
sampai di rumah merisa langsung melihat taman mawar nya tapi sayang sekali selama dia pergi taman mawar nya tidak ada yang merawat
"kamu kenapa kesini pergi istirahat lah" kata leo
merisa menatap leo dengan wajah berkaca kaca "kamu kenapa tidak merawat mereka saat aku tidak di rumah lihat sekarang semua nya mati" kata merisa
"kamu jangan menangis aku janji besok akan kembali seperti semula, ayok masuk aku kangen sama kamu" kata leo memeluk istri nya
leo mengajak merisa ke kamar nya, leo memeluk tubuh merisa tiba tiba merisa berteriak "aduh...." leo langsung melepaskan nya
"kenapa pelukan ku terlalu erat" kata leo
"tidak coba lihat ini kak leo" merisa membuka baju nya menunjukkan perut nya
"kenapa merisa" kata leo memegang perut merisa
"coba kak leo rasakan mereka sedang bergerak" merisa mengarahkan tangan leo
__ADS_1
leo tersenyum merasakan gerakan bayi nya dan berfikir "pantas saja merisa waktu itu sangat sedih hingga mengalami stres mungkin dia juga merasa kan seperti ini"
"merisa mereka tidak bergerak lagi seperti tadi" leo merasa kan khawatir
"kak leo mereka merasakan kalo ayah nya sedang membelai nya dengan kasih sayang jadi mereka merasa nyaman" kata merisa
leo kemudian mengecup kening merisa dan memeluk nya mereka tertidur. Beberapa hari sebelum leo menemukan pembantu yang tepat dia selalu mengajak merisa ke bengkel nya
leo tidak mau meninggalkan merisa sendiri an di rumah karena perut merisa semakin hari semakin membesar dia khawatir jika merisa sendiri an di rumah
merisa turun kebawah melihat leo sedang membantu karyawan nya memperbaiki mobil karena wawan di pindahkan ke kantor cabang, leo sangat percaya pada wawan dengan kemampuan an nya.
leo menghampiri merisa dan membantu nya turun tangga "kenapa turun aku akan membawakan ke atas jika perlu sesuatu" kata leo
"aku bosan di atas ingin berjalan jalan" kata merisa
andre membawa kan tempat duduk untuk merisa leo menyuruh nya membeli kan somay tapi merisa melihat leo dengan pandangan sinis "kak leo suami ku andre apa kamu" kata merisa
__ADS_1
"iya... iya... aku kan membelikan mau ratu ku" kata leo sambil pergi dan mengecup kening merisa
andre tersenyum dan mengajak merisa untuk tos karena andre tidak mau keluar cuaca nya begitu panas saat ini. beberapa saat kemudian leo kembali dengan ekspresi kepanasan "ayo makan di atas" leo mengajak merisa di ke atas di mau istirahat lalu hendak mengendong merisa
"kak leo kamu jangan menggendong ku kamu sudah lelah nanti aku jatuh" kata merisa mengalungkan tangan nya pada leher leo
"tidak akan jatuh pegangan yang erat" kata leo sambil menaiki tangga
merisa makan somay saat makan merisa tersedak leo sedang tidur langsung terbangun dan bergegas mengambilkan minum untuk merisa "pelan pelan saja kalo makan ini minum dulu" kata leo
"kak leo aku kira kamu sudah tidur"kata merisa
"aku memang sudah tidur" kata leo
"aku mengagetkan mu ya kak leo maaf" merisa merasa bersalah
"tidak kamu harus menjaga mu dengan baik jadi jangan minta maaf" kata leo
__ADS_1
merisa sangat bahagia karena leo begitu perhatian pada nya. Sepulang dari bengkel leo merisa kaget kalo rumah nya terbuka di melihat beberapa orang sedang ada di dalam rumah nya