
setelah leo mengantar riyo leo kembali ke rumah mencari merisa di dalam kamar hanya ada darina tertidur. leo mencari merisa di taman bunga nya
"kamu kemana kau mencari mu...." leo memeluk dari belakang
"kak leo pulang lagi..... kak leo kamu dimana" suara merisa dari dalam rumah "jika itu suara merisa lalu ini siapa" kata leo dalam hati
leo melepaskan pelukan nya berjalan menajuh " kamu siapa..."
"ini saya pak kenapa anda memeluk saya" kata ayun berpura pura kaget
"maaf aku kira kamu merisa maaf saya tidak bermasud melakukan nya" kata leo
"iya tidak apa apa pak, maaf saya permisi dulu" kata ayun pergi sambil tertawa sinis
"kenapa dia berdadan seperti merisa" leo merasa aneh kemudian hendak pergi dia melihat merisa berada si balik cendela kemudian pergi ke kamar nya leo berlari dan memasuk i kamar nya
merisa mengedong darina leo mendakat i nya memeluk nya "kamu jangan salah faham aku mengira dia kamu tadi apa ksmu tidak curiga kenapa dia berdandan mirip dengan mu" kata leo
__ADS_1
merisa hanya diam saja berdiri menaruh darina di tempat tidur nya berjalan pergi leo menarik merisa dan memeluk nya "jangan marah kamu tidak percaya pada ku" kata leo
merisa tertawa keras di pelukan leo "apa yang kamu tertawakan" kata leo heran
"kamu kira aku cemburu wajah mu lucu sekali saat seperti ini" merisa tertawa duduk di ranjang nya "mana aku tidak percaya pada mu aku tahu kak leo cuma sayang sama aku.. jadi kenapa aku harus cemburu, aku juga sudah curiga saat dia datang pandangan nya juga berbeda pada ku dia fikir aku adik kamu saat sia tahu aku ini istri mu dia terkerjut sekali" kata merisa dengan PD nya
"lalu kenapa kamu tadi pergi saat aku melihat mu" leo duduk di samping merisa dan mendekat kan tubuh merisa
"aku mendengar darina menangis jadi aku berlari melihat nya aku pikir menjahil i mu sedikit tidak apa apa kan"kata merisa
"apa yang ingin kamu lakukan.... pergi berkerja sana" kata merisa berusaha menutup kambali baju nya
"tidak aku ingin ini sekarang" kata leo menuruskan aksi nya
ayun sedang besih bersih dia sengaja melakukan nya di sekat kamar merisa dia ingin mendengar merisa bertengar dengan leo "aaaahhhhhh...... pe...lan kak leo" suara merisa dari dalam
ayun kaget mendengar suara desahan merisa "kenapa mereka tidak bertengar sial rencana ku tidak berhasil" kata ayun
__ADS_1
"aaahhhhh......" suara leo sangat keras membuat ayun semakin geram dia marah dan pergi
"dia sudah pergi benar kan, jika kamu yang berteriak dia akan pergi"kata merisa
"kamu mencubit ku dengan sangat keras sakit merisa..."kata leo
"maaf kan aku tapi sejak kapan kak leo tahu dia menguping disana"tanya merisa
"aku melihat bayangan di depan pintu, aku kan pasang cctv di rumah saat dia pergi ke pasar besok aku pastikan keselamatan mu dan anak anak aku pergi berkerja dulu meliaht situasi disana" kata leo
"aku mau ikut ke bengkel mau bertemu teman ku boleh ya...." kata merisa
"ikut saja besiap sana tapi ingat kamu punya hutang pada ku untuk melakukan nya..."kata leo menggoda merisa
"iya... iya tunggu sentar lagi pasti aku puaskan suami ku ini" kata merisa sambil mengecup bibir suami nya lalu bersiap
merisa tidak bisa memelakukan nya karena dia baru saja melahirkan butuh waktu untuk pulih setelah melahir kan jadi dia tidak bisa melakukan nya. Setelah bersiap merisa menggedong anak perempuan nya besiap pergi. Merisa berpamitan pada ayun lalu pergi bersama leo ke bingkel nya
__ADS_1