kamu kak riyo" afina berusaha menarik riyo ketengah tengah ranjang nya. riyo bergerak merasa kan tidak nyaman mambuat afina jatuh terjungkal ke bawah ranjang
gedebukkkk....
__ADS_1
riyo bangun dan menoleh samping kiri nya melihat afina namun yang terlihat hanya kaki nya "fin kenapa kamu tidur seperti itu" riyo merangkak mendekat i afina
afina menatap riyo "ini gara gara kamu" ucap afina kesal "kenapa gara gara aku ayo sini aku bantu kamu" kata riyo mengulurkan tangan nya pada afina
afina bangun dan duduk kembali di atas ranjang "kak riyo selalu saja seperti dari dulu itu membuat ku jatuh dari rajang tidur lah yang tenang jangan seperti jarum jam berputar terus" kata afina memarah i riyo
"iya maaf fin" kata riyo merasa bersalah "kita tidur lagi oky" kata riyo
"tidak sana tidur di luar aku tidak mau tidur dengan kak riyo malam ini" kata afina mendorong riyo
"tidak mau aku kan sudah minta maaf aku janji tidak akan mengulangi nya jangan marah ya..." kata riyo memohon pada afina
"awas saja nanti udah di bantu biar gk jatuh malah aku yang jatuh" kata afina mengomel kembali tidur namun membelakang i riyo
riyo memeluk afina yang tidur membelakang i nya "maaf fin jangan marah lagi..." kata riyo
__ADS_1
afina terseyum mengingat masa kecil nya dulu setiap kali tante merisa harus bangun setiap malam karena afina menangis keras jatuh dari ranjang karena riyo tidur dengan tingkah nya