
1 minggu kemudi an
setelah selesai acara doa untuk anak merisa dan leo semua anggota keluarga perlahan berpamitan pulang. Merisa merasa stres dia hanya diam di kamar tampa mengucap kan satu kata setelah di keluar dari rumah sakit. Leo masuk kedalam kamar beberapa hari ini dia tidak bisa berbicara berdua dengan merisa karena banyak orang yang menemani merisa. Leo melihat merisa hanya diam seperti patung dangan air mata mengalir
leo memeluk merisa "sayang jangan seperti ini aku jaga merasa kehilangan anak kita aku mohon jangan seperti ini"
merisa tidak menjawab dia pandangan nya yang kosong dan hanya ada suara tangisan nya "sudah jangan menangis ayo tidur ini sudah malam" leo membaringkan tubuh merisa dan memeluk nya
leo menangis mengingat anak nya dan ke ada an istri nya semakin menghawatirkan "kak leo.." merisa akhir nya membuka suara nya leo mengusap mata nya dan memandang merisa
"iya ada apa kamu mau sesuatu aku akan mengambilkan nya"kata leo
"ana..kku hiks...hiks.." merisa terbata bata
__ADS_1
"iya merisa sudah ya kamu jangan sedih terus tuhan belum percaya pada kita untuk menjaga nya" kata leo sambil mengusap rambut merisa. Leo berusaha menahan air mata nya
"kamu jangan tinggal kan aku, aku takut sekali sendiri an kamu jangan pergi dengan erica aku sudah tidak punya siapa lagi hiks....hiks... hiks..." merisa memeluk erat leo. Merisa berfikir setelah dia kehilangan anak nya leo juga akan pergi meninggalkan nya karena dalam pikiran merisa leo hanya menginginkan anak nya
"Aku tidak akan meninggalkan mu kenapa kamu berfikir seperti itu aku malah takut kamu yang akan meninggal ku" leo memeluk erat merisa
merisa melepaskan peluk kan nya dan duduk "kenapa menyalahkan ku kamu yang mau pergi sama erica kenapa kamu yang menyalahkan aku" kata merisa sedikit marah
"kamu ketahuan selingkuh masih bilang aku salah faham" merisa memukul i leo
leo kemudian an menjelaskan kejadian sebenar nya kepada merisa. Merisa pun mengerti dia meminta maaf karena meminta leo menceraikan nya, leo tidak marah dia juga minta maaf karena tidak menjaga merisa dengan biak sehingga bisa kehilangan anak mereka
"kak leo kamu di ci*m erica kulihat sangat senang" kata merisa
__ADS_1
leo tersenyum membuat merisa cemberut "kamu kenapa tersenyum begitu" merisa memukul i leo
"aku lebih suka ketika kamu menci*m ku" leo menarik merisa dan menci*m bibir merisa "aku suka punya mu lebih manis" kata leo lalu memeluk merisa
"aku sayang kamu kak leo" kata merisa
"kamu jangan berfikir aneh aneh lagi aku sudah bilang aku mencintai mu hanya kamu erica adalah masa lalu ku tapi kamu masa depan ku jadi sekarang kamu mau kan melupakan semua yang terjadi kita mulai dari awal lagi" kala leo
"iya tapi kamu harus janji jangan dekat dekat lagi dengan nya" kata merisa
"iya janji. ayo tidur ini sudah malam" kata leo sambil mempererat pelukan nya pada merisa
sejak malam itu hubungan leo dan merisa sangat erat, Leo sudah memenjarakan laila dengan tuduhan pembunuhan terhadap anak dan melakukan korupsi pada usaha nya
__ADS_1