
pagi hari merisa membuka mata nya melihat leo sedang pulas tertidur sambil memeluk nya. Merisa terseyum dan memegang wajah suami nya
*tuhan.....
seberapa sering engkau membuatku
jauh dari nya aku mohon padamu
persatukan kami lagi....
lagi.... dan lagi....
tuhan...
aku tahu hidup setiap manusia
takdirnya dan jodoh nya
hanya engkau yang menentukan
doa ku hanya satu padamu...
__ADS_1
jadikan setiap kehidupanku miliknya buatlah takdirku selalu terikat padanya jadikan aku jodoh di setiap kehidupan nya*.....
merisa berkata dalam hatinya dan ber doa pada tuhan. Leo membuka matanya melihat merisa sedang memandang i nya tampa berkedip leo terseyum dan berkata pada merisa
"aku hanya ingin satu hal dalam hidupku setiap kali membuka mata ku yang inginku lihat pertama kali adalah dirimu" kata leo
"kamu sudah bangun kak leo" kata merisa
"kamu memandang terus bagiamana aku tidak bangun" kata leo bangun dan duduk
merisa memalingkan wajah nya "tidak siapa tidak melihat mu" kata merisa
"tapi aku melihat nya kamu sampai tidak mengidipkan mata mu aku tahu aku tampan" kata leo menggoda merisa
leo memegang wajah merisa dengan dua tangan "tidak kamu harus melihat ku tidak boleh melihat yang lain" leo menci*m bibir merisa
"ini tidak adil ayah menyuruhku tidur dirumah supaya ayah dapat ci*man pagi dari ibu ini tidak adil" kata riyo tiba tiba masuk
leo melepaskan ci*man nya dan menoleh merisa mengusap bibir nya mereka tertawa melihat anak nya menangis karena melihat mereka. Leo terseyum dan menggedong anak nya membawa ke dekat merisa
merisa bangun dan mengusap air mata anak nya "ayah mu hanya dapat satu kamu akan dapatkan dua" kata merisa
__ADS_1
"benarkah bu aku dapatkan lebih banyak dari ayah" kata riyo
"tentu karena riyo anak yang pintar" kata merisa
"ayok berikan padaku" kata riyo
leo dan merisa menci*m pipi riyo secara bersama an, Riyo terseyum dan memeluk ibu dan ayah nya. Beberapa hari kemudian merisa keluar dari rumah sakit
semakin hari kondisi merisa semakin baik. Setiap sore riyo dan merisa menunggu leo pulang dari kerja. Mobil leo pulang masuk ke dalam garasi
"ibu lihat itu ayah sudah pulang "riyo berlari menuju leo
"riyo jangan berlari nanti ayah mu juga akan kesini" kata merisa mengejar riyo
leo mengedong anak nya dan minci*m i pipinya "ayo jago an ayah tidak mendengarkan ibu ya.." kata leo
leo mendekat i merisa dan mengecup kening nya mereka masuk ke rumah bu nik yang sudah menyiapkan makan malam. Setelah leo membersikan diri leo makan dengan keluarga kecil nya lalu menoton bola kesuka an nya. Sedangkan merisa menidurkan riyo di kamar nya mesaki riyo terbiasa tidur sendiri tapi merisa selalu menemani nya
"ibu teman riyo disekolah setiap akhir pekan selalu pergi berlibur bisa kah kita sama seperti mereka" kata riyo
"tentu saja jika riyo jadi anak baik dan cepat tidur ibu janji kita akan pergi berlibur" kata merisa
__ADS_1
"janji ya bu riyo akan cepat tidur supaya kita bisa pergi berlibur" kata riyo
setalah beberapa saat riyo tertidur merisa mengecup kening riyo dan menyelimut i nya lalu merisa mehampir i leo sedang menonton bola