
afina tidak kunjung pulang riyo semakin khawatir dia mengambil kunci mobil nya mencoba mungkin mobil nya bisa di gunakan. riyo menyalakan mobil nya dan ternyata menyala karena afina sebelum berangakat tadi sudah membenarkan mobil riyo.
beberapa orang menyetop mobil riyo karena di depan sedang ada perkelahinan. Riyo berfikir itu afina, dia turun dari mobil dan benar saja disana afina dan teman teman nya sedang berkelahi dengan beberapa orang
riyo melihat afina akan di pukul seseorang dari belakang "fina awas!!!....." riyo memeluk afina dan menahan pukulan
semua orang terdiam dan melihat riyo terkapar afina membangunkan riyo namun dia tidak sadar. Afina meletakkan tubuh riyo dan mengambil kayu dia berjalan mendekat i orang memukul "jangan harap aku mengampuni mu" kata afina kemudian melayangkan pukulan pada orang itu memukul nya berulang kali hingga dia sudah lemas dan hanya mampu meminta pengampunan afina
entah apa yang di pikirkan afina terus saja memukul i orang itu teman teman afina mencegah nya namun afina mamberontak ingin memukul orang itu. Riyo setengah sadar melihat amarah afina, riyo ingin mendekat i afina namun dia merasa sakit dan tidak sadar kan diri lagi
riyo sadar dan melihat sekliling nya "wah dia sudah sadar" kata nugra
"dimana afina..." kata riyo berusaha bangun
miko memdekat i riyo "kamu sudah sadar bos"
__ADS_1
"kamu nugra kan dimana afina" tanya riyo
"kakak di sedang di kantor polisi" kata nugra
"apa yang terjadi..." kata riyo
"kakak memukul orang hingga terluka parah orang itu yang telah memukul mu tadi malam" kata nugra
riyo melapaskan selang infus yang terpasang di tangan nya "bos apa yang kamu lakukan" kata miko
"urusi ini mik, jaga nugra aku akan menyusul afina di kantor polisi" kata riyo lalu pergi
riyo melepaskan pelukan nya "kamu kenapa mambuat ku khawatir pergi hingga larut malam dan bertengkar dijalan seperti itu apa kamu tidak berfikir betapa bahaya nya itu" kata riyo mencengkram tangan afina
fandi membatu afina melepaskan cengkraman riyo namun afina mencegah nya dan menyuruh semua orang keluar. Setelah semua orang keluar afina mulai berbicara pada riyo
__ADS_1
"kakak riyo tidur lah kamu masih belum sembuh jadi harus banyak istirahat ayo aku akan membatu mu" kata afina mengenggam tangan riyo
riyo menepis tangan afina "kamu jangan mengalihkan pembaicar an fikirkan diri mu sendiri apa yang terjadi pada mu jika aku tidak ada disana" kata riyo dengan nada tinggi
"jangan pedulikan aku fikirkan diri mu sendiri jika kamu mati bagaiamana dengan ku apa kamu fikir itu sebuah permainan datang dan menyerahkan nyawa mu seperti itu kamu tidak tahu betapa khawatir nya aku saat kamu jatuh dan tidak sadarkan disana bagaiamana jika kamu mati pada saat itu...." kata afina mentap riyo dan menangis
riyo terdiam melihat afina menangis riyo memeluk nya "aku baik baik saja kamu jangan menangis lagi..." kata riyo
"kamu sudah berjanji untuk bersama ku selamaya kenapa kamu melakukan itu bagaimana kalo kamu mati.... hiks... hiks..." afian menagis terisk isak dalam pelukan riyo
riyo kaget dengan perkata an afina masih mengingat janji masa kecil nya. Riyo terseyum dan mempererat pelukan nya pada afina
●●●●●○○♡♡♡♡♡○○●●●●
hai reader....
__ADS_1
jangan lupa vote dan lake ya....😉😉😉 jika suka silakan tambahkan sebagai baca an faforit ❤
trimakasih atas dukungan kalian🙏🙏🙏