
Riyo melihat lukisan di diding afina menggabarkan riyo waktu kecil berpergangan tangan bersama afina dan salah satu lukisan afina membuat riyo terpanah yaitu seseornag saat sedang duduk di bawah pohon tapi riyo tidak sadar itu diri nya "kamu melukisnya sendiri fin" tanya riyo sambil menatap lukisan fina
"iya kenapa" kata afina diduduk diranjang nya
"kenapa kamu melukis laki laki lain fin, aku ingin kamu melikisku juga seperti ini" kata riyo mengira itu kevin
"sini coba lihat kesini kamu akan tahu itu sebenarnya siapa" afina menujukan foto di dalam buku diary nya
"oh ini aku ya..." kata riyo mengusap lukisan hitam putih afina "kenapa kamu tidak bilang padaku..." kata riyo
"bukan kah ini aku sudah bilang kamu saja terus bicara tidak mau mendengarkan ku dulu" kata afina
riyo duduk di samping afina "kamu mengagumi ku dari dulu kan" kata riyo dengan pd nya
"tidak kamu telalu PD" jawab afina dengan wajah datar "aku lebih menggumi kak kevin"
__ADS_1
"tidak boleh kamu punyaku kenapa harus mengagumi orang lain" kata riyo
"kamu terlalu payah saat di jalan bahkan kamu ingat pertama kali bertemu kamu kalah melawan ku saat balapan" kata afina sambil menahan tawa
riyo merasa kesal menci*m bibir afina dan ******* sangat lama, afina mendorong riyo dia ingin mengambil nafas nya. Riyo tertawa melihat afina kebisan nafas nya "kamu mau membunuhku ya...." kata afina
"tapi aku tidak payah kan dalam hal ini" kata riyo menggoda afina
"sudah sana pergi aku mau tidur" afina merebahkan diri nya di rajang
"kamu takut fin di rumah sakit bukan kah kita sering tidur seperti ini" kata riyo
"tapi ini bayak orang dirumah" kata afina menatap riyo
riyo menci*m bibir afina dan melumatnya afina tidak mendorong riyo karena sudah terhanyut dalam perminan riyo. afina merasa kan mual dan mendorong riyo. Afina ke kamar mandi dan memutahkan nya riyo melihat afina "kamu kenapa fin" kata riyo
__ADS_1
afina terdiam mengingat tanggal terakhir bulanan nya "sekarang tanggal berapa" kata afina
"tanggal 28 kenapa fin" riyo mengedong afina kembali ke kamar nya
"aku telat 3 minggu seharus nya aku datang bulan kan" kata afina menutup i wah nya dengan satu tangan nya "bagimana jika ku hamil apa yang harus aku katakan pada mama dan ayahku" afina menangis
riyo memeluk nya dan memegang wajah afina dengan ke dua tangan nya "tidak apa apa fin jika kamu hamil sebentar lagi kita kan bertunangan dan setelah itu kita menikah tapi kita pastikan dulu besok kita periksa" kata riyo
afina menganguk "jangan kata ini pada siapa pun berjanji lah pada ku..." kata afina
"iya aku janji" kata riyo memeluk afina
esok hari nya riyo mengajak afina pergi ke dokter. Dokter mengatakan kalo usai kandungan afina memasuk i usia 4 minggu. Riyo senang sekali dan semakin menyayangi nya terlebih lagi ada buah hati nya yang tumbuh di dalam perut afina
Riyo mengajak afina pergi ke pantai "kanapa kita kesini kita harus pulang kalo tidak semua ornag mencari kita" kata afina
__ADS_1
riyo memluk afina dari belakang "lihat mata hari terbenam bersama mu dan anak kita" riyo mengelus purut afina